alexametrics
24.1 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Pria Ini Panen Cuan usai Olah Limbah Kardus Toko jadi Kerajinan Tangan

JOMBANG –  Limbah kardus dari toko bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan yang berharga. Sulkan, 56, asal Dusun Jetak. Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno mengolah limbah kardus menjadi kotak hantaran. Alhasil, produk buatannya itu laris manis dipesan pelanggan.

Di sebuah rumah di Dusun Jetak, beberapa orang terlihat sibuk dengan kardus dan cutter di tangan. Disela memotong, dua orang di rumah itu terlihat sibuk membentuk dan mengelem potongan kardus. ’’Ini mau dibuat kotak hantaran, bahannya semuanya limbah kardus dari toko,’’ ucap Sulkan.

Dia sudah lima tahun menekuni usaha ini. Ia biasa berburu kardus bekas makanan maupun minuman di sejumlah toko sebagai bahan utama kerajinan tangannya. ’’Yang paling banyak dari toko roti atau toko makanan, karena kardusnya bagus, lebih tipis,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Restorasi Honda C70 Pertahankan Keasilan Super Cup Lawas

Untuk membuatnya jadi kerajinan, kardus yang biasa dibeli seharga Rp 3.000 sampai Rp Rp 3.700 itu lebih dulu dipotong. Potongannya menyesuaikan ukuran.

’’Satu kardus bisa jadi tiga sampai empat potongan, tergantung ukuran kardus dan ukuran kotak hantarannya,’’ tambahnya.

Potongan kardus kemudian dilipat dan dilem. Proses ini membutuhkan ketelitian. Terlebih untuk kotak hantaran yang berbentuk khusus. ’’Ada yang bentuknya kotak biasa, ada juga yang bentuk hati atau bulat,’’ imbuhnya.

Setelah terbentuk, kotak akan dihias. Untuk proses ini, Sulkan biasanya dibantu dua pekerja. Ia menutup kardus dengan menggunakan kertas hias. ’’Ukuran 20 sentimeter harganya Rp 3.400, kalau yang 22 sentimeter Rp 3.500,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Kue Kering Produksi Rumahan ini Jadi Primadona

Kerajinan yang dia buat semuanya pesanan. Baik pelanggan yang datang sendiri ke rumahnya, ataupun para tengkulak. Produknya biasa dipasarkan di sejumlah pasar di Jombang. Terutama di Gudo dan Mojoagung. ’’Sampai ke Pasuruan juga,’’ ucapnya.

Selanjutnya…..

- Advertisement -

JOMBANG –  Limbah kardus dari toko bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan yang berharga. Sulkan, 56, asal Dusun Jetak. Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno mengolah limbah kardus menjadi kotak hantaran. Alhasil, produk buatannya itu laris manis dipesan pelanggan.

Di sebuah rumah di Dusun Jetak, beberapa orang terlihat sibuk dengan kardus dan cutter di tangan. Disela memotong, dua orang di rumah itu terlihat sibuk membentuk dan mengelem potongan kardus. ’’Ini mau dibuat kotak hantaran, bahannya semuanya limbah kardus dari toko,’’ ucap Sulkan.

Dia sudah lima tahun menekuni usaha ini. Ia biasa berburu kardus bekas makanan maupun minuman di sejumlah toko sebagai bahan utama kerajinan tangannya. ’’Yang paling banyak dari toko roti atau toko makanan, karena kardusnya bagus, lebih tipis,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Restorasi Honda C70 Pertahankan Keasilan Super Cup Lawas

Untuk membuatnya jadi kerajinan, kardus yang biasa dibeli seharga Rp 3.000 sampai Rp Rp 3.700 itu lebih dulu dipotong. Potongannya menyesuaikan ukuran.

’’Satu kardus bisa jadi tiga sampai empat potongan, tergantung ukuran kardus dan ukuran kotak hantarannya,’’ tambahnya.

Potongan kardus kemudian dilipat dan dilem. Proses ini membutuhkan ketelitian. Terlebih untuk kotak hantaran yang berbentuk khusus. ’’Ada yang bentuknya kotak biasa, ada juga yang bentuk hati atau bulat,’’ imbuhnya.

- Advertisement -

Setelah terbentuk, kotak akan dihias. Untuk proses ini, Sulkan biasanya dibantu dua pekerja. Ia menutup kardus dengan menggunakan kertas hias. ’’Ukuran 20 sentimeter harganya Rp 3.400, kalau yang 22 sentimeter Rp 3.500,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Tentang Kelenteng Hong San Kiong Gudo Jombang

Kerajinan yang dia buat semuanya pesanan. Baik pelanggan yang datang sendiri ke rumahnya, ataupun para tengkulak. Produknya biasa dipasarkan di sejumlah pasar di Jombang. Terutama di Gudo dan Mojoagung. ’’Sampai ke Pasuruan juga,’’ ucapnya.

Selanjutnya…..

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/