Senin, 17 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Simpan Ribuan Pil Koplo, Warga Bareng Ditangkap

14 Januari 2022, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Simpan Ribuan Pil Koplo, Warga Bareng Ditangkap

Share this      

SEMENTARA itu, Sukin, 36, kuli bangunan asal Desa/Kecamatan Bareng dibekuk unit reskrim Polsek Bareng, Minggu (9/1). Aksinya mengedarkan pil dobel L terbongkar. Dari tangannya polisi menyita ribuan butir pil dobel L.

”Pelaku sudah kita amankan, berikut barang bukti ribuan butir pil dobel L kita sita,” terang Kapolsek Bareng AKP Nanang Sudjianto.

Dijelaskan Nanang, penangkapan Sukin bermula dari polisi yang melakukan patroli di sekitaran Desa Bareng, Minggu dini hari. Saat itu, polisi melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang warga bernama Sumiran, 38. ”Kemudian kami datangi dia berusaha menghindar, saat digeledah ternyata dia sedang membawa obat terlarang,” ucapnya.

Baca juga: Berkas Oknum Persekutuan Doa Cabul Belum Lengkap

Polisi, mengamankan 74 butir pil jenis dobel L dari pria ini. Ia pun dibawa polisi ke Mapolsek Bareng untuk diinterogasi. Dalam pemeriksaan itu, Sumiran mengaku mendapat pil itu dengan cara membeli dari tetangganya sendiri, yang tak lain adalah Sukin. ”Setelah dapat info itu, sekitar pukul 14.30, kita gerebek rumah pelaku dan langsung melaksanakan penangkapan,” tambahnya.

Dari hasil penggeledahan di rumah Sukin, polisi mendapatkan barang bukti 2.000 butir pil dobel L yang disimpan dalam 10 kemasan plastik klip, serta uang tunai Rp 190 ribu yang diduga hasil penjualan pil. ”Kami juga mengamankan sebuah handphone yang digunakan pelaku sebagai sarana komunikasi,” ungkapnya.

Kepada polisi, Sukin mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjadi pengedar pil dobel L. Ia nekat berjualan pil haram itu untuk menambah penghasilannya. ”Dari mana asal pil ini, kita masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” imbuh Nanang. Atas perbuatannya, Sukin dijerat pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Dalam kasus lain, Yanuar Sasmita, 23, pemuda asal Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang diamankan Polsek Jogoroto. Aksinya mengedarkan pil koplo terendus petugas. Dari tangannya, polisi menyita ratusan butir pil kopli dalam sejumlah paket.

Kapolsek Jogoroto AKP Darul Huda menerangkan, penangkapan pelaku bermula kegiatan patroli yang dilakukan polisi Senin (10/1) malam. Saat itu, polisi mendapati gerak-gerik mencurigakan dua pemuda di sekitar lapangan Jogoroto. Masing-masing DP dan TH.

Petugas segera menghampiri keduanya. ”Setelah kita geledah, kita temukan 4 butir pil koplo,” bebernya.

Kepada polisi, keduanya mengaku mendapatkan pil itu dari seorang kenalannya yang tinggal di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang. Petugas pun segera melacak rumah pelaku. ”Kami langsung menggerebek rumah pengedar pil malam itu juga,” tambahnya.

Meski sempat mengelak, Yanuar akhirnya tak berkutik saat polisi berhasil menemukan ratusan barang bukti pil dobel L dalam sejumlah kemasan di rumahnya.

Di antaranya, 2 plastik masing-masing berisi empat butir dobel L, 1 plastik berisi 20 butir pil dobel L, 1 plastik klip berisi 9 butir pil, serta 2 plastik besar lain yang berisi 364 dan 110 pil koplo jenis dobel L.

Polisi juga menemukan 26 plastik klip kosong serta uang tunai Rp 200 ribu yang diduga hasil penjualan pil haram ini. ”Total pil yang diamankan ada 511 butir. Handphone pelaku juga kita amankan sebagai barang bukti," tambahnya”

Akibat perbuatannya, pria yang sehar-harinya bekerja di pabrik pencucian usus ini kini harus mendekam di sel tahanan. Polisi menjeratnya dengan pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. ”Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara. Kita masih dalami kasusnya untuk pengembangan,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia