Senin, 17 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

PTM 100 Persen di Jombang dilakukan Awal Februari

15 Januari 2022, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

PTM 100 Persen di Jombang dilakukan Awal Februari

Share this      

JOMBANG – Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah mulai digodog mateng di internal Pemkab Jombang. PTM 100 persen akan dilakukan mulai awal Februari, dengan catatan Jombang masih berada di PPKM level 1.

”Kita sudah membahas mengenai PTM, mudah-mudahan awal Februari sudah bisa dilakukan, dengan catatan, Jombang masih berada di PPKM level satu sesuai dengan SKB 4 menteri,” kata Purwanto, asisten 1 bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Setdakab Jombang, kemarin.

Rapat dilaksanakan dengan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Kemenag Jombang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Dewan pendidikan, Dinas Kesehatan Jombang dan Satgas Covid-19 Jombang.

Baca juga: Dibuang, Mayat Bayi Mengambang di Brantas Jombang

Pertemuan itu membahas tentang teknis PTM seperti yang sudah diatur dalam SKB 4 menteri. Diantaranya, daerah masuk PPKM level 1 dan 2. Capaian vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dua dosis lebih dari 80 persen. Dan untuk lansia dua dosis lebih dari 50 persen.

Purwanto meminta Dinas P dan K, Cabdisdik Jatim Wilayah Kabupaten Jombang dan Kemenag mendata ulang capaian vaksinasi PTK. ”Karena nanti yang akan kita berlakukan per satuan pendidikan, bukan acuan se kabupaten,” jelasnya.

Satuan pendidikan harus memenuhi semua syarat, termasuk sarana prasarana seperti cuci tangan yang sudah memadai. Agar bisa PTM 100 persen dengan enam jam pelajaran.

Jika capaian vaksinasi guru yang ada di satuan pendidikan belum mencapai angka tersebut, boleh PTM 100 persen dengan catatan shifting. Yakni 50 persen masuk pagi, 50 persen masuk siang.

Hasil pendataan itu harus sudah selesai sebelum akhir Januari, sehingga Februari awal sudah mulai bisa diambil keputusan. ”Guru yang tidak boleh divaksin karena sebab tertentu, misalnya karena sebab medis, masih bisa mengajar jarak jauh,” jelasnya.

Purwanto juga meminta sekolah memberikan sosialisasi kepada wali murid.  Karena prokes harus tetap dijalankan dengan baik, agar tidak terjadi penularan dan mempersulit pengendalian.

Sementara itu, Jumadi, plt kepala Dinas P dan K Jombang mengatakan, masih ada empat poin penting yang harus dipersiapkan. Pertama, cek data vaksin PTK untuk dosis satu dan dua. Kedua, cek data vaksinasi lansia dosis satu dan dosis dua. Ketiga, cek persiapan lembaga. Keempat, mempersiapkan kurikulum yang akan dipakai di PTM 100 persen, dan peraturan di setiap lembaga.

”Cabdin, Kemenag, Dinas P dan K masih mempersiapkan itu, mudah-mudahan awal Februari sudah ada regulasi terbaru,” ucapnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia