alexametrics
24.6 C
Jombang
Monday, September 26, 2022

Pemkab Kembali Anggarkan Rp 23 Miliar Untuk Lahan Relokasi Pedagang PCN

JOMBANG – Rencana Pemkab Jombang merelokasi pedagang pasar tumpah PCN Jombang berlanjut. Dalam pembahasan P-APBD 2022, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang kembali mengajukan anggaran untuk pembelian lahan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 23 miliar.

”Ini sudah kami bahas dengan DPRD saat komisioning. Kami ajukan kembali setelah gagal tahun kemarin,” ujar Hari Oetomo Kepala Disdagrin Jombang.

Untuk lokasi lahan relokasi, lanjut Hari, tetap di lahan tanah kas desa (TKD) Denanyar, Kecamatan Jombang. Sehingga anggaran tersebut untuk menggantikan TKD. ”Jadi anggaran tersebut untuk membeli tanah pengganti TKD,” ungkapnya.

Sebenarnya lahan yang dibutuhkan untuk merelokasi pedagang mencapai sekitar 5 hektare, namun dengan anggaran sekitar Rp 23 miliar, hanya cukup untuk membeli lahan dengan luasan sekitar 3,7 hektare. ”Nanti sisanya akan dianggarkan pada APBD 2023,” tuturnya.

Baca Juga :  Pengerjaan Molor, Belajar Siswa Nebeng di Rumah Warga

Ia mengatakan, diperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk membeli lahan seluas 1,3 hektare sisanya mencapai sebesar Rp 17 miliar. ”Waktu itu memang mengajukan sekitar Rp 40 miliar. Akan tetapi, kekuatan anggaran hanya Rp 23 miliar,” terangnya.

Untuk tanah pengganti, lanjut Hari, ketentuannya harus di wilayah Kecamatan Jombang. ”Karena kemarin gagal karena di luar wilayah Kecamatan Jombang. Kali ini harus di wilayah Kecamatan Jombang,” tuturnya.

Sedangkan, pemerintah desa juga sudah menyiapkan beberapa pilihan tanah pengganti TKD tersebut. ”Untuk langkahnya agar bisa terealisasi pemerintah desa juga mencari beberapa pilihan untuk pengganti TKDnya,” pungkas Hari. (yan/naz/riz)






Reporter: Azmy endiyana Zuhri

JOMBANG – Rencana Pemkab Jombang merelokasi pedagang pasar tumpah PCN Jombang berlanjut. Dalam pembahasan P-APBD 2022, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang kembali mengajukan anggaran untuk pembelian lahan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 23 miliar.

”Ini sudah kami bahas dengan DPRD saat komisioning. Kami ajukan kembali setelah gagal tahun kemarin,” ujar Hari Oetomo Kepala Disdagrin Jombang.

Untuk lokasi lahan relokasi, lanjut Hari, tetap di lahan tanah kas desa (TKD) Denanyar, Kecamatan Jombang. Sehingga anggaran tersebut untuk menggantikan TKD. ”Jadi anggaran tersebut untuk membeli tanah pengganti TKD,” ungkapnya.

Sebenarnya lahan yang dibutuhkan untuk merelokasi pedagang mencapai sekitar 5 hektare, namun dengan anggaran sekitar Rp 23 miliar, hanya cukup untuk membeli lahan dengan luasan sekitar 3,7 hektare. ”Nanti sisanya akan dianggarkan pada APBD 2023,” tuturnya.

Baca Juga :  Pengerjaan Molor, Belajar Siswa Nebeng di Rumah Warga

Ia mengatakan, diperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk membeli lahan seluas 1,3 hektare sisanya mencapai sebesar Rp 17 miliar. ”Waktu itu memang mengajukan sekitar Rp 40 miliar. Akan tetapi, kekuatan anggaran hanya Rp 23 miliar,” terangnya.

Untuk tanah pengganti, lanjut Hari, ketentuannya harus di wilayah Kecamatan Jombang. ”Karena kemarin gagal karena di luar wilayah Kecamatan Jombang. Kali ini harus di wilayah Kecamatan Jombang,” tuturnya.

Sedangkan, pemerintah desa juga sudah menyiapkan beberapa pilihan tanah pengganti TKD tersebut. ”Untuk langkahnya agar bisa terealisasi pemerintah desa juga mencari beberapa pilihan untuk pengganti TKDnya,” pungkas Hari. (yan/naz/riz)






Reporter: Azmy endiyana Zuhri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/