Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Terkait Kasus Pencabulan Oknum Rohaniawan, Korban Alami Trauma Berat

22 November 2021, 17: 08: 12 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Terkait Kasus Pencabulan Oknum Rohaniawan, Korban Alami Trauma Berat

Kasatreskrim Polres Jombang AKP teguh Setiawan

Share this      

JOMBANG – Bunga, 14, (nama samaran) korban pencabulan yang diduga dilakukan HPN, 39, oknum rohaniawan di Kecamatan Mojowarno mengalami trauma berat. Bahkan remaja yang masih duduk di bangku SMP ini sempat berniat bunuh diri.

”Yang kami temukan di awal, korban memang sempat merasa sangat tertekan. Dari unggahan di medsosnya bahkan juga sempat mengutarakan keinginan bunuh diri juga,” ungkap Ana Abdillah, pendamping korban.

Ana menyebut, saat pertama kali melaporkan pencabulan itu, korban dan keluarganya sempat merasa khawatir. Korban, saat itu juga disebutnya sempat merasa kehilangan percaya diri. ”Ya waktu itu memang dari kami merasa ada penguatan psikologis korban secara khusus. Jadi kita sempat berikan perlindungan dengan menempatkan korban di rumah aman selama beberapa hari,” aktivis WCC Jombang ini.

Baca juga: Bandar Rokok Polos Ditahan, Ribuan Bungkus Disita

Saking parahnya, Ana menyebut korban bahkan sempat tak mau lagi sekolah setelah kejadian itu. Namun perlahan, korban merasa lebih stabil setelah menerima pendampingan, terlebih saat korban diberitahu pelaku pencabulan sudah diproses. ”Saat diinformasikan pelaku sudah ditangkap, korban dan keluarga juga merasa lebih lega. Korban sudah mulai ceria dan percaya diri lagi,” imbuhnya.

Hingga kemarin, Ana menyebut belum bisa melakukan asesmen tambahan untuk mengetahui detail keterangan dari korban. Namun dari keterangan yang didapatnya, pelaku juga sempat memimpin doa untuk kalangan remaja di lingkungan gerejanya. ”Pelaku ini kan juga memimpin doa untuk remaja ya. Apakah rekan-rekan dia yang lain, mengalami hal yang sama. Mungkin nanti dari penyidik ini tugasnya. Karena memang sangat mungkin ada korban lain,” pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP teguh Setiawan menerangkan,  hingga kemarin masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman kasus. ”Kita masih terus melengkapi bukti-bukti. Pelaku sudah diamankan, jika sudah siap pasti akan kami kabarkan detailnya,” tandas Teguh.

Seperti diberitakan sebelumnya, HPN, 39, oknum rohaniawan di Kecamatan Mojowarno dibekuk unit PPA Satreskrim Polres Jombang. Menyusul perbuatannya diduga mencabuli Bunga, 14, (nama samaran) yang tak lain jemaatnya sendiri. Dalam menjalankan aksinya, pelaku biasa menggunakan kekuasannya sebagai pemimpin doa. Ia meminta korban untuk melakukan doa khusus bersamanya hingga terjadi tindak pencabulan.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia