alexametrics
23.2 C
Jombang
Friday, June 24, 2022

Dinas PUPR Perkuat Tanggul Sungai Marmoyo yang Terdampak Banjir

JOMBANG – Pengendalian banjir yang melanda sejumlah wilayah di utara Brantas menjadi prioritas Dinas PUPR Jombang. Selain menormalisasi sungai, sejumlah titik tanggul Sungai Marmoyo yang jebol di Desa Pagertanjung kini mulai ditangani.

”Sudah seminggu ini kita tangani di sana,” terang Bayu Pancoroadi, Kepala Dinas PUPR Jombang.

Bayu menjelaskan, saat banjir Maret lalu, sejumlah titik tanggul Sungai Marmoyo di Desa Pagertanjung, Kecamatan Ploso adalah salah satu yang terdampak banjir. Saat itu, kondisi sungai yang sudah menyempit, membuat sampah tumpukan bambu tersangkut. ”Karena itu, kemudian air menghantam sisi tanggul hingga putus di beberapa titik,” lanjutnya.

Akibatnya air meluap ke sejumlah areal persawahan milik warga di sana. ”Kita sudah cek di sana, ada sekitar 3-4 titik tanggul yang jebol ternyata,” imbuhnya.

Baca Juga :  Permintaan Naik, Perajin Tasbih Gaharu di Ploso Kesulitan Bahan Baku

Sejak seminggu terakhir ini, tim dari Dinas PUPR sudah menerjunkan alat berat ke lokasi. Selain memperkuat tanggul, tim juga melakukan normalisasi sungai. ”Selain dikeruk untuk diperlebar penampangnya, sekarang kita pasang dolken dan anyaman bambu nanti,” lontarnya.

Setelah dipasang dolken dan gedek guling, nantinya tanah urukan dari sungai akan digunakan untuk menutup tanggul itu. Perbaikan dengan teknik ini, akan dilakukan pada keempat tanggul yang jebol itu. ”Kuncinya di sana memang penguatan tanggul,” pungkasnya. (riz/naz)

- Advertisement -

JOMBANG – Pengendalian banjir yang melanda sejumlah wilayah di utara Brantas menjadi prioritas Dinas PUPR Jombang. Selain menormalisasi sungai, sejumlah titik tanggul Sungai Marmoyo yang jebol di Desa Pagertanjung kini mulai ditangani.

”Sudah seminggu ini kita tangani di sana,” terang Bayu Pancoroadi, Kepala Dinas PUPR Jombang.

Bayu menjelaskan, saat banjir Maret lalu, sejumlah titik tanggul Sungai Marmoyo di Desa Pagertanjung, Kecamatan Ploso adalah salah satu yang terdampak banjir. Saat itu, kondisi sungai yang sudah menyempit, membuat sampah tumpukan bambu tersangkut. ”Karena itu, kemudian air menghantam sisi tanggul hingga putus di beberapa titik,” lanjutnya.

Akibatnya air meluap ke sejumlah areal persawahan milik warga di sana. ”Kita sudah cek di sana, ada sekitar 3-4 titik tanggul yang jebol ternyata,” imbuhnya.

Baca Juga :  MAN 4 Jombang Konsisten Lahirkan Generasi Unggul IMTAQ dan IPTEK

Sejak seminggu terakhir ini, tim dari Dinas PUPR sudah menerjunkan alat berat ke lokasi. Selain memperkuat tanggul, tim juga melakukan normalisasi sungai. ”Selain dikeruk untuk diperlebar penampangnya, sekarang kita pasang dolken dan anyaman bambu nanti,” lontarnya.

Setelah dipasang dolken dan gedek guling, nantinya tanah urukan dari sungai akan digunakan untuk menutup tanggul itu. Perbaikan dengan teknik ini, akan dilakukan pada keempat tanggul yang jebol itu. ”Kuncinya di sana memang penguatan tanggul,” pungkasnya. (riz/naz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/