Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

50 Sekolah di Jombang Lolos PSP

Rojiful Mamduh • Rabu, 23 Februari 2022 | 14:35 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Sebanyak 50 sekolah mendapatkan SK PSP (Program Sekolah Penggerak). Setiap sekolah penggerak akan mendapatkan tunjangan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) kinerja Rp 100 juta per tahun diluar BOS reguler.

Seleksi PSP diikuti kepala sekolah. ”Kepala sekolah yang lolos seleksi kepala sekolah penggerak, otomatis sekolahnya menjadi sekolah penggerak,” kata Karyono, kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.

Sebanyak 50 sekolah yang lolos terdiri dari 27 SD, 7 SMP, dan 16 lembaga PAUD. Mereka mendapatkan SK sebagai sekolah penggerak angkatan kedua. Sekolah penggerak sekaligus dinyatakan sebagai sekolah digitalisasi. ”Pada angkatan pertama, Jombang belum jadi kabupaten penggerak,” jelasnya.

Penghargaan sekolah penggerak yakni mendapatkan BOS atau BOP untuk PAUD senilai Rp 100 juta diluar BOS/BOP reguler yang biasanya diterima.

BOS kinerja bisa dipakai untuk program sekolah yang  sudah dirumuskan kepala sekolah. Misalnya, rutinitas peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidik. Juga kegiatan kesiswaan, kurikulum, digitalisasi sekolah dan pengembangan sekolah.

”Ada 10 PAUD lagi yang kepala sekolahnya juga lolos sekolah penggerak, tapi SKnya belum turun,’’ ungkap Karyono. SK mereka ikut angkatan ketiga.

Kepala sekolah penggerak memiliki bobot lebih besar dibanding kepala sekolah biasa. Pemikiran kepala sekolah penggerak lebih bagus sehingga bisa lolos serangkaian test seleksi yang dilakukan Kemendikbud.

”Semua kepala sekolah boleh ikut seleksi, syarat utamanya usia dibawah 55 tahun,’’ tegasnya. Tesnya meliputi wawancara dan lainnya yang ditangani kemendikbud secara virtual.

Salah satu kepala sekolah yang lolos PSP yakni Wiwik Astutik, kepala SMPN 2 Ngoro. ’’Seleksinya bertahap,’’ ucapnya. Dimulai pemaparan kurikulum vitae, prestasi dan kegiatan yang diikuti di masyarakat. Kedua, esai mengenai gerakan apa saja yang sudah dilakukan selama menjadi kepala sekolah.

”Semakin banyak inovasi yang kita lakukan di sekolah, maka semakin banyak juga esai yang kita berikan,” ungkap Wiwik.

Tahapan ketiga, simulasi mengajar menyampaikan materi dengan cepat, selama 2x40 menit. Topik yang dipakai mengajar ditentukan kementerian. Dilanjutkan dengan wawancara mengenai esai selama 60 menit.

Kepala sekolah yang lolos PSP tahun ini harus mementori kepala sekolah lain. Harapannya, angkatan berikutnya lebih banyak kepala sekolah yang lolos.

Mengenai BOS kinerja yang akan didapatkan, Wiwik mengaku belum mengetahui hal tersebut. ”Juknis BOS kinerjanya belum ada, juga kegunaannya untuk apa saja belum tahu,” urainya. SK kepala sekolah penggerak dari Kemendikbudristek diberikan per tanggal 14 Januari. Sedangkan SK dari dinas P dan K Jombang tanggal 17 Januari 2022.

Setelah dinyatakan lolos, Wiwik harus mengikuti diklat yang akan dilaksanakan 10 Mei sampai 16 Juni tahun ini. ”Diklatnya dimana dengan cara daring maupun luring, kami belum tahu,’’ bebernya. Editor : Rojiful Mamduh
#Lolos PSP