alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Terkendala Petunjuk Minim, Polisi Kesulitan Ungkap Pembuang Mayat Bayi

JOMBANG – Upaya polisi mengungkap penemuan jasad bayi laki-laki di pinggir Jalan Raya Sumobito (12/6) belum membuahkan hasil. Salah satunya terkendala minimnya petunjuk yang dikantongi petugas.

”CCTV di lokasi sangat minim, kalaupun ada, kami belum bisa mengetahui siapa pembuangnya karena lokasinya cukup jauh,” terang AKP Giadi Nugraha, Kasatreskrim Polres Jombang, kemarin.

Selain itu, upaya menggali keterangan dari sejumlah warga sekitar juga minim. Tak ada yang tahu kapan bayi itu diletakkan di lokasi, termasuk juga siapa pembuangnya. ”Penggalian dari keterangan saksi juga sudah dilakukan tapi belum ada tambahan informasi lagi,” ucapnya.

Pihaknya, juga sudah melakukan penyisiran di desa sekitar lokasi kejadian. Menurutnya, hingga kemarin belum diketahui adanya warga yang sedang dalam kondisi hamil dan mencurigakan. ”Dugaan kami sementara, memang bayi itu dari luar desa situ, terlebih jalan itu kan jalan poros antar kecamatan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Memilukan, Tersangka Ceritakan Keputusan Culik Bayi di Panti Asuhan

Disinggung terkait hasil pemeriksaan jasad bayi, Giadi menyebut proses otopsi terhadap jasad bayi yang diduga berumur sehari itu sudah dilakukan pekan lalu. Kendati hingga kemarin, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi itu. ”Otopsi sudah, dilakukan Selasa (14/6) lalu, tapi untuk hasilnya nanti pihak rumah sakit yang bisa menjelaskan mungkin, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat bayi tanpa identitas ditemukan warga di antara tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Sumobito, tepatnya di Dusun Tragal, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito Minggu (12/6) pagi. Saat ditemukan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu terbungkus kresek warna hitam dan dibalut pakaian di dalamnya. (riz/naz)

- Advertisement -

JOMBANG – Upaya polisi mengungkap penemuan jasad bayi laki-laki di pinggir Jalan Raya Sumobito (12/6) belum membuahkan hasil. Salah satunya terkendala minimnya petunjuk yang dikantongi petugas.

”CCTV di lokasi sangat minim, kalaupun ada, kami belum bisa mengetahui siapa pembuangnya karena lokasinya cukup jauh,” terang AKP Giadi Nugraha, Kasatreskrim Polres Jombang, kemarin.

Selain itu, upaya menggali keterangan dari sejumlah warga sekitar juga minim. Tak ada yang tahu kapan bayi itu diletakkan di lokasi, termasuk juga siapa pembuangnya. ”Penggalian dari keterangan saksi juga sudah dilakukan tapi belum ada tambahan informasi lagi,” ucapnya.

Pihaknya, juga sudah melakukan penyisiran di desa sekitar lokasi kejadian. Menurutnya, hingga kemarin belum diketahui adanya warga yang sedang dalam kondisi hamil dan mencurigakan. ”Dugaan kami sementara, memang bayi itu dari luar desa situ, terlebih jalan itu kan jalan poros antar kecamatan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Seleksi O2SN Jombang Dibuka untuk Jaring Bakat Olahraga Siswa SD

Disinggung terkait hasil pemeriksaan jasad bayi, Giadi menyebut proses otopsi terhadap jasad bayi yang diduga berumur sehari itu sudah dilakukan pekan lalu. Kendati hingga kemarin, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi itu. ”Otopsi sudah, dilakukan Selasa (14/6) lalu, tapi untuk hasilnya nanti pihak rumah sakit yang bisa menjelaskan mungkin, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat bayi tanpa identitas ditemukan warga di antara tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Sumobito, tepatnya di Dusun Tragal, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito Minggu (12/6) pagi. Saat ditemukan, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu terbungkus kresek warna hitam dan dibalut pakaian di dalamnya. (riz/naz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/