Selasa, 25 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Hukum
icon featured
Hukum

Hasil Analisis Belum Keluar, Penahanan Tersangka Diperpanjang

Kecelakaan Maut Vanessa Angel

02 Desember 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hasil Analisis Belum Keluar, Penahanan Tersangka Diperpanjang

Share this      

JOMBANG - Tubagus Muhammad Joddy Pramesta, tersangka utama dalam kasus kecelakaan maut yang menimpa artis Vanessa Angel dan suaminya, harus mendekam lebih lama di Mapolres Jombang. Hal itu setelah polisi memastikan penahanan diperpanjang hingga Januari tahun depan.

“Jadi untuk penahanan tersangka yang harusnya habis 30 November, kita perpanjang 40 hari ke depan, mulai 1 Desember 2021 hingga 9 Januari  2022,” terang Kapolres Jombang AKBP M Nurhidayat.

Ia menjelaskan, perpanjangan itu berkaitan dengan pemberkasan yang hingga kini belum rampung. Untuk berkas pemeriksaan tersangka sendiri hanya menyisakan satu hal yang kurang, yakni analisis kendaraan dari ATPM. “Secara kelengkapan berkas kita sudah selesai, tinggal analisis data kendaraan. Kita perpanjang  untuk antisipasi analisisnya belum selesai,” lanjutnya.

Baca juga: Kasasi Masykur di Mahkamah Agung Rontok

Hingga kemarin pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak ATPM Mitsubishi. Koordinasi itu setelah melebihi waktu satu minggu yang dijanjikan sebelumnya. “Nanti kita konfirmasi kembali ke pihak ATPM apakah ada kendala di SOP, karena mereka juga harus menunggu dari Jepang,” lontar dia.

Kapolres juga memastikan kondisi Jody masih sehat di dalam tahanan. Ia terlihat sangat segar dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. “Kemarin saya sendiri komunikasi dengan tersangka, sehat dan aman saja, tidak ada masalah kok,” pungkas pria yang pernah menjabat Wakapolres Jombang ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel, suami, anak dan babysitter terlibat kecelakaan tunggal di kilometer 672.400 A Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) Kamis siang. Akibatnya, mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih nopol B 1264 BJU rusak parah, khususnya pada bagian kiri.

Selain itu, Vanessa dan suaminya Febri tewas di tempat kejadian. Vanessa tewas setelah terlempar keluar mobil, sementara suaminya tewas terjepit pintu depan kendaraan. Dari hasil olah kejadian sementara, diduga kecelakaan disebabkan kendaraan yang ditumpangi melaju dengan kecepatan melebihi batas (overspeed).

Pengemudi berkendara dalam keadaan lelah atau mengantuk. Fatalnya lagi, semua penumpang di dalam mobil tidak mengenakan seat belt atau sabuk pengaman, termasuk Vanessa sendiri. Setelah penyelidikan, polisi menetapkan Tubagus Muhammad Joddy Pramesta, sopir mobil sebagai tersangka. Joddy, disangka polisi lalai dalam berkendara hingga menyebabkan kecelakaan maut.

Joddy yang ditahan sejak (11/11) lalu, terancam pasal berlapis. Pasal 310 ayat 4 jo pasal 311 ayat 5UndangUndang RI No 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya yang ancaman maksimal hukumannya12 tahun penjara.

(jo/ang/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia