alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Diperpanjang, Kabupaten Jombang Masuk PPKM Level 2

JOMBANG – Menyusul adanya temuan dua warga asal Kabupaten Jombang positif Covid-19, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Jombang masuk level 2. Hal ini sesuai dengan Inmendagri nomor 3 tahun 2022 yang berisi aturan PPKM Jawa dan Bali diberlakukan selama satu pekan, terhitung mulai 18 – 24 Januari.

”Karena ada temuan dua kasus aktif kamarin itu, kita saat ini masuk level 2 PPKM,” tegas Budi Winarno juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (19/1) kemarin.

Ditanya terkait aturan pembatasan yang berlaku di wilayah kategori PPKM Level 2, hal itu diatur dalam inmendagri nomor 3 tahun 2022. Di antaranya, kegiatan pembelajaran dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh sesuai aturan yang berlaku. Perkantoran sektor non esensial diizinkan WFO maksimal 50 persen bagi pegawai yang telah divaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
selain itu, kegiatan makan dan minum diatur dengan ketentuan; warung makan/warteg, pedagang kaki lima,lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 21.00, maksimal pengunjung makan 50 persen kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit.
Restoran/rumah makan, kafe diizinkan buka sampai dengan pukul 21.00, kapasitas maksimal 50 persen dan waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga :  Imbau Peserta Segera Kirim Video

Selain itu, restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dengan jam operasional pukul 18.00 sampai dengan maksimal pukul 00.00, kapasitas maksimal 50 persen, waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
Pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 21.00, dengan ketentuan; anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orang tua, tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/ mal/pusat perdagangan dibuka dengan syarat orang tua harus mencatatkan alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan:wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, kapasitas maksimal 70 persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk,anak usia di bawah 12 tahun diizinkan masuk dengan syarat didampingi orang tua, restoran/ rumah makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat dengan kapasitas maksimal 50 persen, waktu makan maksimal 60 menit.
Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai dengan pukul 21.00 dengan
kapasitas pengunjung 75  persen.
Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 18.00. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka sampai dengan pukul 21.00.
Tempat ibadah buka dengan kapasitas maksimal 75 persen.
Fasilitas umum (area publik, taman, tempat wisata dan area publik lain), diizinkan buka dengan kapasitas 25 persen, anak di bawah 12 tahun boleh masuk dengan didampingi orang tua dan penerapan ganjil-genap mulai Jumat pukul 12.00 sampai Minggu pukul 18.00.
Kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan maksimal 50 persen.
Pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan maksimal 50 persen
Resepsi pernikahan diperbolehkan maksimal 50 persen.

Baca Juga :  Binrohtal 1.319: Tiga Resep Untung

- Advertisement -

JOMBANG – Menyusul adanya temuan dua warga asal Kabupaten Jombang positif Covid-19, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Jombang masuk level 2. Hal ini sesuai dengan Inmendagri nomor 3 tahun 2022 yang berisi aturan PPKM Jawa dan Bali diberlakukan selama satu pekan, terhitung mulai 18 – 24 Januari.

”Karena ada temuan dua kasus aktif kamarin itu, kita saat ini masuk level 2 PPKM,” tegas Budi Winarno juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (19/1) kemarin.

Ditanya terkait aturan pembatasan yang berlaku di wilayah kategori PPKM Level 2, hal itu diatur dalam inmendagri nomor 3 tahun 2022. Di antaranya, kegiatan pembelajaran dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh sesuai aturan yang berlaku. Perkantoran sektor non esensial diizinkan WFO maksimal 50 persen bagi pegawai yang telah divaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
selain itu, kegiatan makan dan minum diatur dengan ketentuan; warung makan/warteg, pedagang kaki lima,lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 21.00, maksimal pengunjung makan 50 persen kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit.
Restoran/rumah makan, kafe diizinkan buka sampai dengan pukul 21.00, kapasitas maksimal 50 persen dan waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga :  Sapi Suspek PMK di Jombang Jadi 224 Ekor, Tersebar di 9 Kecamatan

Selain itu, restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dengan jam operasional pukul 18.00 sampai dengan maksimal pukul 00.00, kapasitas maksimal 50 persen, waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
Pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 21.00, dengan ketentuan; anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orang tua, tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/ mal/pusat perdagangan dibuka dengan syarat orang tua harus mencatatkan alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan:wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, kapasitas maksimal 70 persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk,anak usia di bawah 12 tahun diizinkan masuk dengan syarat didampingi orang tua, restoran/ rumah makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat dengan kapasitas maksimal 50 persen, waktu makan maksimal 60 menit.
Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai dengan pukul 21.00 dengan
kapasitas pengunjung 75  persen.
Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 18.00. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka sampai dengan pukul 21.00.
Tempat ibadah buka dengan kapasitas maksimal 75 persen.
Fasilitas umum (area publik, taman, tempat wisata dan area publik lain), diizinkan buka dengan kapasitas 25 persen, anak di bawah 12 tahun boleh masuk dengan didampingi orang tua dan penerapan ganjil-genap mulai Jumat pukul 12.00 sampai Minggu pukul 18.00.
Kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan maksimal 50 persen.
Pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan maksimal 50 persen
Resepsi pernikahan diperbolehkan maksimal 50 persen.

Baca Juga :  Sawah di Jombang yang Terendam Banjir Berpotensi Tanam Tiga Kali

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/