Senin, 17 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Gelapkan Mobil Rental, Warga Gresik Dibekuk

13 Januari 2022, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Gelapkan Mobil Rental, Warga Gresik Dibekuk

Share this      

JOMBANG – Moch Chabib Baroni, 38, warga Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, dibekuk unit resmob Polres Jombang, Senin kemarin (10/1). Hal itu setelah aksinya membawa lari mobil rental terbongkar.

“Pelaku ditangkap di Kediri, di lokasi persembunyiannya, statusnya sebagai tersangka dan ditahan,” terang AKP Teguh Setiawan Kasatreskrim Polres Jombang.

Penangkapan ini bermula dari transaksi rental mobil yang dilakukan tersangka (21/12) lalu. Saat itu, Chabib menyewa mobil melalui saudaranya bernama Abdusj Sjakur Kurniawan, 53, kepada Rofi’i, warga Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. “Tersangka mengaku mobil itu akan digunakan untuk mengantar keluarganya yang menikah,” lanjutnya.

Baca juga: Terjunkan Tim, DLH Jombang Pastikan Titik Koordinat Galian

Setelah deal, sehari kemudian Chabib mendatangi rumah Sjakur dan membawa mobil toyota avanza nopol S 1553 OH pergi. Ia juga membayar uang sewa kepada istri Rofi’I sebesar Rp 270 ribu hari itu. “Untuk meyakinkan korban, pelaku kembali transfer uang kepada yang punya mobil Rp 300 ribu sebagai uang rental hari kedua,” imbuhnya.

Namun, hingga beberapa hari, mobil tak juga kembali. Bahkan Chabib tiba-tiba menghilang. Nomornya juga tak lagi aktif ketika dihubungi si empunya mobil. Kemudian pada (26/12), mobil diketahui telah dijual kepada seseorang bernama Abdul di Rest Area Tol Lawang. “Jadi ternyata mobil itu dijual seharga Rp 17 juta, dengan kelengkapan hanya STNK,” tambah Teguh.

Mengetahui hal itu korban akhirnya melapor ke Polsek Perak (9/1) lalu. Setelah penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengendus gerak-gerik tersangka yang berada di Kediri. Ia pun ditangkap polisi. Dalam penangkapan itu polisi berhasil menyita sebuah BPKB mobil toyota avanza warna hitam nopol S 1553 OH atas nama Moh Rifai.

Selain itu, ada pula satu unit sepeda motor suzuki satria warna biru nopol AG 3001 XO, satu unit handphone dan uang tunai Rp 500 ribu sisa penjualan mobil. “Jadi uang penjualan mobil sudah habis digunakan tersangka, uang itu digunakan membeli sepeda motor yang kita amankan dan kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378  dan atau 372 KUHP  tentang penipuan dan atau penggelapan. “Dari penelusuran kami, ternyata dia residivis dalam kasus pencurian sepeda motor beberapa tahun sebelumnya,” pungkas Teguh.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia