Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Pengedar Ganja Jaringan Malang Dibekuk Satreskoba Polres Jombang

19 September 2021, 18: 02: 03 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Pengedar Ganja Jaringan Malang Dibekuk Satreskoba Polres Jombang

KENA BATUNYA: Tersangka narkoba harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel tahanan.

Share this      

JOMBANG – M Gunawan, 23, seorang pengedar ganja dibekuk Satreskoba Polres Jombang (10/9) lalu. Dari tangannya, polisi berhasil menyita puluhan gram narkoba berbentuk daun kering itu.

“Pelaku kita tangkap saat sedang menunggu pembeli di salah satu jalan provinsi di wilayah Kecamatan Ploso,” terang AKP Moch Mukid Kasatresnarkoba Polres Jombang. Penangkapan itu  bermula dari informasi masyarakat terkait rencana transkasi narkoba.

Penyelidikan undercover pun dilakukan, dan gerak-gerik pelaku dipantau polisi. Pihaknya meringkus pengedar narkoba ganja yang dipasok dari Malang tersebut, dengan transaksi sistem ranjau. Barang bukti 25,46 gram ganja disita dari tersangka yang masih berusia 23 tahun.

Baca juga: Kejari Jombang Segera Periksa Kembali Tersangka Kasus Perpusdes

Informasi itu tak meleset. Saat tersangka menunggu pembeli di salah satu tempat, polisi langsung menyergap. Tersangka tak bisa berkutik karena ditemukan barang bukti narkotika ganja pada dirinya. “Kita temukan barang bukti 25,46 gram ganja yang hendak dijual kepada seseorang,” jelasnya.

Kepada penyidik, Gunawan mengaku barang haram tersebut baru saja diambil di Trowulan Mojokerto. Ganja itu, dipasok seseorang dari Malang dengan cara sistem ranjau. “Pengakuannya dapat barang dari Malang yang diranjau di Trowulan Mojokerto,” kata mantan Kasatresnarkoba Polres Ngawi ini.

Hingga kini, polisi masih menggali keterangan tersangka. Kasus itu terus didalami penyidik untuk mengungkap jaringan lebih luas. “Pelaku dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tambahnya.

Gunawan adalah satu dari 26 tersangka yang berhasil dibekuk jajaran Satreskoba Polres Jombang dalam operasi tumpas narkoba (1-12/9) lalu. Sepanjang operasi itu, 24 kasus berhasil diungkap dengan 26 tersangka dan barang bukti 17,7 gram sabu-sabu, 29,01 gram ganja serta 1679 butir pil dobel L.

Barang bukti lain, di antaranya 13 buah pipet kaca, 13 korek api, 19 unit HP, alat isap 13 buah, timbangan 3 unit, satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp610.000.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia