Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
Tunggu Kepastian Tanah Pengganti

Terkait Pengadaan Lahan untuk Relokasi Pedagang

25 November 2021, 17: 46: 31 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Terkait Pengadaan Lahan untuk Relokasi Pedagang

Share this      

JOMBANG – Pemkab Jombang menunggu keputusan Pemdes Denanyar terkait kepastian tanah pengganti. Menyusul pengadaan lahan untuk relokasi pedagang pasar tumpah di Jl Seroja dan Jl KH Mimbar (belakang PCN Jombang, Red).

”Memang masih berjalan. Perkembangannya masih di tingkat desa karena ada beberapa pilihan,” kata Senen Pj Sekda Jombang, kemarin. Beberapa pilihan yang diubah ini calon tanah pengganti. Sebab terdapat beberapa pilihan lokasi sebagai pengganti tanah kas desa (TKD).

”Artinya sebelum dipastikan tukar guling juga diawali dengan penentuan lokasi untuk pengganti dimana,” imbuh dia. Sehingga akan dimana lokasinya sampai sekarang belum ditetapkan tanah pengganti TKD. ”Jadi kalau sudah disepakati desa, ini baru bisa diproses perizinannya,” sambung Senen yang juga ketua tim pengadaan lahan.

Baca juga: Standarisasi SRA Wajib Penuhi 6 Komponen

Meski pemdes sudah mempunyai beberapa pilihan calon tanah pengganti, nanti bakal ada penetapan. ”Yang menetapkan tanah pengganti, tetap berdasar persetujuan desa,” tutur dia. Baru kemudian tanah pengganti ditetapkan dan dikirim ke Pemprov Jawa Timur.

”Ya, memang ke gubernur, pengajuan dilaksanakan ketika sudah pasti (tanah pengganti, Red). Artinya tanah yang siap berapa, lalu lokasinya dimana. Jadi ketika sudah ada datanya baru dikirim,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemdes Denanyar memilih berhati-hati dalam pelaksanaan tukar guling tanah. Menyusul pengadaan lahan untuk relokasi pedagang pasar tumpah di Jl KH Mimbar dan Jl Seroja. Selain berkaitan dengan pemanfaatan lahan, analisa harga juga perlu dipertimbangkan lagi. 

Ayub Efendi Kades Denanyar, pernah menyampaikan proses penetapan tanah pengganti belum dilakukan. Saat ini masih dilakukan pra-appraisal. Harga itu dikantongi sebagai dasar untuk menawar harga calon tanah pengganti yang disiapkan.

Bila tidak mengantongi hasil, pihaknya khawatir penawaran harga cenderung lebih tinggi. Karena ini pihak desa lebih berhati-hati.

(jo/fid/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia