alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Kuras ATM Teman, Dua Pria di Jombang Dibekuk Polisi

JOMBANG – Edi Purnomo, 38, warga Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo dan Suharto alias Bogrek, 58, warga Desa Ketanon, Kecamatan Diwek dibekuk unit reskrim Polsek Diwek, Kamis (13/1). Sebab, secara diam-diam ia menguras ATM milik Umar, temannya asal Kabuh.

“Kedua pelaku sudah dilakukan penangkapan, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, proses pemeriksaan intensif masih dilakukan,” terang AKP Dwi Basuki Nugroho Kapolsek Diwek, kemarin.

Kejadian ini bermula empat bulan lalu, tepatnya 28 Oktober 2021, mereka yang sudah lama menjadi teman, bertemu untuk ngobrol bersama. Ketika itu, Umar sang pemilik ATM meminjamkan kartunya kepada dua temannya. “Korban meminjamkan kartu untuk membeli rokok di minimarket, korban juga memberikan kode PIN kepada pelaku,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Pupuk Subsidi di Jombang Segera Disorong ke Pengadilan

Karena Umar yakin uang yang tersisa tak lebih dari Rp 80 ribu, ia merasa tak masalah kartu ATM-nya diserahkan kepada dua temannya. Namun, tanpa diketahui, saat itu ia telah menerima transfer dari sebuah dealer otomotif di Jakarta sebesar Rp 5 juta. “Dua temannya yang tahu ada uang lebih, akhirnya justru membawa lari ATM,” ungkapnya.

Bahkan, kedua rekannya kembali mendatangi sebuah mesin ATM di Desa Ketanon, Kecamatan Diwek untuk mengambil uang sisa. “Jadi setelah dari minimarket, dia ke mesin ATM lain untuk menguras seluruh uang di dalamnya, korban tidak tahu sampai sebulan kemudian,” tambah Basuki.

Setelah korban sadar uangnya dikuras dua rekannya, ia pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Diwek (15/12) lalu. Polisi yang melakukan penyelidikan, akhirnya bisa mengendus kedua pelaku dari rekaman CCTV di ATM tempat keduanya mengambil uang. “Setelah dicetak rekening koran, kita bisa melacak lokasi pengambilan uang dan kita cek CCTV, sampai akhirnya bisa membekuk kedua pelaku,” lontarnya.

Baca Juga :  Polres Jombang Segera Gelarkan Kasus Dugaan Penipuan Migor

Atas perbuatannya kini mereka harus mendekam di sel tahanan. Keduanya dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, atau pasal 372 KUHP tentang Penggelapan Barang.

- Advertisement -

JOMBANG – Edi Purnomo, 38, warga Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo dan Suharto alias Bogrek, 58, warga Desa Ketanon, Kecamatan Diwek dibekuk unit reskrim Polsek Diwek, Kamis (13/1). Sebab, secara diam-diam ia menguras ATM milik Umar, temannya asal Kabuh.

“Kedua pelaku sudah dilakukan penangkapan, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, proses pemeriksaan intensif masih dilakukan,” terang AKP Dwi Basuki Nugroho Kapolsek Diwek, kemarin.

Kejadian ini bermula empat bulan lalu, tepatnya 28 Oktober 2021, mereka yang sudah lama menjadi teman, bertemu untuk ngobrol bersama. Ketika itu, Umar sang pemilik ATM meminjamkan kartunya kepada dua temannya. “Korban meminjamkan kartu untuk membeli rokok di minimarket, korban juga memberikan kode PIN kepada pelaku,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polres Jombang Segera Gelarkan Kasus Dugaan Penipuan Migor

Karena Umar yakin uang yang tersisa tak lebih dari Rp 80 ribu, ia merasa tak masalah kartu ATM-nya diserahkan kepada dua temannya. Namun, tanpa diketahui, saat itu ia telah menerima transfer dari sebuah dealer otomotif di Jakarta sebesar Rp 5 juta. “Dua temannya yang tahu ada uang lebih, akhirnya justru membawa lari ATM,” ungkapnya.

Bahkan, kedua rekannya kembali mendatangi sebuah mesin ATM di Desa Ketanon, Kecamatan Diwek untuk mengambil uang sisa. “Jadi setelah dari minimarket, dia ke mesin ATM lain untuk menguras seluruh uang di dalamnya, korban tidak tahu sampai sebulan kemudian,” tambah Basuki.

Setelah korban sadar uangnya dikuras dua rekannya, ia pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Diwek (15/12) lalu. Polisi yang melakukan penyelidikan, akhirnya bisa mengendus kedua pelaku dari rekaman CCTV di ATM tempat keduanya mengambil uang. “Setelah dicetak rekening koran, kita bisa melacak lokasi pengambilan uang dan kita cek CCTV, sampai akhirnya bisa membekuk kedua pelaku,” lontarnya.

Baca Juga :  Bongkar Jaringan Peredaran Pil Koplo
- Advertisement -

Atas perbuatannya kini mereka harus mendekam di sel tahanan. Keduanya dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, atau pasal 372 KUHP tentang Penggelapan Barang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/