alexametrics
22.1 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Diwarnai Insiden Baku Hantam, Jombang Tekuk Kota Malang 1-0

JOMBANG – Tim sepak bola porprov Jombang, memetik hasil positif di laga lanjurtan Porprov Jatim Senin (20/6) kemarin. Ragil Setiawan dkk sukses menekuk Kota Malang 1-0. Kendati dalam pertandingan itu, sempat terjadi insiden baku hantam antar pemain.

Pada laga kemarin, tim Jombang memakai formasi 4-3-3. Pemain yang diturunkan, Guntur (k), empat pemain belakang Iqbal Fachrozi, Adi Firmansyah, Syamsudin Nur dan Nendra Amin. Tiga gelandang Ragil Setyawan, Adi Pratono dan Idris Anafis. Tiga striker Yoga, Kaka Sheva dan Kristiyono.

Sejak babak pertama, jual beli serangan terjadi. Namun gol tak juga lahir dalam pertandingan itu. Gol semata wayang Jombang dicetak pemain sayap kiri, Kristiyono menit 55.  ’’Proses terjadinya gol sangat cantik,’’ kata Ambitie Dolus Cahyana, pelatih Jombang.

Baca Juga :  DWP RSUD Jombang Gelar Halalbihalal

Kiper Guntur menendang bola ke pemain belakang. Lalu mengalir ke tengah. Bola soloran ke depan berhasil dikejar Kaka Sheva. Kaka lantas memberi umpan silang ke arah kiri yang langsung disambut Kristiyono. Bola yang ditendang Kristiyono sempat membentur kiper Kota Malang. Bola memantul dan kembali disambar Kristiyono.

Usai gol ini, membuat permaian makin memanas, dan cenderung keras. Bahkan di menit ke 81, sempat terjadi keributan di lapangan. Keributan ini dipicu akibat pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain Kota Malang terhadap pemain tim Jombag. Merasa tak terima, pemain Kabupaten Jombang lainnya tersulut emosi dengan mendorong pemain Kota Malang hingga berlanjut aksi baku hantam.

Tak hanya pemain inti, sejumlah pemain cadangan yang melihat kejadian ini juga ikut ‘bertarung’ di lapangan. Pertikaian ini akhirnya berhenti setelah sejumlah petugas keamanan melakukan tindakan

Baca Juga :  Warga Keluhkan Debu Jalan Rusak Ruas Ploso-Bawangan

Hingga peluit akhir ditiup, Kedudukan 1-0 bertahan untuk keunggulan Tim Jombang tak berubahi. ’’Kita sebenarnya punya dua sampai tiga peluang emas,’’ ujar Dolus.

Kemenangan kemarin membuat posisi Jombang naik. Dari semula juri kunci ke peringkat tiga. Perolehan poinnya sama dengan Kabupaten Pasuruan yang menempati runner-up. Ini membuat peta persaingan di grup C semakin seru. Semua tim masih punya peluang lolos. Juara grup dan runner-up yang maju ke babak kedua akan ditentukan pada laga terakhir Kamis (23/6). Pada laga terakhir, Jombang akan menghadapi tuan rumah Jember. (jif/naz/riz)

- Advertisement -

JOMBANG – Tim sepak bola porprov Jombang, memetik hasil positif di laga lanjurtan Porprov Jatim Senin (20/6) kemarin. Ragil Setiawan dkk sukses menekuk Kota Malang 1-0. Kendati dalam pertandingan itu, sempat terjadi insiden baku hantam antar pemain.

Pada laga kemarin, tim Jombang memakai formasi 4-3-3. Pemain yang diturunkan, Guntur (k), empat pemain belakang Iqbal Fachrozi, Adi Firmansyah, Syamsudin Nur dan Nendra Amin. Tiga gelandang Ragil Setyawan, Adi Pratono dan Idris Anafis. Tiga striker Yoga, Kaka Sheva dan Kristiyono.

Sejak babak pertama, jual beli serangan terjadi. Namun gol tak juga lahir dalam pertandingan itu. Gol semata wayang Jombang dicetak pemain sayap kiri, Kristiyono menit 55.  ’’Proses terjadinya gol sangat cantik,’’ kata Ambitie Dolus Cahyana, pelatih Jombang.

Baca Juga :  Perda APBD 2022 Sudah Dibetulkan

Kiper Guntur menendang bola ke pemain belakang. Lalu mengalir ke tengah. Bola soloran ke depan berhasil dikejar Kaka Sheva. Kaka lantas memberi umpan silang ke arah kiri yang langsung disambut Kristiyono. Bola yang ditendang Kristiyono sempat membentur kiper Kota Malang. Bola memantul dan kembali disambar Kristiyono.

Usai gol ini, membuat permaian makin memanas, dan cenderung keras. Bahkan di menit ke 81, sempat terjadi keributan di lapangan. Keributan ini dipicu akibat pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain Kota Malang terhadap pemain tim Jombag. Merasa tak terima, pemain Kabupaten Jombang lainnya tersulut emosi dengan mendorong pemain Kota Malang hingga berlanjut aksi baku hantam.

Tak hanya pemain inti, sejumlah pemain cadangan yang melihat kejadian ini juga ikut ‘bertarung’ di lapangan. Pertikaian ini akhirnya berhenti setelah sejumlah petugas keamanan melakukan tindakan

Baca Juga :  Neonbox Taman Kota di Jombang Tak Terawat
- Advertisement -

Hingga peluit akhir ditiup, Kedudukan 1-0 bertahan untuk keunggulan Tim Jombang tak berubahi. ’’Kita sebenarnya punya dua sampai tiga peluang emas,’’ ujar Dolus.

Kemenangan kemarin membuat posisi Jombang naik. Dari semula juri kunci ke peringkat tiga. Perolehan poinnya sama dengan Kabupaten Pasuruan yang menempati runner-up. Ini membuat peta persaingan di grup C semakin seru. Semua tim masih punya peluang lolos. Juara grup dan runner-up yang maju ke babak kedua akan ditentukan pada laga terakhir Kamis (23/6). Pada laga terakhir, Jombang akan menghadapi tuan rumah Jember. (jif/naz/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/