alexametrics
28.4 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Kecelakaan Beruntun di Mojoagung, Sopir Truk Tewas Terjepit

JOMBANG – Kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur arteri nasional Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Selasa (10/5) siang. Akibatnya, seorang sopir truk tewas setelah tergencet bodi truk.

Dari data yang dihimpun di lokasi, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 11.30. Tiga kendaraan yang terlibat laka beruntun  itu sepeda motor Astrea Grand nopol S 5166 NH. Sepeda ini dikendarai Hendra Firman Hariyanto pelajar asal Dusun Semen, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung.

Dua kendaraan lainnya, truk muat pasir nopol S 9584 UD yang disopiri Zainul Arifin, 33,  warga Dusun Ketapang, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, serta  truk Fuso nopol E 8532 BA yang disopiri Abdul Aziz, 44, warga Desa Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. “Seluruh kendaraan ini dari arah barat mau ke timur,” terang Abdul Aziz, sopir Fuso.

Baca Juga :  Tewaskan Dua Pemotor, Sopir Calya Diproses Hukum

Ia sendiri berjalan dari arah Jombang ke arah Surabaya. Hingga tepat di jembatan Desa Dukuhdimoro, ia dikagetkan dengan sepeda motor yang dikendarai Hendra. Sepeda motor itu tiba-tiba putar balik tanpa ada tanda sebelumnya. “Ada anak sekolah putar balik. Habis itu ada mobil nyalip truk, jadi  langsung saya ngerem mendadak,” ungkap Aziz.

Kondisi itu membuat truk yang disopiri Zainul Arifin yang berjalan kencang di belakangnya, tak bisa menghindar dan menabrak bak belakang Fuso. “Truk di belakang saya akhirnya menabrak,” tegasnya.

Tabrakan keras di belakang itu membuat Fuso terdorong ke depan dan menyerempet kembali sepeda motor yang berusaha dihindarinya. “Sepeda motornya tertabrak, anaknya juga terjatuh, tapi yang lebih parah truk di belakang itu,” tambah dia.

Baca Juga :  Status Ponpes Tak Berizin

Akibat kejadian itu, sepeda motor rusak pada bagian belakang. Hendra mengalami cidera setelah jatuh ke aspal dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pengobatan. “Kondisi lebih parah dialami truk yang mengalami ringsek pada bagian depan, sopirnya terjepit,” terang AKP Rudi Purwanto Kasatlantas Polres Jombang saat dikonfirmasi.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Zainul Arifin, sopir ruk pembawa pasir itu akhirnya tak tertolong. “Korban dinyatakan tewas setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” lanjutnya.

Kejadian ini membuat terjadi kepadatan di jalur arteri nasional Mojoagung, lantaran truk yang ringsek terhenti di tengah jalan raya, tepat di atas jembatan. “Seluruh kendaraan yang terlibat sudah diamankan di mako untuk pemeriksaan lanjutan,” pungkas dia.

- Advertisement -

JOMBANG – Kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur arteri nasional Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Selasa (10/5) siang. Akibatnya, seorang sopir truk tewas setelah tergencet bodi truk.

Dari data yang dihimpun di lokasi, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 11.30. Tiga kendaraan yang terlibat laka beruntun  itu sepeda motor Astrea Grand nopol S 5166 NH. Sepeda ini dikendarai Hendra Firman Hariyanto pelajar asal Dusun Semen, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung.

Dua kendaraan lainnya, truk muat pasir nopol S 9584 UD yang disopiri Zainul Arifin, 33,  warga Dusun Ketapang, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, serta  truk Fuso nopol E 8532 BA yang disopiri Abdul Aziz, 44, warga Desa Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. “Seluruh kendaraan ini dari arah barat mau ke timur,” terang Abdul Aziz, sopir Fuso.

Baca Juga :  Kajari Jombang Baru Didesak Tegas dalam Penyelidikan Kasus Dana Desa

Ia sendiri berjalan dari arah Jombang ke arah Surabaya. Hingga tepat di jembatan Desa Dukuhdimoro, ia dikagetkan dengan sepeda motor yang dikendarai Hendra. Sepeda motor itu tiba-tiba putar balik tanpa ada tanda sebelumnya. “Ada anak sekolah putar balik. Habis itu ada mobil nyalip truk, jadi  langsung saya ngerem mendadak,” ungkap Aziz.

Kondisi itu membuat truk yang disopiri Zainul Arifin yang berjalan kencang di belakangnya, tak bisa menghindar dan menabrak bak belakang Fuso. “Truk di belakang saya akhirnya menabrak,” tegasnya.

Tabrakan keras di belakang itu membuat Fuso terdorong ke depan dan menyerempet kembali sepeda motor yang berusaha dihindarinya. “Sepeda motornya tertabrak, anaknya juga terjatuh, tapi yang lebih parah truk di belakang itu,” tambah dia.

Baca Juga :  Korban Tabrak Lari, Remaja Asal Betek Tewas di Jalan Nasional
- Advertisement -

Akibat kejadian itu, sepeda motor rusak pada bagian belakang. Hendra mengalami cidera setelah jatuh ke aspal dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pengobatan. “Kondisi lebih parah dialami truk yang mengalami ringsek pada bagian depan, sopirnya terjepit,” terang AKP Rudi Purwanto Kasatlantas Polres Jombang saat dikonfirmasi.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Zainul Arifin, sopir ruk pembawa pasir itu akhirnya tak tertolong. “Korban dinyatakan tewas setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” lanjutnya.

Kejadian ini membuat terjadi kepadatan di jalur arteri nasional Mojoagung, lantaran truk yang ringsek terhenti di tengah jalan raya, tepat di atas jembatan. “Seluruh kendaraan yang terlibat sudah diamankan di mako untuk pemeriksaan lanjutan,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/