alexametrics
23 C
Jombang
Wednesday, June 29, 2022

Tercemar Limbah, Sungai di Jombang Berbau Busuk dan Berwarna Putih

JOMBANG – Aliran sungai di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, diduga tercemar limbah. Selain air terlihat berwarna putih pekat, di sekitar sungai juga muncul bau tidak sedap.

Menurut Abdul Ghofur salah satu warga sekitar, sudah lama kondisi sungai di tempatnya berwarna putih dan berbau tak sedap. Ia menduga, air sungai itu tercemar limbah pabrik sekitar. Sebab, kondisi sama sebelumnya pernah terjadi tahun lalu. “Dulu pernah ada tindakan, tapi sekarang tercemar lagi,” katanya.

Selain memunculkan bau tak sedap, limbah juga mencemari lahan pertanian dan air sumur warga. “Sebagian nampaknya sudah masuk ke sumur dan area persawahan warga,” tambahnya. Seharusnya hal ini segera mendapat perhatian dari pemerintah agar dugaan pencemaran limbah tidak semakin meluas.

Baca Juga :  Cemari Saluran Mojongapit, DPRD Minta Pemkab Beri Sanksi ke Perusahaan

Dikonfirmasi hal ini, Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang mengatakan, akan menerjunkan tim untuk cek sungai di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, yang diduga tercemar limbah. Pengecekan lokasi itu sekaligus pengambil sampel air untuk diuji laboratorium. Apakah saluran air tersebut tercemar limbah atau sebaliknya.

“Apabila tercemar limbah itu darimana asalnya,” ungkapnya. Bila terbukti sungai tersebut tercemar limbah, pihaknya akan mengindetifikasi kegiatan produksi apa yang menghasilkan limbah itu. Termasuk memberi pendampingan dan sanksi bila terbukti melakukan pencemaran. “Jadi tunggu hasilnya nanti seperti apa,” pungkas dia. (yan/bin)






Reporter: Azmy endiyana Zuhri
- Advertisement -

JOMBANG – Aliran sungai di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, diduga tercemar limbah. Selain air terlihat berwarna putih pekat, di sekitar sungai juga muncul bau tidak sedap.

Menurut Abdul Ghofur salah satu warga sekitar, sudah lama kondisi sungai di tempatnya berwarna putih dan berbau tak sedap. Ia menduga, air sungai itu tercemar limbah pabrik sekitar. Sebab, kondisi sama sebelumnya pernah terjadi tahun lalu. “Dulu pernah ada tindakan, tapi sekarang tercemar lagi,” katanya.

Selain memunculkan bau tak sedap, limbah juga mencemari lahan pertanian dan air sumur warga. “Sebagian nampaknya sudah masuk ke sumur dan area persawahan warga,” tambahnya. Seharusnya hal ini segera mendapat perhatian dari pemerintah agar dugaan pencemaran limbah tidak semakin meluas.

Baca Juga :  Kerusakan IPAL Dua Pabrik Ini, jadi Biang Keladi Pencemaran di Mojongapit

Dikonfirmasi hal ini, Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang mengatakan, akan menerjunkan tim untuk cek sungai di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, yang diduga tercemar limbah. Pengecekan lokasi itu sekaligus pengambil sampel air untuk diuji laboratorium. Apakah saluran air tersebut tercemar limbah atau sebaliknya.

“Apabila tercemar limbah itu darimana asalnya,” ungkapnya. Bila terbukti sungai tersebut tercemar limbah, pihaknya akan mengindetifikasi kegiatan produksi apa yang menghasilkan limbah itu. Termasuk memberi pendampingan dan sanksi bila terbukti melakukan pencemaran. “Jadi tunggu hasilnya nanti seperti apa,” pungkas dia. (yan/bin)






Reporter: Azmy endiyana Zuhri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/