alexametrics
22.5 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Jalan Rusak Dikeluhkan Warga

JOMBANG – Sejumlah jalan kabupaten terpantau rusak. Salah satunya, terlihat di Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Jalan yang menghubungkan Desa Cangkringrandu Kecamatan Perak dan berakhir di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo ini berlubang hampir di seluruh bagian.

“Mulai dekat lampu merah sampai ujung karangdagangan banyak lubang, di pinggir dan di tengah sama saja,” keluh Margono, 40, salah seorang warga di lokasi. Menurutnya, jalan kabupaten itu sejak lama mengalami kerusakan. Pengaruh air hujan dan banyaknya kendaraan berat lalu lalang, membuat kerusakan semakin parah.

“Beberapa titik sangat parah,terutama di perbatasan Sukorejo dan Cangkringrandu, lubangnya dalam dan lebar-lebar,” ungkapnya.

Hingga sekarang, upaya perbaikan belum dilakukan. Meski perbaikan total, sempat dilakukan sekitar dua tahun lalu, namun tak banyak membantu. “Sempat dihotmix waktu itu, tapi baru beberapa bulan sudah balik rusak lagi,” keluhnya.

Baca Juga :  Proses Uji Lab Pencemaran Saluran di Mojongapit Berlarut-larut

Keluhan jalan rusak juga diungkapkan warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Bahkan, mereka  menanam pohon pisang di tengah jalan lantaran belum ada perbaikan hingga sekarang.

“Rusak sudah lama sekali,” ujar Lala, 40, warga sekitar. Awalnya, jalan rusak itu hanya retak biasa. Setelah lama tidak ada perbaikan, jalan yang rusak semakin lebar dan dalam. Bahkan jalan menjadi jebol.

“Kan itu bawahnya saluran air, jalan itu akhirnya jebol,” katanya. Jalan yang berlubang itu seringkali menyebabkan pengendara terjungkal dan mengalami kecelakaan. Sehingga warga menutup jalan tersebut dengan pohon pisang.  

“Kalau malam gelap, jadi lubang tidak terlihat,” tambah dia. Ia menyebut, sudah ada dua orang yang mengalami kecelakaan setelah terjungkal di lubang jalan. Beruntung, kedua korban selamat meski hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga :  Gelar Olah TKP Tambahan

“Yang pertama orang tua, yang terakhir anak sekolah. Makanya diberi pohon pisang,” bebernya. Warga berinisiatif mengganti dengan pohon pisang yang baru, bila jalan berlubang tidak segera ditangani.

Karena itulah pihaknya berharap jalan yang rusak segera diperbaiki. “Jangan sampai ada kecelakaan yang lebih parah baru diperbaiki,” pungkas dia.

- Advertisement -

JOMBANG – Sejumlah jalan kabupaten terpantau rusak. Salah satunya, terlihat di Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Jalan yang menghubungkan Desa Cangkringrandu Kecamatan Perak dan berakhir di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo ini berlubang hampir di seluruh bagian.

“Mulai dekat lampu merah sampai ujung karangdagangan banyak lubang, di pinggir dan di tengah sama saja,” keluh Margono, 40, salah seorang warga di lokasi. Menurutnya, jalan kabupaten itu sejak lama mengalami kerusakan. Pengaruh air hujan dan banyaknya kendaraan berat lalu lalang, membuat kerusakan semakin parah.

“Beberapa titik sangat parah,terutama di perbatasan Sukorejo dan Cangkringrandu, lubangnya dalam dan lebar-lebar,” ungkapnya.

Hingga sekarang, upaya perbaikan belum dilakukan. Meski perbaikan total, sempat dilakukan sekitar dua tahun lalu, namun tak banyak membantu. “Sempat dihotmix waktu itu, tapi baru beberapa bulan sudah balik rusak lagi,” keluhnya.

Baca Juga :  Disnaker Jombang Gelar Sosialisasi UMK 2022, Libatkan 50 Perusahaan

Keluhan jalan rusak juga diungkapkan warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Bahkan, mereka  menanam pohon pisang di tengah jalan lantaran belum ada perbaikan hingga sekarang.

“Rusak sudah lama sekali,” ujar Lala, 40, warga sekitar. Awalnya, jalan rusak itu hanya retak biasa. Setelah lama tidak ada perbaikan, jalan yang rusak semakin lebar dan dalam. Bahkan jalan menjadi jebol.

- Advertisement -

“Kan itu bawahnya saluran air, jalan itu akhirnya jebol,” katanya. Jalan yang berlubang itu seringkali menyebabkan pengendara terjungkal dan mengalami kecelakaan. Sehingga warga menutup jalan tersebut dengan pohon pisang.  

“Kalau malam gelap, jadi lubang tidak terlihat,” tambah dia. Ia menyebut, sudah ada dua orang yang mengalami kecelakaan setelah terjungkal di lubang jalan. Beruntung, kedua korban selamat meski hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga :  Pelayanan Puskesmas Bandarkedungmulyo Jombang Kembali Normal

“Yang pertama orang tua, yang terakhir anak sekolah. Makanya diberi pohon pisang,” bebernya. Warga berinisiatif mengganti dengan pohon pisang yang baru, bila jalan berlubang tidak segera ditangani.

Karena itulah pihaknya berharap jalan yang rusak segera diperbaiki. “Jangan sampai ada kecelakaan yang lebih parah baru diperbaiki,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/