alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Cegah DBD, PT CJI Ploso Adakan Fogging Masal 4.000 Rumah Warga

JOMBANG – PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Salah satunya melaksanakan kegiatan fogging mandiri masal dengan sasaran 4.000 rumah warga dan fasilitas umum (fasum) yang tersebar di tiga desa di Kecamatan Ploso. Tujuannya, untuk menekan penyebaran penyakit demam berdaerah dengue (DBD).

Kegiatan seremonial dilakukan di Desa Ploso, Kecamatan Ploso, Senin (24/1) kemarin. Hadir Kepala dalam kegiatan tersebut, H Mulyono General Manager PT CJI Ploso beserta keluarga besar PT CJI Ploso,  Kepala Desa Ploso Nining Permatasari beserta perangkat desa dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H Mulyono General Manager PT CJI Ploso menerangkan, kegiatan fogging kali ini dengan sasaran 4.000 rumah beserta fasilitas umum yang tersebar di tiga desa. Masing-masing Desa Ploso, Jatigedong dan Desa Pagertanjung.

Baca Juga :  Dugaan Pencemaran Limbah di Saluran Mojongapit, DLH Jombang Ambil Sampel Air

Lebih lanjut Mulyono menerangkan, kegiatan fogging mandiri dilakukan sebagai upaya memberantas wabah DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti. Kegiatan fogging akan dilakukan selama 15 hari. ”Mulai hari ini (kemarin, Red) sampai 14 hari ke depan petugas akan turun ke rumah-rumah warga. Harapan kami, dengan kegiatan ini dapat menekan penyebaran penyakit DBD di Jombang, khususnya wilayah Kecamatan Ploso,” ujar dia.

Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat menindaklanjuti kegiatan fogging dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Serta melakukan kegiatan pencegahan, berupa 3M plus. Di antaranya, menguras tempat penampungan air yang biasa dipakai sarang nyamuk, menutup rapat tempat penampungan air di sekitar rumah, mengubur barang bekas yang tidak terpakai, menggunakan obat anti-nyamuk serta mengenakan pakaian tertutup saat ke luar rumah. ”Sehingga kita bisa terhindar dari DBD,” pungkasnya.

Baca Juga :  Berdiri 1922, Jadi Markas TRIP saat Revolusi Surabaya

Sementara itu, Kepala Desa Ploso Nining Permatasari mengapresiasi kegiatan fogging yang dilakukan PT CJI Ploso. ”Kami sangat berterima kasih dengan kegiatan yang dilakukan PT CJI Ploso,” ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan ini dapat menekan sekaligus mencegah korban DBD di wilayahnya. ”Semoga masyarakat kami terlindungi dari DBD dan tidak ada lagi korban yang berjatuhan,” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Salah satunya melaksanakan kegiatan fogging mandiri masal dengan sasaran 4.000 rumah warga dan fasilitas umum (fasum) yang tersebar di tiga desa di Kecamatan Ploso. Tujuannya, untuk menekan penyebaran penyakit demam berdaerah dengue (DBD).

Kegiatan seremonial dilakukan di Desa Ploso, Kecamatan Ploso, Senin (24/1) kemarin. Hadir Kepala dalam kegiatan tersebut, H Mulyono General Manager PT CJI Ploso beserta keluarga besar PT CJI Ploso,  Kepala Desa Ploso Nining Permatasari beserta perangkat desa dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H Mulyono General Manager PT CJI Ploso menerangkan, kegiatan fogging kali ini dengan sasaran 4.000 rumah beserta fasilitas umum yang tersebar di tiga desa. Masing-masing Desa Ploso, Jatigedong dan Desa Pagertanjung.

Baca Juga :  'Ngamen' dan 'Ngasong' di Bus, Cara Polisi Jombang Hibur Pemudik

Lebih lanjut Mulyono menerangkan, kegiatan fogging mandiri dilakukan sebagai upaya memberantas wabah DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti. Kegiatan fogging akan dilakukan selama 15 hari. ”Mulai hari ini (kemarin, Red) sampai 14 hari ke depan petugas akan turun ke rumah-rumah warga. Harapan kami, dengan kegiatan ini dapat menekan penyebaran penyakit DBD di Jombang, khususnya wilayah Kecamatan Ploso,” ujar dia.

Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat menindaklanjuti kegiatan fogging dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Serta melakukan kegiatan pencegahan, berupa 3M plus. Di antaranya, menguras tempat penampungan air yang biasa dipakai sarang nyamuk, menutup rapat tempat penampungan air di sekitar rumah, mengubur barang bekas yang tidak terpakai, menggunakan obat anti-nyamuk serta mengenakan pakaian tertutup saat ke luar rumah. ”Sehingga kita bisa terhindar dari DBD,” pungkasnya.

Baca Juga :  Binrohtal 1.303: Warisan yang Utama

Sementara itu, Kepala Desa Ploso Nining Permatasari mengapresiasi kegiatan fogging yang dilakukan PT CJI Ploso. ”Kami sangat berterima kasih dengan kegiatan yang dilakukan PT CJI Ploso,” ungkapnya.

- Advertisement -

Dia berharap, kegiatan ini dapat menekan sekaligus mencegah korban DBD di wilayahnya. ”Semoga masyarakat kami terlindungi dari DBD dan tidak ada lagi korban yang berjatuhan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/