alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Penyelidikan Proyek Fisik di Jombang, Kejari Tunggu Hitungan Kerugian Negara

JOMBANG – Kejaksaan Negeri Jombang diam-diam bergerak menyelidiki dua proyek fisik di Jombang. Masing-masing proyek gedung fasilitas kesehatan dan pematangan lahan. Saat ini sudah proses pemeriksaan ahli bangunan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

”Ada dua perkara, tapi untuk penyelidikan ini belum bisa kita sampaikan detail sekarang, tapi yang pasti ada dua yang kita lidik,” terang Kasipidsus Kejari Jombang Acep Subhan Saepuddin kepada Jawa Pos Radar Jombang beberapa waktu lalu.

Pertama, lanjut Acep, terkait proyek bangunan milik salah satu dinas. Bermula dari informasi atau pengaduan, tim kejaksaan menindaklanjuti ke lapangan menggali data dan keterangan awal. Berdasar hasil ekspose internal, tim selanjutnya melangkah ke ahli untuk mendalami terkait kualitas dan kuantitas bangunan. ”Yang pertama (penyelidikan proyek, Red) bangunan ini, kita sudah minta bantuan ahli fisik atau bangunan dari ITS untuk melakukan penghitungan,” tandas Acep.

Baca Juga :  Yustiningsih SPd MT, Hidup Harus Penuh Manfaat

Penyelidikan kedua, yakni terkait kegiatan pematangan lahan. ”Kayak pematangan lahan, kayak pengurukan, dan itu juga lagi dimintakan ahli fisik. Ibaratnya kita dilihat dari kualitas dan kuantitas pelaksanaan pekerjaan,” bebernya.

Dikatakan Acep, meski dari hasil ekpose sudah mengarah ke tahap penyidikan, namun pihaknya masih menunggu hasil penghitungan ahli terkait bangunan. ”Mudah-mudahan secepatnya hasil dari ahli cepat kelar, nantinya kita kaji sebagai dasar untuk melangkah ke penyidikannya,” pungkas Acep. (fid/naz/riz).






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Kejaksaan Negeri Jombang diam-diam bergerak menyelidiki dua proyek fisik di Jombang. Masing-masing proyek gedung fasilitas kesehatan dan pematangan lahan. Saat ini sudah proses pemeriksaan ahli bangunan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

”Ada dua perkara, tapi untuk penyelidikan ini belum bisa kita sampaikan detail sekarang, tapi yang pasti ada dua yang kita lidik,” terang Kasipidsus Kejari Jombang Acep Subhan Saepuddin kepada Jawa Pos Radar Jombang beberapa waktu lalu.

Pertama, lanjut Acep, terkait proyek bangunan milik salah satu dinas. Bermula dari informasi atau pengaduan, tim kejaksaan menindaklanjuti ke lapangan menggali data dan keterangan awal. Berdasar hasil ekspose internal, tim selanjutnya melangkah ke ahli untuk mendalami terkait kualitas dan kuantitas bangunan. ”Yang pertama (penyelidikan proyek, Red) bangunan ini, kita sudah minta bantuan ahli fisik atau bangunan dari ITS untuk melakukan penghitungan,” tandas Acep.

Baca Juga :  Keroyok Tetangga, Bapak-Anak Diamankan Polisi

Penyelidikan kedua, yakni terkait kegiatan pematangan lahan. ”Kayak pematangan lahan, kayak pengurukan, dan itu juga lagi dimintakan ahli fisik. Ibaratnya kita dilihat dari kualitas dan kuantitas pelaksanaan pekerjaan,” bebernya.

Dikatakan Acep, meski dari hasil ekpose sudah mengarah ke tahap penyidikan, namun pihaknya masih menunggu hasil penghitungan ahli terkait bangunan. ”Mudah-mudahan secepatnya hasil dari ahli cepat kelar, nantinya kita kaji sebagai dasar untuk melangkah ke penyidikannya,” pungkas Acep. (fid/naz/riz).






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/