Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Sepakat, Perbaikan Kerusakan Jalan Kabupaten Dilakukan Bersama

Akibat Pengalihan Arus Kendaraan

25 November 2021, 18: 10: 39 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Sepakat, Perbaikan Kerusakan Jalan Kabupaten Dilakukan Bersama

Share this      

JOMBANG – Pemkab Jombang bergerak cepat merespons kerusakan tiga ruas jalan di wilayah utara Brantas yang terdampak pengalihan arus kendaraan akibat pembangunan Jembatan Ploso. Salah satunya menggelar rapat bersama melibatkan Dinas PU Bina Marga Provinsi, BBPJN Jatim Bali, juga dari PT Waskita Karya selaku kontraktor pembangun jembatan baru Ploso.

Rapat gabungan digelar di Pendopo Kabupaten Jombang Rabu (24/11). Dari pertemuan menghasilkan kesepakatan terkait penanganan kerusakan jalan. ”Jadi kesepakatannya adalah seluruh OPD terkait akan melakukan penanganan untuk penanganan kerusakan jalan itu, baik jangka pendek, menengah maupun penanganan jangka panjang,” terang Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Hadir dalam rapat, Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama sejumlah OPD terkait, seperti Dinas PUPR Jombang, Bappeda, dinas perhubungan dan camat para camat yang wilayahnya terdampak.

Baca juga: Talud Saluran Pembuang Longsor, Bahu Jalan Amblas

Sepakat, Perbaikan Kerusakan Jalan Kabupaten Dilakukan Bersama

Selain itu perwakilan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi, instansi dari pusat yang diwakili BBPJN Jatim Bali, juga dari PT Waskita Karya selaku kontraktor pembangun jembatan baru Ploso. ”Penanganan darurat akan dilakukan dilakukan secara bertahap dan dalam waktu secepatnya,” tandas Mundjidah.

Leading sektor dalam kegiatan itu, adalah Dinas PUPR Kabupaten Jombang, namun akan tetap berbagi peran dengan BBPJN, Dinas PU Bina Marga Provinsi dan Dinas Perhubungan Jombang. ”Sekali lagi, hal ini sudah dan akan terus dilakukan dalam waktu dekat, untuk meminimalisir dampak kerusakan makin parah,” lanjutnya.

Bupati menerangkan, pihak BBPJN Jatim-Bali melalui PPK Pembangunan Jembatan Ploso telah memberikan bantuan berupa material coldmix, namun masih dalam jumlah kecil.

Sementara dari Satker Balai Wilayah V BBPJN Jatim-Bali, juga menyampaikan kesanggupannya untuk menambah material cold paving hot mix asbuton (CPHMA). Nantinya, pihak satker disebutnya akan memberikan sebanyak 116 ton atau sekitar 4.640 sak material ini.

Untuk kebutuhan itu, Pemkab Jombang diminta untuk membuat surat resmi kepada BBPJN. Surat itu, juga harus dilengkapi dengan metode perbaikan yang sudah disarankan sebelumnya. ”Dan ini nanti tentu kami akan segera siapkan suratnya, agar segera bisa ditindaklanjuti,” tambah Mundjidah.

Menurut bupati, yang bisa dilakukan dalam waktu dekat adalah perbaikan dengan material scrap asphalt. ”Material sudah ada di Mapolsek Ploso, sebanyak dua rit. Namun, untuk mengambilnya membutuhkan alat dan kendaraan angkut tambahan nanti,” sambungnya.

Selain itu juga dibutuhkan alat berat untuk pengerjaan di lapangan agar bisa berjalan maksimal. Untuk itu pihak kontraktor dari PT Waskita Karya dalam rapat kemarin juga telah menjanjikan dua alat. ”Jadi nanti dari Waskita telah menyanggupi untuk menyediakan dump  truck, pemadat aspal  dan alat scrap,” tambahnya.

Bupati menegaskan perbaikan akan dilakukan secepatnya. Sehingga kondisi tiga ruas jalan yang rusak bisa segera pulih. ”Yang jelas akan segera dilakukan semuanya ini,” pungkas Bupati Mundjidah.

(jo/riz/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia