alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Inspektorat Sebut Ada Indikasi Kerugian Negara di Proyek Fiktif Sumberteguh

JOMBANG – Hasil senada, juga disampaikan Inspektorat Kabupaten Jombang setelah audit  proyek bermasalah di Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu. Bahkan, Aparat Pengawasan Ientern Pemerintah (APIP) menemukan sejumlah proyek tahun 2021 yang belum dikerjakan. Sehingga berindikasi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Eko Prasetyo Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Kabupaten Jombang menerangkan, sebelumnya ada permintaan dari Polres Jombang untuk melakukan audit pelaksanaan sejumlah proyek tahun anggaran 2021 di Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu. Sebagai tindak lanjut tim inspektorat segera turun. ”Kami diminta Polres Jombang bulan Mei kemarin untuk melakukan audit proyek  di Sumberteguh,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (4/8) kemarin.

Dari hasil turun ke lapangan, tim inspektorat menemukan ada beberapa proyek yang saat itu masih belum dikerjakan, dan ada yang proses pekerjaan. ”Jadi ada yang belum dikerjakan dan ada yang masih proses pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  Terlibat Jaringan Sabu, Warga Jakarta Dibekuk Anggota Polres Jombang

Saat ditanya terkait proyek-proyek apa yang belum dikerjakan berikut sumber besaran anggaran masing-masing proyek, Eko tidak memberikan keterangan detail. ”Proyek apa itu saya lupa. Karena laporan sudah kami serahkan ke polres,” bebernya.

Ia mengaku, setelah melakukan audit hasilnya langsung di serahkan ke Polres Jombang. ”Jadi hasilnya sudah kami serahkan setelah Lebaran kemarin,” tuturnya.

Untuk audit inspektorat tidak memberikan rekomendasi, hanya melakukan investigasi ada tidaknya kerugian keuangan negara. ”Tapi untuk hasilnya tidak bisa kami sampaikan, hanya kami serahkan ke polres,” pungkasnya.(yan/naz/riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Hasil senada, juga disampaikan Inspektorat Kabupaten Jombang setelah audit  proyek bermasalah di Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu. Bahkan, Aparat Pengawasan Ientern Pemerintah (APIP) menemukan sejumlah proyek tahun 2021 yang belum dikerjakan. Sehingga berindikasi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Eko Prasetyo Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Kabupaten Jombang menerangkan, sebelumnya ada permintaan dari Polres Jombang untuk melakukan audit pelaksanaan sejumlah proyek tahun anggaran 2021 di Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu. Sebagai tindak lanjut tim inspektorat segera turun. ”Kami diminta Polres Jombang bulan Mei kemarin untuk melakukan audit proyek  di Sumberteguh,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (4/8) kemarin.

Dari hasil turun ke lapangan, tim inspektorat menemukan ada beberapa proyek yang saat itu masih belum dikerjakan, dan ada yang proses pekerjaan. ”Jadi ada yang belum dikerjakan dan ada yang masih proses pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  Rampas HP Emak-Emak, Pemuda Asal Sidoarjo Dibekuk Polisi

Saat ditanya terkait proyek-proyek apa yang belum dikerjakan berikut sumber besaran anggaran masing-masing proyek, Eko tidak memberikan keterangan detail. ”Proyek apa itu saya lupa. Karena laporan sudah kami serahkan ke polres,” bebernya.

Ia mengaku, setelah melakukan audit hasilnya langsung di serahkan ke Polres Jombang. ”Jadi hasilnya sudah kami serahkan setelah Lebaran kemarin,” tuturnya.

Untuk audit inspektorat tidak memberikan rekomendasi, hanya melakukan investigasi ada tidaknya kerugian keuangan negara. ”Tapi untuk hasilnya tidak bisa kami sampaikan, hanya kami serahkan ke polres,” pungkasnya.(yan/naz/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/