23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Bahayakan Pengguna Jalan, Tiang Kabel Provider ini Milik Siapa Ya?

JOMBANG – Keberadaan tiang provider di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben dikeluhkan warga. Letaknya yang mepet jalan sehingga membahayakan pengguna jalan. Warga berharap bangunan dibongkar.

Pantauan di lokasi, Kamis (24/11) kemarin, lokasi tiang berada di area perempatan jalan. Terdapat dua tiang besi berwarna hitam dengan di atasnya sudah terpasang kabel. Salah satu di antaranya bagian pondasi bawah terlihat masih basah. ”Pastinya dipasang kapan kurang tahu. Awalnya hanya dua tiang, terus ada yang baru jadi tiga tiang,” kata Anto salah seorang warga.

Menurutnya, keberadaan tiang itu mengganggu pengguna jalan lantaran posisinya terlalu dekat dengan bibir jalan. ”Jaraknya hanya satu kilan sama jalan, sementara jalannya ini ramai. Posisinya pas kelihatan seperti di tengah jalan,” imbuh dia.

Usai dikeluhkan, perjalanannya satu tiang provider itu kemudian dipindah. ”Sekarang tinggal dua saja, harusnya dipindah semua. Apalagi yang satu ini mepet jalan,” kata Anto.

Baca Juga :  Musim Hujan, Jalan Kabupaten Jadi Kubangan Air

Dikofirmasi terpisah, Kades Carangrejo Supriaji mengakui, keberadaan tiang provider terlalu mepet dengan jalan. ”Iya, itu sangat mengganggu. Jaraknya sangat mepet dengan jalan,” kata Supriaji.

Dikatakan, sebelumnya di sekitar titik tersebut ada bangunan pos jaga. Karena menganggu pandangan pengguna jalan, sehingga diputuskan membongkar pos. ”Karena mengganggu yang mau belok, sekarang sudah dibongkar. Tinggal tiangnya saja,” imbuh dia.

Bahkan, diduga karena pandangannya terganggu, sejumlah pengguna jalan mengalami kecelakaan saat melintas di perempatan. ”Di perempatan itu sering terjadi kecelakaan, apalagi sekarang banyak anak sekolah yang lewat situ. Akhirnya kemarin kita putuskan supaya dipindah,” kata Supriaji.

Adanya keluhan itu, lanjut Supriaji, juga sudah ditindaklanjuti. Pihaknya berkirim surat ke pemilik provider dan pemkab. ”Sudah kita surati tembusannya ke perizinan, dinas PUPR, sama satpol PP,” tutur Supriaji.

Baca Juga :  Dewan Berharap Proyek Sentra IKM Slag Aluminium Kendalsari Tak Molor

Dalam perkembangannya, salah satu tiang sudah dipindah. Sementara menyisakan dua tiang saja. ”Ini yang belum direspons, karena dua tiang ini ternyata beda provider,” lanjut dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kabid Bina Marga Agung Setiaji mengakui, sudah menerima tembusan surat dari pemdes. ”Iya sudah ada surat masuk, tahapannya masih di survei teman-teman milik siapa,” kata Agung.

Diakui, sebelumnya di lokasi itu ada tiga tiang provider. Salah satunya sudah dipindah usai pemdes berkirim surat ke pemilik. ”Sekarang tinggal dua tiang, ini masih kita lakukan identifikasi pemilik providernya siapa,” imbuh dia.

Setelah mengantongi pemilik provider, lanjut Agung, akan berkirim surat untuk pemindahan tiang itu. ”Kalau sudah ketemu pemiliknya akan kita surati permohonan dipindah,” kata Agung. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

JOMBANG – Keberadaan tiang provider di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben dikeluhkan warga. Letaknya yang mepet jalan sehingga membahayakan pengguna jalan. Warga berharap bangunan dibongkar.

Pantauan di lokasi, Kamis (24/11) kemarin, lokasi tiang berada di area perempatan jalan. Terdapat dua tiang besi berwarna hitam dengan di atasnya sudah terpasang kabel. Salah satu di antaranya bagian pondasi bawah terlihat masih basah. ”Pastinya dipasang kapan kurang tahu. Awalnya hanya dua tiang, terus ada yang baru jadi tiga tiang,” kata Anto salah seorang warga.

Menurutnya, keberadaan tiang itu mengganggu pengguna jalan lantaran posisinya terlalu dekat dengan bibir jalan. ”Jaraknya hanya satu kilan sama jalan, sementara jalannya ini ramai. Posisinya pas kelihatan seperti di tengah jalan,” imbuh dia.

Usai dikeluhkan, perjalanannya satu tiang provider itu kemudian dipindah. ”Sekarang tinggal dua saja, harusnya dipindah semua. Apalagi yang satu ini mepet jalan,” kata Anto.

Baca Juga :  9 Sapi Diambil, Baru 6 Ekor Sapi Dikembalikan ke Kandang

Dikofirmasi terpisah, Kades Carangrejo Supriaji mengakui, keberadaan tiang provider terlalu mepet dengan jalan. ”Iya, itu sangat mengganggu. Jaraknya sangat mepet dengan jalan,” kata Supriaji.

Dikatakan, sebelumnya di sekitar titik tersebut ada bangunan pos jaga. Karena menganggu pandangan pengguna jalan, sehingga diputuskan membongkar pos. ”Karena mengganggu yang mau belok, sekarang sudah dibongkar. Tinggal tiangnya saja,” imbuh dia.

Bahkan, diduga karena pandangannya terganggu, sejumlah pengguna jalan mengalami kecelakaan saat melintas di perempatan. ”Di perempatan itu sering terjadi kecelakaan, apalagi sekarang banyak anak sekolah yang lewat situ. Akhirnya kemarin kita putuskan supaya dipindah,” kata Supriaji.

Adanya keluhan itu, lanjut Supriaji, juga sudah ditindaklanjuti. Pihaknya berkirim surat ke pemilik provider dan pemkab. ”Sudah kita surati tembusannya ke perizinan, dinas PUPR, sama satpol PP,” tutur Supriaji.

Baca Juga :  Jalan Dikeruk Dampak Pariterong, Banyak Warga Kecele

Dalam perkembangannya, salah satu tiang sudah dipindah. Sementara menyisakan dua tiang saja. ”Ini yang belum direspons, karena dua tiang ini ternyata beda provider,” lanjut dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kabid Bina Marga Agung Setiaji mengakui, sudah menerima tembusan surat dari pemdes. ”Iya sudah ada surat masuk, tahapannya masih di survei teman-teman milik siapa,” kata Agung.

Diakui, sebelumnya di lokasi itu ada tiga tiang provider. Salah satunya sudah dipindah usai pemdes berkirim surat ke pemilik. ”Sekarang tinggal dua tiang, ini masih kita lakukan identifikasi pemilik providernya siapa,” imbuh dia.

Setelah mengantongi pemilik provider, lanjut Agung, akan berkirim surat untuk pemindahan tiang itu. ”Kalau sudah ketemu pemiliknya akan kita surati permohonan dipindah,” kata Agung. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/