alexametrics
22.5 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Tunggu Instruksi Pusat, BLT DD di Jombang Disalurkan Tahun Ini

JOMBANG – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa tahun ini. Namun untuk pencairannya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Solahudin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang membenarkan BLT DD kembali disalurkan tahun ini untuk masyarakat kurang mampu. ”Sesuai aturan dari pusat BLT DD dialokasikan dari dana desa (DD) sebesar 40 persen,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (15/1).

Hanya saja, untuk teknis pencarian BLT DD masih menunggu instruksi dari pusat. Menurut dia, dari sisi regulasi penyaluran BLT DD sudah jelas namun dari sisi kesiapan masih menunggu petunjuk dari pusat. ”Doakan saja cepat karena ini dari sisi aturan main sudah siap, tapi dari sisi kesiapan aplikasi yang ada di KPPN dan Kemenkeu belum dibuka,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Dispendukcapil Jombang Helat Sosialisasi Pelayanan Adminduk ke Desa

Penyaluran BLT DD nanti akan dilaksanakan di setiap desa dengan mengalokasikan 40 persen dari total DD yang diterima. Untuk besaran dana desa yang diterima jumlahnya tidak sama. ”Kalau total DD yang diterima 302 desa tahun ini sekitar Rp 290 miliar,’’ tegas dia.

Sama seperti seelumnya, BLT DD disalurkan sebanyak 12 kali atau sebulan sekali dalam setahun. Jumlahnya dipastikan sama yakni Rp 300 ribu/keluarga penerima manfaat (KPM). Namun jumlah KPM sampai saat ini masih dilakukan finalisasi. ”Jumlah pastinya belum. Tahun lalu ada 27 ribu lebih di Jombang,’’ jelasnya.

Dia berharap penyaluran BLT DD diberikan ke tangan yang tepat. Artinya, pihak desa sebagai penyalur DD harus benar-benar profesional melakukan verifikasi kepada warganya. Ia tak ingin, BLT DD justru disalurkan untuk warga yang terbilang mampu.

Baca Juga :  Gaji Nunggak, Puluhan Buruh PT HSI Jombang Demo Pabrik

”Fokus utama BLT DD salah satunya mengentaskan kemiskinan serta pemulihan ekonomi nasional. Kita berharap, kepala desa menjalankan sesuai aturan main dan KPM yang menerima sesuai kriteria,’’ pungkas Solahudin.

- Advertisement -

JOMBANG – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa tahun ini. Namun untuk pencairannya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Solahudin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang membenarkan BLT DD kembali disalurkan tahun ini untuk masyarakat kurang mampu. ”Sesuai aturan dari pusat BLT DD dialokasikan dari dana desa (DD) sebesar 40 persen,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (15/1).

Hanya saja, untuk teknis pencarian BLT DD masih menunggu instruksi dari pusat. Menurut dia, dari sisi regulasi penyaluran BLT DD sudah jelas namun dari sisi kesiapan masih menunggu petunjuk dari pusat. ”Doakan saja cepat karena ini dari sisi aturan main sudah siap, tapi dari sisi kesiapan aplikasi yang ada di KPPN dan Kemenkeu belum dibuka,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Harga Cabai di Jombang Naik Turun

Penyaluran BLT DD nanti akan dilaksanakan di setiap desa dengan mengalokasikan 40 persen dari total DD yang diterima. Untuk besaran dana desa yang diterima jumlahnya tidak sama. ”Kalau total DD yang diterima 302 desa tahun ini sekitar Rp 290 miliar,’’ tegas dia.

Sama seperti seelumnya, BLT DD disalurkan sebanyak 12 kali atau sebulan sekali dalam setahun. Jumlahnya dipastikan sama yakni Rp 300 ribu/keluarga penerima manfaat (KPM). Namun jumlah KPM sampai saat ini masih dilakukan finalisasi. ”Jumlah pastinya belum. Tahun lalu ada 27 ribu lebih di Jombang,’’ jelasnya.

Dia berharap penyaluran BLT DD diberikan ke tangan yang tepat. Artinya, pihak desa sebagai penyalur DD harus benar-benar profesional melakukan verifikasi kepada warganya. Ia tak ingin, BLT DD justru disalurkan untuk warga yang terbilang mampu.

Baca Juga :  Ditambal Setengah Hati Jalan Kabupaten di Kedungpapar yang Rusak
- Advertisement -

”Fokus utama BLT DD salah satunya mengentaskan kemiskinan serta pemulihan ekonomi nasional. Kita berharap, kepala desa menjalankan sesuai aturan main dan KPM yang menerima sesuai kriteria,’’ pungkas Solahudin.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/