RadarJombang.id - One Piece chapter 1153 membawa pembaca menyelami asal-usul salah satu karakter paling misterius dari dunia Elbaph — Loki.
Melalui bab ini, Eiichiro Oda menyuguhkan narasi penuh emosi, pengkhianatan, serta kilasan tentang dinamika sosial yang lebih kompleks antara ras raksasa dan manusia.
Kisah ini membuka tabir masa lalu Raja Harald dan memperkenalkan dua karakter wanita penting yang berpengaruh besar dalam sejarah Elbaph: Ida dan Estrida.
Dalam beberapa pekan terakhir, para penggemar One Piece telah dibuat penasaran dengan benang merah yang menghubungkan Elbaph, Treasure Tree Adam, serta asal-usul Loki.
Spoiler chapter 1153 kali ini menjawab rasa penasaran tersebut sekaligus memperdalam narasi mengenai relasi antarbangsa yang seringkali diwarnai diskriminasi dan tabu budaya.
Kisah dimulai dengan masa kecil Harald, calon Raja Elbaph, yang hidup bersama Dorry dan Brogy.
Berbeda dengan kebanyakan anak raksasa, Harald digambarkan sangat manja namun memiliki kekuatan luar biasa sejak lahir.
Cerita kemudian berkembang saat ia bertemu seorang gadis manusia bernama Ida, yang membuka mata Harald tentang dunia luar dan kebaikan yang bisa ditemukan di antara manusia.
Menariknya, chapter ini tak hanya menyoroti hubungan emosional antara Harald dan Ida, tetapi juga memperkenalkan tokoh Estrida — seorang wanita bangsawan raksasa yang terobsesi dengan praktik spiritual kuno bernama “Di Feng.”
Karakternya memperkaya konflik internal Elbaph, apalagi ketika putranya yang baru lahir, Loki, justru dibuang ke Dunia Bawah karena dianggap sebagai ancaman takdir bagi sang Raja.
Tak kalah penting, One Piece 1153 juga menyisipkan konflik ramalan dan pengkhianatan yang mengingatkan pada narasi klasik kerajaan seperti dalam legenda Oedipus.
Ramalan bahwa Loki akan menjadi penyebab kematian ayahnya menciptakan dinamika baru yang mempertegas bahwa Elbaph tak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga sangat percaya pada takhayul dan nasib.
Spoiler kali ini menampilkan banyak panel emosional, termasuk adegan epik bayi Loki merangkak di atas Treasure Tree Adam, dikelilingi makhluk Dunia Bawah.
Baca Juga: Spoiler Manga One Piece 1152: Loki Jadi Kru ke-10 Mugiwara Pirate?
Ini memperkuat nuansa gelap dan dramatis dari chapter ini, yang disebut-sebut sebagai awal dari “Kutukan Loki” — sebuah tema besar yang kemungkinan besar akan berpengaruh pada konflik utama di Elbaph arc.
Tanpa berpanjang lebar lagi, berikut spoiler lengkap One Piece chapter 1153 yang telah beredar luas:
Judul Chapter 1153: “Kelahiran Loki”
Ogre Child Yamato’s Golden Harvest Surrogate Pilgrimage, Vol. 37:
“Bertemu Kikunojou, Daimyou Ringo, dan bos yakuza O-Chou.”
Chapter dimulai dengan masa kecil Harald bersama Dorry dan Brogy. Harald lahir lebih kuat dan besar dari yang lain sehingga ia jadi sangat manja.
Suatu hari Harald melihat seorang gadis manusia bernama “Ida” ditangkap dan digunakan sebagai pertunjukan sirkus di sebuah kota manusia. Harald pun menghancurkan kota itu dan membebaskan Ida. Ida memiliki bintik-bintik di wajah dan bibir tebal, serta memiliki kuncir rambut (penampilannya sangat berbeda dari karakter wanita ciptaan Oda biasanya).
Ida: “Siapa kamu?”
Harald: “Ah, tak perlu berterima kasih!! Aku ini Raja masa depan Elbaph!! Tak bisa kubiarkan orang menghina tanah kelahiranku!!”
Tiba-tiba, Ida menampar wajah Harald. Harald terkejut dengan wajah lucu wkwkwk.
Ternyata Ida diselamatkan oleh manusia ketika ia terdampar di laut, jadi ia sebenarnya mau ikut ke sana sejak awal. Ida mengajarkan Harald bahwa tidak semua manusia itu jahat, dan ada hal-hal baik dalam budaya lain. Karena Ida, Harald menjadi orang yang lebih baik dan mulai tertarik dengan budaya lain.
Harald membawa Ida ke Elbaph dan ingin menikahinya, tapi para tetua raksasa melarangnya karena Ida bukan berasal dari Elbaph. Maka Ida tinggal di desa manusia yang hidup berdampingan dengan Elbaph dan negara lain (mirip Kerajaan Ryugu di Pulau Manusia Ikan).
Beberapa tahun kemudian, pernikahan antara Harald dan Ida diatur oleh para tetua raksasa dengan wanita bernama “Estrida,” anak perempuan dari tokoh bangsawan.
Estrida: “Aku lahir di Wilayah Alkohol di negeri utara, dan aku telah mempelajari Di Feng. Aku melihat bahwa aku ditakdirkan untuk dicintai dan dihargai oleh Yang Mulia! Tolong lupakan perempuan dan anak itu, Yang Mulia!”
Harald: “Ahh... Tidak... Aku tidak bisa...”
Estrida adalah wanita raksasa cantik yang berpakaian seperti penari (mirip Nami dan Vivi di Arabasta). Ia terobsesi dengan “Di Feng” (mungkin versi One Piece dari “Feng Shui”), jadi ia memerintahkan agar semua jendela ditutup dan perabotan di kastel diganti.
Beberapa waktu kemudian (saat Harald pergi ke luar negeri) Estrida melahirkan Loki, bayi dengan mata iblis (matanya mirip mata Sauron). Ia panik dan memutuskan untuk melempar Loki ke Dunia Bawah. Lalu ia menyuruh pelayan untuk memberi tahu Raja Harald bahwa bayi itu lahir mati.
Kemudian, dalam panel ganda EPIC di akhir chapter, kita melihat bayi Loki menangis saat merangkak di atas Treasure Tree Adam. Bayi Loki sangat terluka karena bertarung melawan beberapa makhluk dari Dunia Bawah.
Loki: “Aah... Aah...”
Chapter berlanjut dengan adegan Estrida sakit, Harald berenang di laut, dan Ida/Hajrudin di desa raksasa sambil narator berbicara:
Narator: [Dari Queen Estrida yang jatuh sakit...]
Estrida: “Singkirkan anak itu dari dunia ini... Telah diramalkan sejak sebelum ia lahir...!! Bahwa suatu hari Raja Harald akan dibunuh oleh anaknya sendiri!!”
Prajurit: “Anda membawa kemalangan lagi, Yang Mulia...!!”
Narator: [Bagi Harald yang terganggu oleh tembok yang menghalangi hubungan antar negara...]
Harald: “‘Pemerintah Dunia’ selalu menghalangi jalanku... Kenapa negara-negara tak bisa bebas berhubungan!?”
Ida: “Itu adikmu, ‘kan? Bukankah menyenangkan bisa bertemu dengannya? Oh si bayi ♡”
Hajrudin: “Dia bukan saudaraku!! Dia bukan anak mama!!”
Ida: “Awww ♡ Semuanya jadi begitu lucu ♡”
Narator: [Setiap bencana yang menimpa Elbaph sejak saat ini akan dikenal sebagai bagian dari “Kutukan Loki.”]
Akhir chapter.
Minggu depan LIBUR.
(riz)
Editor : Anggi Fridianto