alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Gelapkan Motor, Dua Emak-Emak Diciduk Polisi

JOMBANG – Dua perempuan paruh baya harus berurusan dengan polisi. Menyusul aksi keduanya menggelapkan motor milik salah satu warga. Polisi turut mengamankan penadah hasil kejahatan.

”Dua pelaku penggelapan sudah kita amankan. Termasuk satu orang sebagai penadah juga kita amankan,” terang AKP Bambang Setyo Budi, Kapolsek Jombang Kota.

Dua pelaku penggelapan, yakni Enik Ismiyati, 45, ASN asal Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang dan Siti Khalimah, 53, asal Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. Sedangkan penadahnya, adalah Puji Trisno, 54, warga Desa Sukopinggir, Kecamatan Gudo.

Kasus ini, bermula saat Enik, mendatangi rumah korban di Dusun Weru, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang 3 Desember 2021. Saat itu, pelaku mengutarakan ingin menyewa sepeda motor milik korban selama 10 hari. ”Korban mengiyakan waktu itu dan memberikan sepeda motor Beat nopol S 6799 OY,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tahap Dua, Cucuk Ditahan Kasus Korupsi Pengadaan Perpustakaan Desa

Masa menyewa sepeda motor 10 hari berakhir, Enik kembali menghubungi korban dengan alasan menyewa sepeda motor lagi untuk 10 hari selanjutnya. Namun, hingga lebih dari 20 hari masa sewa, sepeda motor korban tak kunjung dikembalikan. ”Sampai satu bulan lebih, sepeda motor korban tidak juga dikembalikan,” sambungnya.

Tanpa sepengetahuan korban, Enik sebelumnya ternyata sudah menyuruh Siti Khasanah untuk menggadaikan sepeda motor sewaan itu. Ia, menggadaikan sepeda motor itu kepada Puji, warga Desa Sukopinggir. ”Digadaikan dengan harga kurang lebih Rp 4 juta,” ungkapnya.

Atas kejadian itu korban melapor ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, Rabu (19/1) lalu, keduanya berhasil dibekuk. Enik, ditangkap polisi di Jl KH Wahab Chasbullah, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, sementara Siti dibekuk di saat berbelanja di salahs atu minimarket di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek. ”Keduanya akhirnya mengakui dan menunjukkan di mana sepeda motor itu digadaikan, dan kami langsung amankan si penadah beserta motor sebagai barang bukti,” lontarnya.

Baca Juga :  Tipu Petani Kopi, Tengkulak Dibekuk

Kepada petugas, pelaku mengaku uang hasil kejahatan telah habis digunakan. ”Uang hasil gadai dibagi berdua dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Enik dan Siti, dijerat dengan pasal 372 subsidair378 KUHP tentang Penggelapan dan atau Penipuan. Sedangkan Puji dijerat pasal 480 KUHP tentang Penadah.

- Advertisement -

JOMBANG – Dua perempuan paruh baya harus berurusan dengan polisi. Menyusul aksi keduanya menggelapkan motor milik salah satu warga. Polisi turut mengamankan penadah hasil kejahatan.

”Dua pelaku penggelapan sudah kita amankan. Termasuk satu orang sebagai penadah juga kita amankan,” terang AKP Bambang Setyo Budi, Kapolsek Jombang Kota.

Dua pelaku penggelapan, yakni Enik Ismiyati, 45, ASN asal Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang dan Siti Khalimah, 53, asal Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. Sedangkan penadahnya, adalah Puji Trisno, 54, warga Desa Sukopinggir, Kecamatan Gudo.

Kasus ini, bermula saat Enik, mendatangi rumah korban di Dusun Weru, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang 3 Desember 2021. Saat itu, pelaku mengutarakan ingin menyewa sepeda motor milik korban selama 10 hari. ”Korban mengiyakan waktu itu dan memberikan sepeda motor Beat nopol S 6799 OY,” lanjutnya.

Baca Juga :  Nekad Jualan Sabu untuk Foya-Foya

Masa menyewa sepeda motor 10 hari berakhir, Enik kembali menghubungi korban dengan alasan menyewa sepeda motor lagi untuk 10 hari selanjutnya. Namun, hingga lebih dari 20 hari masa sewa, sepeda motor korban tak kunjung dikembalikan. ”Sampai satu bulan lebih, sepeda motor korban tidak juga dikembalikan,” sambungnya.

Tanpa sepengetahuan korban, Enik sebelumnya ternyata sudah menyuruh Siti Khasanah untuk menggadaikan sepeda motor sewaan itu. Ia, menggadaikan sepeda motor itu kepada Puji, warga Desa Sukopinggir. ”Digadaikan dengan harga kurang lebih Rp 4 juta,” ungkapnya.

- Advertisement -

Atas kejadian itu korban melapor ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, Rabu (19/1) lalu, keduanya berhasil dibekuk. Enik, ditangkap polisi di Jl KH Wahab Chasbullah, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, sementara Siti dibekuk di saat berbelanja di salahs atu minimarket di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek. ”Keduanya akhirnya mengakui dan menunjukkan di mana sepeda motor itu digadaikan, dan kami langsung amankan si penadah beserta motor sebagai barang bukti,” lontarnya.

Baca Juga :  Berkas Direktur PT MLA Belum P21

Kepada petugas, pelaku mengaku uang hasil kejahatan telah habis digunakan. ”Uang hasil gadai dibagi berdua dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Enik dan Siti, dijerat dengan pasal 372 subsidair378 KUHP tentang Penggelapan dan atau Penipuan. Sedangkan Puji dijerat pasal 480 KUHP tentang Penadah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/