23.9 C
Jombang
Saturday, January 28, 2023

Habis Serah Terima, Puluhan Lampu Taman Trotoar Wahid Hasyim Mati Lagi

JOMBANG – Perbaikan fasilitas umum (fasum) rusak proyek rehabilitasi trotoar Jl KH Wahid Hasyim tak maksimal. Setidaknya terlihat dari keberadaan puluhan titik lampu taman yang mati hingga pecah. Tak pelak proyek yang menelan anggaran mencapai belasan miliar ini jadi rasan-rasan warga.

Pantauan Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (4/12) kemarin. Di seksi 3 misalnya, mulai simpang empat RSUD Jombang hingga simpang empat Kebonrojo banyak ditemukan lampu taman padam. ”Sudah sekitar dua harian kondisinya begini. Mati semua, entah korslet atau rusak ndak tahu juga,” ungkap Wiyono, 50, warga di lokasi.

Selain padam, ada sekitar 5 titik lampu taman kondisinya bolong alias tak tak terbungkus kaca dengan utuh. Sebab bagian kaca pelindungnya raib. ”Kalau bolong itu sudah lama, dulu malah ndak ada lampunya itu, terus dipasang lampu tapi kacanya ndak diganti sepertinya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan dr Ma'murotus Sa'diyah, Direktur Baru RSUD Jombang

Kondisi lampu yang padam juga terlihat pada lampu neon di seksi 4, atau mulai simpang empat Kebonrojo hingga taman Mastrip. ”Sudah dua harian ini kalau tidak salah, mulai depan Kebonrojo ke selatan mati, baru menyala itu yang di seberang kantor kejaksaan negeri ke selatan,” sambung Rudyatmo, 40, warga di lokasi.

Perbaikan lampu neon, juga disebutnya tak dilakukan secara serius di lokasi ini. Lantaran meskipun dalam keadaan menyala, sejumlah lampu neon terlihat redup hingga warnanya tak serupa. ”Padahal sayang lho, ini proyek besar, dananya kan juga miliaran kalau ndak salah ya, tapi belum genap setahun sudah compang-camping begini,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Widjojanto tak menampik masih ditemukannya kendala pada sejumlah fasum trotoar Jl KH Wahid Hasyim itu. Termasuk pada bagian lampu. ”Ya mungkin masih ada yang rusak memang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Belum Diperbaiki, Kerusakan Tanggul Konto Mengancam Jembatan Nasional

Pihaknya juga menyebut, kerusakan itu kini justru sudah jadi tanggung jawab Pemkab Jombang lantaran proses serah terima sudah dilakukan. ”Itu sudah serah terima kemarin, sekarang jadi tanggungan pemkab,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

JOMBANG – Perbaikan fasilitas umum (fasum) rusak proyek rehabilitasi trotoar Jl KH Wahid Hasyim tak maksimal. Setidaknya terlihat dari keberadaan puluhan titik lampu taman yang mati hingga pecah. Tak pelak proyek yang menelan anggaran mencapai belasan miliar ini jadi rasan-rasan warga.

Pantauan Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (4/12) kemarin. Di seksi 3 misalnya, mulai simpang empat RSUD Jombang hingga simpang empat Kebonrojo banyak ditemukan lampu taman padam. ”Sudah sekitar dua harian kondisinya begini. Mati semua, entah korslet atau rusak ndak tahu juga,” ungkap Wiyono, 50, warga di lokasi.

Selain padam, ada sekitar 5 titik lampu taman kondisinya bolong alias tak tak terbungkus kaca dengan utuh. Sebab bagian kaca pelindungnya raib. ”Kalau bolong itu sudah lama, dulu malah ndak ada lampunya itu, terus dipasang lampu tapi kacanya ndak diganti sepertinya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lulusan Unggul, SMK PGRI 1 Kembangkan Teaching Factory dan Kelas Industri

Kondisi lampu yang padam juga terlihat pada lampu neon di seksi 4, atau mulai simpang empat Kebonrojo hingga taman Mastrip. ”Sudah dua harian ini kalau tidak salah, mulai depan Kebonrojo ke selatan mati, baru menyala itu yang di seberang kantor kejaksaan negeri ke selatan,” sambung Rudyatmo, 40, warga di lokasi.

Perbaikan lampu neon, juga disebutnya tak dilakukan secara serius di lokasi ini. Lantaran meskipun dalam keadaan menyala, sejumlah lampu neon terlihat redup hingga warnanya tak serupa. ”Padahal sayang lho, ini proyek besar, dananya kan juga miliaran kalau ndak salah ya, tapi belum genap setahun sudah compang-camping begini,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Widjojanto tak menampik masih ditemukannya kendala pada sejumlah fasum trotoar Jl KH Wahid Hasyim itu. Termasuk pada bagian lampu. ”Ya mungkin masih ada yang rusak memang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jalan Kabupaten Kalianyar-Ceweng Bergelombang dan Penuh Lubang

Pihaknya juga menyebut, kerusakan itu kini justru sudah jadi tanggung jawab Pemkab Jombang lantaran proses serah terima sudah dilakukan. ”Itu sudah serah terima kemarin, sekarang jadi tanggungan pemkab,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/