23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Musim Hujan, Jalan Kabupaten Jadi Kubangan Air

JOMBANG – Keruasakan jalan di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito kian memprihatinkan. Bersamaan musim penghujan, kerusakan jalan kian parah. Di sejumlah titiknya, banyak dipenuhi kubangan air.

Seperti terpantau Jumat (18/11) lalu, terlihat di salah satu titiknya, banyak ditemukan kubangan air. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas jika tidak ingin terperosok kubangan. ”Rusaknya sekarang tambah parah, apalagi sekarang musim penghujan,” kata M Arifin salah seorang warga.

Dikatakan, jalan itu semula aspal. Saking lamanya rusak dan tak ada perbaikan, kondisinya kini semakin mengenaskan. Lubang jalan yang tadinya kecil terus meluas dan semakin membahayakan pengguna jalan.

Terpisah, Kades Gedangan Edy Santoso tak menampik, kerusakan jalan di wilayahnya semakin parah. Kerusakan jalan sudah berlangsung sejak lama. ”Itu sudah lama rusaknya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ada Lubang Menganga di Jalan Raya Bandung, Ancam Pengguna Jalan

Dikatakan, pihaknya sebelumnya sudah pernah mengajukan perbaikan jalan ke dinas terkait. Namun hasilnya tidak jelas lantaran tidak jelasnya status jalan. Padahal waktu itu bupati sudah mendorong agar diusulkan perbaikan. ”Waktu itu dibilang nggak ikut PUPR, tapi ikut perkim. Masih eyel-eyelan ikut siapa,” imbuh dia.

Sepengetahuan dia, jalan itu diperbaiki sekira tiga tahun lalu. Selebihnya sudah tak ada lagi penanganan. ”Sementara tinggal di Dusun Borocilik itu yang rusak parah, sudah kita uruk sendiri. Cuma karena hujan setiap hari akhirnya tambah rusak,” kata Edy.

Seperti diberitakan sebelumnya, memasuki pekan ketiga November, perbaikan jalan rusak belum berjalan maksimal. Dari sekitar 43 paket perbaikan ruas jalan yang dianggarkan  di PAPBD 2022, baru enam ruas yang selesai dikerjakan. Sisanya masih dalam proses pengerjaan.  (fid/naz/riz)

Baca Juga :  Terendam Air Enam Hari, Jagung Petani Layu Hingga Terancam Merugi





Reporter: Ainul Hafidz

JOMBANG – Keruasakan jalan di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito kian memprihatinkan. Bersamaan musim penghujan, kerusakan jalan kian parah. Di sejumlah titiknya, banyak dipenuhi kubangan air.

Seperti terpantau Jumat (18/11) lalu, terlihat di salah satu titiknya, banyak ditemukan kubangan air. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas jika tidak ingin terperosok kubangan. ”Rusaknya sekarang tambah parah, apalagi sekarang musim penghujan,” kata M Arifin salah seorang warga.

Dikatakan, jalan itu semula aspal. Saking lamanya rusak dan tak ada perbaikan, kondisinya kini semakin mengenaskan. Lubang jalan yang tadinya kecil terus meluas dan semakin membahayakan pengguna jalan.

Terpisah, Kades Gedangan Edy Santoso tak menampik, kerusakan jalan di wilayahnya semakin parah. Kerusakan jalan sudah berlangsung sejak lama. ”Itu sudah lama rusaknya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Minta APIP Lakukan Pemeriksaan

Dikatakan, pihaknya sebelumnya sudah pernah mengajukan perbaikan jalan ke dinas terkait. Namun hasilnya tidak jelas lantaran tidak jelasnya status jalan. Padahal waktu itu bupati sudah mendorong agar diusulkan perbaikan. ”Waktu itu dibilang nggak ikut PUPR, tapi ikut perkim. Masih eyel-eyelan ikut siapa,” imbuh dia.

Sepengetahuan dia, jalan itu diperbaiki sekira tiga tahun lalu. Selebihnya sudah tak ada lagi penanganan. ”Sementara tinggal di Dusun Borocilik itu yang rusak parah, sudah kita uruk sendiri. Cuma karena hujan setiap hari akhirnya tambah rusak,” kata Edy.

Seperti diberitakan sebelumnya, memasuki pekan ketiga November, perbaikan jalan rusak belum berjalan maksimal. Dari sekitar 43 paket perbaikan ruas jalan yang dianggarkan  di PAPBD 2022, baru enam ruas yang selesai dikerjakan. Sisanya masih dalam proses pengerjaan.  (fid/naz/riz)

Baca Juga :  Ada Lubang Menganga di Jalan Raya Bandung, Ancam Pengguna Jalan





Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/