alexametrics
30 C
Jombang
Thursday, May 19, 2022

9 CJH yang Mundur, Karena Meninggal dan Belum Lunasi BPIH

JOMBANG – Alasan sembilan orang calon jamaah haji (CJH) yang tak bisa berangkat tahun ini karena beberapa faktor. Selain meninggal dunia, di antara mereka ada yang memang belum melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Jombang Salim Basawad menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa sembilan CJH tersebut memgundurkan diri. Paling banyak karena meninggal dunia sebelum berangkat. Di antara mereka juga memang ada yang belum melunasi BPIH. “Ada pula yang ingin gabung keberangkatan suami istri tahun depan, sehingga memilih mundur,’’ tambahnya.

Dijelaskan, ada 497 CJH yang dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji perdana tahun ini. Selain itu, ada pula 80 CJH yang masuk cadangan. Meski masuk cadangan, namun mereka tetap diwajibkan melalukan pelunasan BPIH. “Pelunasan mulai tgl 9 – 20 Mei. Sesuai keputuasan BPIH embarkasi Surabaya sebesar  Rp 42.586 juta,” jelas dia.

Baca Juga :  Sekdakab Jombang Dorong Sertifikasi Aset Daerah Dipercepat

Hanya saja, untuk kepastian berangkatnya, Salim menyebut masih menunggu keputusan sisa kuota dari Kemenang Provinsi. “Ada kemungkinan berangkat tahun ini jika kouta provinsi sisa dibagi ke kabupaten/kota,” jelasnya lagi.

Ia menjelaskan, ada empat orang tim pemandu ibadah haji (TPHD) yang akan mendampingi jamaah sekaligus menunaikan ibadah haji.  “Mereka wajib melakukan pelunasan Rp 84.447.844.  Jumlahnya lebih besar karena biaya itu tidak ada nilai manfaat dari biaya porsi awal sebesar Rp 25 juta,” pungkas Salim.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah calon jamaah haji (CJH) Jombang yang dipastikan bisa berangkat ke tanah suci tahun ini hanya 497 orang. Ini setelah ada sembilan orang yang memilih mengundurkan diri.

Baca Juga :  Terkait Temuan Struktur Bata Kuno di Badang, Segera Koordinasi dengan BPCB

Taufiqurrohman Kepala Kantor Kemenag Jombang, pernah menyampaikan jumlah alokasi jamaah berdasar data yang dirilis Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) ada 506 orang. Namun ada sembilan yang mengundurkan diri sehingga total yang berangkat 497 orang.






Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

JOMBANG – Alasan sembilan orang calon jamaah haji (CJH) yang tak bisa berangkat tahun ini karena beberapa faktor. Selain meninggal dunia, di antara mereka ada yang memang belum melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Jombang Salim Basawad menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa sembilan CJH tersebut memgundurkan diri. Paling banyak karena meninggal dunia sebelum berangkat. Di antara mereka juga memang ada yang belum melunasi BPIH. “Ada pula yang ingin gabung keberangkatan suami istri tahun depan, sehingga memilih mundur,’’ tambahnya.

Dijelaskan, ada 497 CJH yang dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji perdana tahun ini. Selain itu, ada pula 80 CJH yang masuk cadangan. Meski masuk cadangan, namun mereka tetap diwajibkan melalukan pelunasan BPIH. “Pelunasan mulai tgl 9 – 20 Mei. Sesuai keputuasan BPIH embarkasi Surabaya sebesar  Rp 42.586 juta,” jelas dia.

Baca Juga :  Tim Sepak Bola Porprov Jombang, Bakal Jajal Tim Taman Siswa Mojokerto

Hanya saja, untuk kepastian berangkatnya, Salim menyebut masih menunggu keputusan sisa kuota dari Kemenang Provinsi. “Ada kemungkinan berangkat tahun ini jika kouta provinsi sisa dibagi ke kabupaten/kota,” jelasnya lagi.

Ia menjelaskan, ada empat orang tim pemandu ibadah haji (TPHD) yang akan mendampingi jamaah sekaligus menunaikan ibadah haji.  “Mereka wajib melakukan pelunasan Rp 84.447.844.  Jumlahnya lebih besar karena biaya itu tidak ada nilai manfaat dari biaya porsi awal sebesar Rp 25 juta,” pungkas Salim.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah calon jamaah haji (CJH) Jombang yang dipastikan bisa berangkat ke tanah suci tahun ini hanya 497 orang. Ini setelah ada sembilan orang yang memilih mengundurkan diri.

Baca Juga :  Terkait Temuan Struktur Bata Kuno di Badang, Segera Koordinasi dengan BPCB
- Advertisement -

Taufiqurrohman Kepala Kantor Kemenag Jombang, pernah menyampaikan jumlah alokasi jamaah berdasar data yang dirilis Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) ada 506 orang. Namun ada sembilan yang mengundurkan diri sehingga total yang berangkat 497 orang.






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/