Selasa, 25 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Bobol Toko di Jombang, Tiga Remaja Dibekuk

03 Desember 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Bobol Toko di Jombang, Tiga Remaja Dibekuk

Share this      

JOMBANG – Empat pelaku spesialis pembobol toko yang beraksi di Jombang, dibekuk Satreskrim Polres Jombang. Mirisnya, tiga diantara pelaku masih berusia remaja dan berasal dari Jombang sendiri.

Mereka adalah M Zainul Arifin, 20, asal Kecamatan Diwek, dua pelaku usia 17 dan 14 tahun asal Jombang, dan satu pelaku lainnya usia 16 tahun asal Nganjuk. “Kempatnya ditangkap di rumah masing-masing Sabtu (18/11), tiga orang masih anak-anak dan bahkan masih bersekolah,” terang AKP Teguh Setiawan Kasatreskrim Polres Jombang.

Penangkapan keempatnya, bermula dari laporan yang diterima terkait pembobolan toko elektronik di Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Rabu (10/11) lalu. Saat itu, petugas toko melaporkan bila ruang dalam tokonya diacak-acak maling. “Jadi saat penjaga masuk toko, kondisi barang sudah kosong dan acak-acakan, sejumlah barang di dalam toko raib digondol maling,” lanjutnya.

Baca juga: Kasus Penyimpangan Program KUPS, Jaksa Bakal Lelang Aset Masykur

Saat itu diketahui ada 12 handphone berbagai merk yang dibawa kabur. Selain itu, ada juga voucher paket data dengan total 884 GB, asesoris berupa memori card, 24 unit powerbank, dan 54 flashdisk. “Total kerugian mencapai lebih dari Rp 50 juta,” rincinya.

Aksi para pencuri cilik ini terekam CCTV toko. Dari rekaman yang ada, pencurian itu berlangsung Rabu dini hari (10/11). Ke-empat pelaku terlihat masuk toko dengan cara membobol tembok toko. “Dari rekaman itu kita berhasil mengenali ciri-ciri pelaku hingga melakukan penangkapan seminggu kemudian,” tambah dia.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 9 handphone berbagai merk. Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda CBR 150 R yang digunakan untuk beraksi. “Sejumlah barangbukti hasil curian diakui tersangka sudah dijual, hanya beberapa yang masih ada di pelaku, kita amankan,” lontar Teguh.

Akibat perbuatannya, mereka kini harus rela meringkuk di tahanan Mapolres Jombang. Keempatnya juga dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut masih dilakukan,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia