alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

Renungan Minggu 73: Kesatuan dan Tekad

PENDETA GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya memiliki kesatuan dan tekad. ’’Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring,’’ tuturnya mengutip Markus 2:4.

Sebuah ungkapan mengatakan; Jangan berdoa meminta supaya hidup dimudahkan, tetapi berdoalah agar diberi kekuatan mengatasi kesulitan. Ungkapan ini lahir dari kesadaran bahwa manusia yang hidup di dunia ini tidak akan pernah terhindar dari kesulitan.

Seorang sahabat senior dalam sebuah sharing, pernah mengatakan, “Kekuatan untuk menghadapi kesulitan itulah yang lebih berarti dibanding dengan kehidupan yang dimudahkan.’’

Karena jika seseorang memiliki kekuatan untuk menghadapi kesulitan di tengah hidupnya, maka ia akan dimampukan untuk dapat tetap bertahan di tengah situasi yang sesulit apa pun juga! Bertolak belakang dengan orang yang selalu dimudahkan, dimana ketika kesulitan itu datang, ia akan dengan mudahnya menyerah tanpa lebih dulu berusaha untuk mencari solusi.

Baca Juga :  5 Unsur Moderasi Islam

Ayat di atas adalah kutipan dari kisah tentang empat orang sahabat yang sedang mengalami kesulitan. Untuk dapat membawa seorang sahabat mereka yang lumpuh datang kepada Yesus. Mereka berharap Yesus dapat menyembuhkan sahabat mereka yang lumpuh itu. Namun saat Yesus datang berkunjung ke daerah Kapernaum, ternyata sangat banyak orang yang datang untuk mendengarkan ajaran Yesus. Juga sekaligus berharap Yesus memulihkan mereka yang sakit. Rumah itu pun menjadi sangat penuh sesak. Sehingga ke empat orang sahabat ini pun menjadi sulit untuk dapat masuk menerobos karena kerumunan orang yang banyak.

Mungkin kita dalam hidup ini sering berjumpa dengan kesulitan dan seolah tidak ada lagi jalan keluar. Apa yang harus kita lakukan? Menyerah atau tetap berjuang menghadapi kesulitan itu bersama Tuhan?

Mari kita teladani ke empat sahabat dalam kisah di atas. Meskipun mereka menghadapi kesulitan, tapi dengan kesatuan dan tekad untuk berjuang datang kepada Yesus. Akhirnya mereka bisa menemukan jalan keluar yang terbaik. Yakni membawa sahabat mereka yang lumpuh itu lewat atap rumah.

Baca Juga :  Satpol PP Jombang Malah Copot Segel Pembangunan Tower Bodong di Sambungduran

Dari kisah ini kita dapat satu pembelajaran. Kesatuan dan tekad berjuang untuk datang kepada Yesus-lah yang membuat ke empat orang sahabat ini akhirnya menemukan jalan keluar untuk memberikan pertolongan bagi sahabat mereka yang sakit lumpuh itu! Bagaimana dengan kita? Dimasa yang mungkin penuh dengan tantangan ini, mari miliki kesatuan dan tekad untuk terus berjuang bersama-sama. Baik dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan dan juga sebagai warga negara.

Dengan berdoa memohon pertolongan dari Tuhan, maka kita akan menemukan jalan keluar dari setiap tantangan yang dihadapi. Terus kobarkan semangat kesatuan dan tekad untuk berjuang bersama dalam menghadapi tantangan dan kesulitan.

’’Tuhan Yesus pasti menolong. Tuhan Yesus memberkati,’’ tandasnya.

- Advertisement -

PENDETA GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya memiliki kesatuan dan tekad. ’’Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring,’’ tuturnya mengutip Markus 2:4.

Sebuah ungkapan mengatakan; Jangan berdoa meminta supaya hidup dimudahkan, tetapi berdoalah agar diberi kekuatan mengatasi kesulitan. Ungkapan ini lahir dari kesadaran bahwa manusia yang hidup di dunia ini tidak akan pernah terhindar dari kesulitan.

Seorang sahabat senior dalam sebuah sharing, pernah mengatakan, “Kekuatan untuk menghadapi kesulitan itulah yang lebih berarti dibanding dengan kehidupan yang dimudahkan.’’

Karena jika seseorang memiliki kekuatan untuk menghadapi kesulitan di tengah hidupnya, maka ia akan dimampukan untuk dapat tetap bertahan di tengah situasi yang sesulit apa pun juga! Bertolak belakang dengan orang yang selalu dimudahkan, dimana ketika kesulitan itu datang, ia akan dengan mudahnya menyerah tanpa lebih dulu berusaha untuk mencari solusi.

Baca Juga :  Identitas Mayat di Kebun Tebu Terungkap

Ayat di atas adalah kutipan dari kisah tentang empat orang sahabat yang sedang mengalami kesulitan. Untuk dapat membawa seorang sahabat mereka yang lumpuh datang kepada Yesus. Mereka berharap Yesus dapat menyembuhkan sahabat mereka yang lumpuh itu. Namun saat Yesus datang berkunjung ke daerah Kapernaum, ternyata sangat banyak orang yang datang untuk mendengarkan ajaran Yesus. Juga sekaligus berharap Yesus memulihkan mereka yang sakit. Rumah itu pun menjadi sangat penuh sesak. Sehingga ke empat orang sahabat ini pun menjadi sulit untuk dapat masuk menerobos karena kerumunan orang yang banyak.

Mungkin kita dalam hidup ini sering berjumpa dengan kesulitan dan seolah tidak ada lagi jalan keluar. Apa yang harus kita lakukan? Menyerah atau tetap berjuang menghadapi kesulitan itu bersama Tuhan?

- Advertisement -

Mari kita teladani ke empat sahabat dalam kisah di atas. Meskipun mereka menghadapi kesulitan, tapi dengan kesatuan dan tekad untuk berjuang datang kepada Yesus. Akhirnya mereka bisa menemukan jalan keluar yang terbaik. Yakni membawa sahabat mereka yang lumpuh itu lewat atap rumah.

Baca Juga :  Evita Setyo Anggraeni Gunakan Banyak Aplikasi, Belajar Seperti Bermain

Dari kisah ini kita dapat satu pembelajaran. Kesatuan dan tekad berjuang untuk datang kepada Yesus-lah yang membuat ke empat orang sahabat ini akhirnya menemukan jalan keluar untuk memberikan pertolongan bagi sahabat mereka yang sakit lumpuh itu! Bagaimana dengan kita? Dimasa yang mungkin penuh dengan tantangan ini, mari miliki kesatuan dan tekad untuk terus berjuang bersama-sama. Baik dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan dan juga sebagai warga negara.

Dengan berdoa memohon pertolongan dari Tuhan, maka kita akan menemukan jalan keluar dari setiap tantangan yang dihadapi. Terus kobarkan semangat kesatuan dan tekad untuk berjuang bersama dalam menghadapi tantangan dan kesulitan.

’’Tuhan Yesus pasti menolong. Tuhan Yesus memberkati,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/