alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Uniknya Lukisan Pasir di Jombang, Dibuat di Triplek, Ambil Pasir dari Pantai

JOMBANG – Lukisan pasir karya M Akhyak asal cukup unik. Lukisan yang tampil artistik ini, tak dibuat di kanvas, melainkan di triplek. Bahan yang digunakan juga pasir pantai asli yang ia ambil dari sejumlah pantai langsung di Jawa Timur.

M Akhyak mulai menekuni hobi membuat lukisan bermedia pasir sejak 2016. ’’Saya sudah menekuni hobi melukis selama 29 tahun. Tapi untuk lukisan pasir baru mulai 2016,’’ ujarnya.

Pria kelahiran 23 Maret 1973 ini menambahkan, ada beberapa tahapan dalam membuat lukisan pasir. Pertama, memilah dan memilih pasir putih yang diambil dari pantai. Selama ini, ia mengumpulkan pasir dari beberapa tempat. Diantaranya, Pantai Asmoroqondi Tuban, pasir letusan Gunung Kelud Kediri, pantai utara Jember dan pantai Pasir Putih Probolinggo.

Baca Juga :  Budi Daya Ikan Gupi di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang

Juga Pantai Balekambang Malang, Pantai Tambakrejo Blitar, Pantai Serang Blitar, Pantai Prigi dan Pantai Popoh Tulungagung. ’’Pasir itu saya ambil ketika wisata ke pantai. Namun untuk lukisan ini saya menggunakan pasir dari Pantai Asmoroqondi Tuban,’’ jelasn warga Tambakberas, Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang ini.

Setelah dipilah, pasir kemudian digoreng dan dicampur dengan pewarna hitam untuk menghasilkan warna hitam pekat. Setelah itu, dilanjutkan dengan membuat sketsa di sebuah wadah kayu sebagai pengganti kain kanvas. Ya, lukisan pasir Akhyak tidak menggunakan media kain kanvas. Namun menggunakan kayu triplek. ’’Lukisan pasir menggunakan lem untuk merekatkan pasir dengan kayu,’’ jelasnya.

Setelah lukisan jadi, ia tambah dengan cat pilox clear agar pasir tidak rontok ketika dipajang. ’’Ini juga untuk memberikan kesan kilau pada lukisan pasir,’’ papar alumnus Universitas Negeri Malang ini.

Baca Juga :  Sosok Harimau Gaib Diyakini Jaga Petilasan Ini, Begini Kesaksian Warga

Selama ini, dia telah banyak menghasilkan karya. Satu lukisan pasir dijual dengan harga bervariatif. Paling murah Rp 500 ribu hingga Rp 5,5 juta. ’’Harga tergantung pada besar kecilnya lukisan serta tingkat kesulitan,’’ ungkapnya.

Selanjutnya………






Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

JOMBANG – Lukisan pasir karya M Akhyak asal cukup unik. Lukisan yang tampil artistik ini, tak dibuat di kanvas, melainkan di triplek. Bahan yang digunakan juga pasir pantai asli yang ia ambil dari sejumlah pantai langsung di Jawa Timur.

M Akhyak mulai menekuni hobi membuat lukisan bermedia pasir sejak 2016. ’’Saya sudah menekuni hobi melukis selama 29 tahun. Tapi untuk lukisan pasir baru mulai 2016,’’ ujarnya.

Pria kelahiran 23 Maret 1973 ini menambahkan, ada beberapa tahapan dalam membuat lukisan pasir. Pertama, memilah dan memilih pasir putih yang diambil dari pantai. Selama ini, ia mengumpulkan pasir dari beberapa tempat. Diantaranya, Pantai Asmoroqondi Tuban, pasir letusan Gunung Kelud Kediri, pantai utara Jember dan pantai Pasir Putih Probolinggo.

Baca Juga :  Di Tangan Pria Ini, Stik Eskrim Bisa Jadi Asbak Cantik Lho

Juga Pantai Balekambang Malang, Pantai Tambakrejo Blitar, Pantai Serang Blitar, Pantai Prigi dan Pantai Popoh Tulungagung. ’’Pasir itu saya ambil ketika wisata ke pantai. Namun untuk lukisan ini saya menggunakan pasir dari Pantai Asmoroqondi Tuban,’’ jelasn warga Tambakberas, Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang ini.

Setelah dipilah, pasir kemudian digoreng dan dicampur dengan pewarna hitam untuk menghasilkan warna hitam pekat. Setelah itu, dilanjutkan dengan membuat sketsa di sebuah wadah kayu sebagai pengganti kain kanvas. Ya, lukisan pasir Akhyak tidak menggunakan media kain kanvas. Namun menggunakan kayu triplek. ’’Lukisan pasir menggunakan lem untuk merekatkan pasir dengan kayu,’’ jelasnya.

Setelah lukisan jadi, ia tambah dengan cat pilox clear agar pasir tidak rontok ketika dipajang. ’’Ini juga untuk memberikan kesan kilau pada lukisan pasir,’’ papar alumnus Universitas Negeri Malang ini.

Baca Juga :  Lima Pejabat Promosi, Sisanya Tukar Kursi, Direktur RSUD Belum Terisi
- Advertisement -

Selama ini, dia telah banyak menghasilkan karya. Satu lukisan pasir dijual dengan harga bervariatif. Paling murah Rp 500 ribu hingga Rp 5,5 juta. ’’Harga tergantung pada besar kecilnya lukisan serta tingkat kesulitan,’’ ungkapnya.

Selanjutnya………






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/