alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Warga di Jombang Temukan Gentong Berinskripsi, Diduga Peninggalan Kadiri

JOMBANG – Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim terus menyisir temuan obyek diduga cagar budaya (ODCB). Kali ini tim meninjau temuan gentong berinskripsi di Dusun Losari, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo. Dugaan awal, gentong tersebut peninggalan Kerajaan Kadiri sekitar abad ke-12.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Dian Yunita Sari menjelaskan, gentong kuno ditemukan salah satu warga saat menggali tanah di pekarangan rumahnya. ”Temuannya sudah lama. Dan kini tersimpan aman di rumah warga,” papar dia.

Kondisi gentong dengan diameter sekitar 100 cm tersebut masih utuh. Setelah diukur, diketahui tinggi gentong mencapai 90 cm. Dengan kedalaman mencapai 72 cm Di samping badan gentong terdapat tulisan 1084 saka. Dugaan awal, angka itu merujuk tahun pembuatan gentong. ”Jadi tertulis 1084. Kemudian jika di konversi dengan menambah 78 tahun menjadi 1162. Artinya, tahun pembuatan pada abad 12,” ujar dia didampingi Arkeolog BPCB Jatim Ismail Lutfi di lokasi.

Baca Juga :  Temuan Purbakala di Situs Kedaton, Diduga Bekas Pemukiman Kuno

Adanya temuan gentong tersebut dapat memberi gambaran jika banyak ODCB di Jombang yang ditemukan dari berbagai masa. Mulai abad 10, 11 hingga 14. ”Sehingga tinggalan-tinggalan dari Jombang mulai masa Medang sampai Majapahit akhir hingga era kolonial pun ada. Semuanya tersambung menunjukkan Jombang sudah menjadi kawasan pemukiman yang berkesinambungan,” terangnya.

Saat ini, pihaknya masih sebatas menginventarisir sejumlah temuan ODCB yang ada di wilayah Kabupaten Jombang. Rencana ke depan pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan penemu gentong untuk membawa gentong tersebut ke museum mini Mpu Sindok Dinas P dan K Jombang. ”Itu nanti kalau pemilik berkenan. Kalau tidak ya tidak apa-apa. Namun kami imbau agar dijaga dan dirawat dengan baik,” pungkasnya. (ang/naz/riz)

Baca Juga :  Dampak Panic Buying, Stok Minyak Goreng di Toko Modern Jombang Minim





Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

JOMBANG – Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim terus menyisir temuan obyek diduga cagar budaya (ODCB). Kali ini tim meninjau temuan gentong berinskripsi di Dusun Losari, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo. Dugaan awal, gentong tersebut peninggalan Kerajaan Kadiri sekitar abad ke-12.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Dian Yunita Sari menjelaskan, gentong kuno ditemukan salah satu warga saat menggali tanah di pekarangan rumahnya. ”Temuannya sudah lama. Dan kini tersimpan aman di rumah warga,” papar dia.

Kondisi gentong dengan diameter sekitar 100 cm tersebut masih utuh. Setelah diukur, diketahui tinggi gentong mencapai 90 cm. Dengan kedalaman mencapai 72 cm Di samping badan gentong terdapat tulisan 1084 saka. Dugaan awal, angka itu merujuk tahun pembuatan gentong. ”Jadi tertulis 1084. Kemudian jika di konversi dengan menambah 78 tahun menjadi 1162. Artinya, tahun pembuatan pada abad 12,” ujar dia didampingi Arkeolog BPCB Jatim Ismail Lutfi di lokasi.

Baca Juga :  IPAL di Sumbermulyo Muspro, Ini Kata Pegiat Lingkungan

Adanya temuan gentong tersebut dapat memberi gambaran jika banyak ODCB di Jombang yang ditemukan dari berbagai masa. Mulai abad 10, 11 hingga 14. ”Sehingga tinggalan-tinggalan dari Jombang mulai masa Medang sampai Majapahit akhir hingga era kolonial pun ada. Semuanya tersambung menunjukkan Jombang sudah menjadi kawasan pemukiman yang berkesinambungan,” terangnya.

Saat ini, pihaknya masih sebatas menginventarisir sejumlah temuan ODCB yang ada di wilayah Kabupaten Jombang. Rencana ke depan pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan penemu gentong untuk membawa gentong tersebut ke museum mini Mpu Sindok Dinas P dan K Jombang. ”Itu nanti kalau pemilik berkenan. Kalau tidak ya tidak apa-apa. Namun kami imbau agar dijaga dan dirawat dengan baik,” pungkasnya. (ang/naz/riz)

Baca Juga :  Air Turun, Proyek Sudetan Afvoer Sapon yang Sempat Mandek, Mulai Berlanjut





Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/