26.9 C
Jombang
Wednesday, February 8, 2023

Vaksin Dosis Keempat Mulai Sasar Masyarakat Umum, Tapi Khusus Dewasa

JOMBANG – Pemberian vaksinasi Covid-19 dosis keempat alias booster kedua mulai  menyasar masyarakat umum setelah sebelumnya dikhususkan bagi kalangan tenaga kesehatan. Sesuai instruksi Kemenkes, dosis keempat mulai diberikan hari ini (24/1).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang drg Budi Nugroho mengatakan, acuan tersebut mengacu surat edaran nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi Kelompok Masyarakat Umum. ”Jadi untuk vaksinasi booster ke-2 atau dosis ke-4 bagi masyarakat umum dimulai tanggal 24 Januari 2023,’’ujar dia melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang Haryo Purwono kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (23/1).

Dijelaskan, munculnya perintah pelaksanaan vaksinasi berdasarkan rekomendasi Komite Ahli Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). ”Pemberian vaksin sementara ini dikhususkan bagi masyarakat umum yang berusia 18 tahun ke atas,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Masjid At Taqwa Jatirejo, Masjid Tua yang Kini Bermodel Timur Tengah

Meski demikian, ada beberapa syarat dalam pelaksanaan vaksin booster kedua ini. Misalnya, Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua ini adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapat persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Begitupula untuk pemberian dosisnya harus disesuaikan aturan penggunaan. Sebagai contoh, jika pemberian booster pertama adalah jenis Sinovac maka booster kedua bisa menggunakan Astra Zeneca dengan jumlah takaran separuh dosis atau 0,25 ml. Hal itu juga berlaku untuk jenis Pfizer. ”Namun kalau untuk jenis Moderna, Sinopharm, Sinovac dan beberapa jenis lainnya harus dosis penuh atau 0,5 ml,’’ papar dia memerinci.

Pemberian vaksin booster kedua ini, lanjut dia, juga harus mempertimbangkan jarak interval pemberian enam bulan sejak dosis booster pertama. ”Untuk mendapatkan vaksin booster kedua dapat didapatkan di puskesmas terdekat mulai hari ini,’’ papar dia.

Baca Juga :  Akhir Mei, Pembayaran Tunggakan Sewa Ruko Simpang Tiga Masih Nol

Disinggung terkait capaian vaksin di Jombang, ia menyebut hanya dosis ketiga yang masih rendah. Secara umum baru mencapai 26,87 persen. ”Memang untuk capaian dosis 3 masih rendah, untuk kategori lansia masih 19, 32 persen dari total target 128,502 sedangkan untuk remaja baru 6 persen dari total 122.760 target,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)






Reporter: Anggi Fridianto

JOMBANG – Pemberian vaksinasi Covid-19 dosis keempat alias booster kedua mulai  menyasar masyarakat umum setelah sebelumnya dikhususkan bagi kalangan tenaga kesehatan. Sesuai instruksi Kemenkes, dosis keempat mulai diberikan hari ini (24/1).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang drg Budi Nugroho mengatakan, acuan tersebut mengacu surat edaran nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi Kelompok Masyarakat Umum. ”Jadi untuk vaksinasi booster ke-2 atau dosis ke-4 bagi masyarakat umum dimulai tanggal 24 Januari 2023,’’ujar dia melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang Haryo Purwono kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (23/1).

Dijelaskan, munculnya perintah pelaksanaan vaksinasi berdasarkan rekomendasi Komite Ahli Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). ”Pemberian vaksin sementara ini dikhususkan bagi masyarakat umum yang berusia 18 tahun ke atas,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Tandai Lubang JalanKabupaten Pakai Drum Bekas

Meski demikian, ada beberapa syarat dalam pelaksanaan vaksin booster kedua ini. Misalnya, Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua ini adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapat persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Begitupula untuk pemberian dosisnya harus disesuaikan aturan penggunaan. Sebagai contoh, jika pemberian booster pertama adalah jenis Sinovac maka booster kedua bisa menggunakan Astra Zeneca dengan jumlah takaran separuh dosis atau 0,25 ml. Hal itu juga berlaku untuk jenis Pfizer. ”Namun kalau untuk jenis Moderna, Sinopharm, Sinovac dan beberapa jenis lainnya harus dosis penuh atau 0,5 ml,’’ papar dia memerinci.

Pemberian vaksin booster kedua ini, lanjut dia, juga harus mempertimbangkan jarak interval pemberian enam bulan sejak dosis booster pertama. ”Untuk mendapatkan vaksin booster kedua dapat didapatkan di puskesmas terdekat mulai hari ini,’’ papar dia.

Baca Juga :  Masjid At Taqwa Jatirejo, Masjid Tua yang Kini Bermodel Timur Tengah

Disinggung terkait capaian vaksin di Jombang, ia menyebut hanya dosis ketiga yang masih rendah. Secara umum baru mencapai 26,87 persen. ”Memang untuk capaian dosis 3 masih rendah, untuk kategori lansia masih 19, 32 persen dari total target 128,502 sedangkan untuk remaja baru 6 persen dari total 122.760 target,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/