23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Penyaluran Diklaim Selesai, Dinas Belum Hitung Total Dendanya

JOMBANG – Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, menjelaskan distribusi bantuan kain seragam sudah tuntas. Namun pihaknya mengaku belum bisa menghitung besaran denda yang harus dibayar penyedia jasa.

”Sudah selesai 100 persen, kita masih itung-itungan total semua, termasuk yang sudah diterima sekolah,” ucapnya, kemarin (23/11).

Ia tak menyebut secara pasti, kapan terakhir komplain dari sekolah. ”Secepatnya diselesaikan,” jelasnya. Jika ada komplain dari sekolah bisa langsung dilaporkan ke dinas untuk SMP/MTs, dan ke kantor wilker pendidikan kecamatan untuk SD/MI.

Lantaran ada keterlambatan, hingga saat ini, denda yang diberikan kepada pihak penyedia belum selesai dihitung. Senen menggunakan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Baca Juga :  Antisipasi Serangan Tikus, Petani di Desa ini Pasang Bedengan

Nilai denda dihitung 1/1.000 dikalikan harga satuan meter yang belum terkirim per satu hari keterlambatan. ”Opsi ini kami pilih karena ada sebagian seragam yang terlambat dan ada yang tepat waktu, jadi dihitung yang belum dikirimkan saja,” jelasnya.

Disampaikan, kain untuk SD/MI lebih cepat satu hari sebelum kain SMP/MTs selesai. Namun hingga sekarang masih tetap dilakukan sinkronisasi data, lantaran ada beberapa yang kurang di wilayah ini, tapi lebih di wilayah lain.

Wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo dan Kecamatan Perak paling akhir menerima seragam. Seragam sudah sampai semalam (22/11). ”Alhamdulillah sudah lengkap semua, dan langsung hari ini (kemarin) diambil sekolah masing-masing,” sahut Agus Widodo Kepala SMPN Bandarkedungmulyo.

Baca Juga :  Tak Pernah Diperbaiki, Jalan Aspal di Desa Grobogan Jadi Makadam

Hingga sore, belum ada komplain dari sekolah-sekolah. Sebelum dibawa ke sekolah masing-masing, seragam dihitung di tempat. Setelah jumlah kain seragam sesuai pengajuan, maka langsung dibawa pulang.

Sementara di SMPN 1 Ploso, seragam juga sudah tiba Selasa malam. Langsung diambil sekolah-sekolah. Di SMPN 1 Ploso, rencananya kain seragam baru akan dibagikan Rabu depan. Sebab, semua siswa baru dan siswa kelas 8 sudah menggunakan seragam nasional.

”Saya baru empat hari di Ploso, saya lihat upacara kemarin,  semua sudah pakai atasan putih bawahan biru. Tapi entah itu beli baru atau gimana, saya kurang tahu. Pembagian hari rabu itu sesuai dengan musyawarah komite sekolah,” pungkas Suryani. (wen/bin/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

JOMBANG – Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, menjelaskan distribusi bantuan kain seragam sudah tuntas. Namun pihaknya mengaku belum bisa menghitung besaran denda yang harus dibayar penyedia jasa.

”Sudah selesai 100 persen, kita masih itung-itungan total semua, termasuk yang sudah diterima sekolah,” ucapnya, kemarin (23/11).

Ia tak menyebut secara pasti, kapan terakhir komplain dari sekolah. ”Secepatnya diselesaikan,” jelasnya. Jika ada komplain dari sekolah bisa langsung dilaporkan ke dinas untuk SMP/MTs, dan ke kantor wilker pendidikan kecamatan untuk SD/MI.

Lantaran ada keterlambatan, hingga saat ini, denda yang diberikan kepada pihak penyedia belum selesai dihitung. Senen menggunakan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Baca Juga :  Jalan Kabupaten Berkubang dan Licin di Utara Brantas, Warga Mengeluh

Nilai denda dihitung 1/1.000 dikalikan harga satuan meter yang belum terkirim per satu hari keterlambatan. ”Opsi ini kami pilih karena ada sebagian seragam yang terlambat dan ada yang tepat waktu, jadi dihitung yang belum dikirimkan saja,” jelasnya.

Disampaikan, kain untuk SD/MI lebih cepat satu hari sebelum kain SMP/MTs selesai. Namun hingga sekarang masih tetap dilakukan sinkronisasi data, lantaran ada beberapa yang kurang di wilayah ini, tapi lebih di wilayah lain.

Wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo dan Kecamatan Perak paling akhir menerima seragam. Seragam sudah sampai semalam (22/11). ”Alhamdulillah sudah lengkap semua, dan langsung hari ini (kemarin) diambil sekolah masing-masing,” sahut Agus Widodo Kepala SMPN Bandarkedungmulyo.

Baca Juga :  4 Pondok Besar Pimpin Klasemen Sementara Liga Santri

Hingga sore, belum ada komplain dari sekolah-sekolah. Sebelum dibawa ke sekolah masing-masing, seragam dihitung di tempat. Setelah jumlah kain seragam sesuai pengajuan, maka langsung dibawa pulang.

Sementara di SMPN 1 Ploso, seragam juga sudah tiba Selasa malam. Langsung diambil sekolah-sekolah. Di SMPN 1 Ploso, rencananya kain seragam baru akan dibagikan Rabu depan. Sebab, semua siswa baru dan siswa kelas 8 sudah menggunakan seragam nasional.

”Saya baru empat hari di Ploso, saya lihat upacara kemarin,  semua sudah pakai atasan putih bawahan biru. Tapi entah itu beli baru atau gimana, saya kurang tahu. Pembagian hari rabu itu sesuai dengan musyawarah komite sekolah,” pungkas Suryani. (wen/bin/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/