alexametrics
33.9 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Polemik Bantuan Ayam dan Sapi dari Kemendes PDTT

Kades Janji Kembalikan Sapi, Pengurus BUMDesma Mundur Lagi

JOMBANG – Jajaran komisaris BUMDesma berencana mengembalikan sapi-sapi ke kandang di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang. Namun masalah baru muncul, jumlah pengurus BUMDesma yang mundur juga bakal bertambah.

”Dalam minggu ini, semua (sapi,Red) nya harus kembali ke Denanyar,” terang M Zainudin Arif, salah satu Komisaris BUMDesma yang juga Kepala Desa/Kecamatan Megaluh.

Disinggung terkait posisi direktur BUMDesma yang kosong lantaran direktur lama mengundurkan diri, Arifin menyebbut hingga kini posisi direktur masih kosong. ”Sampai hari ini BUMDesma direkturnya masih kosong, tanda-tandanya bahkan mau ada pengurus yang mau mundur lagi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Pihaknya menyebut, para komisaris hingga kemarin juga belum mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan bantuan senilai Rp 500 juta itu. Namun, dalam waktu dekat disebutnya akan ada pertemuan kembali. ”Kita sudah merencanakan pertemuan dengan seluruh pengurus dan komisaris untuk membahas ini, setelah sapi kembali ke kandang,” tambahnya.

Baca Juga :  Siapa Mau Daftar? Tiga Jabatan Kepala OPD Kosong Dilelang Mulai Hari Ini

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelumnya program bantuan Kemendes PDDT tahun 2021 sebesar Rp 500 juta yang dikelola BUMDesma kacau. Bangunan kandang yang terintegrasi dengan jaringan biogas mangkrak, keberadaan 10 ekor sapi tak jelas, sementara sebagian ayam petelur mati.

Selain itu, sesuai juknis, program BUMDesma juga melibatkan 10 desa. Masing-masing desa yang tergabung dalam BUMDesma diminta menyertakan modal sebesar Rp 50 juta. Sehingga jika ditambahkan dana bantuan Kemendes, jumlahnya mencapai Rp 1 miliar.

Adapun desa-desa yang tergabung dalam keanggotaan program, di antaranya Desa Denanyar, Banjardowo,  Tunggorono, Kecamatan Jombang. Selanjutntya Desa Megaluh, Turipinggir, Sumbersari, Kecamatan Megaluh. Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno.

Baca Juga :  Takut Mati, Peternak Pilih Sembelih Paksa Sapi yang Terdampak PMK

Kejari Jombang, juga telah melakukan merespons kasus ini. Tim dari kejaksaan sudah sempat turun ke lokasi untuk mengecek keberadaan sapi bantuan ini. Penyidik, juga telah meminta dokumen pengadaan dan juknis bantuan ini. Beberapa pengurus BUMDesma juga telah diambil keterangan. (riz/naz)

 

 

- Advertisement -

JOMBANG – Jajaran komisaris BUMDesma berencana mengembalikan sapi-sapi ke kandang di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang. Namun masalah baru muncul, jumlah pengurus BUMDesma yang mundur juga bakal bertambah.

”Dalam minggu ini, semua (sapi,Red) nya harus kembali ke Denanyar,” terang M Zainudin Arif, salah satu Komisaris BUMDesma yang juga Kepala Desa/Kecamatan Megaluh.

Disinggung terkait posisi direktur BUMDesma yang kosong lantaran direktur lama mengundurkan diri, Arifin menyebbut hingga kini posisi direktur masih kosong. ”Sampai hari ini BUMDesma direkturnya masih kosong, tanda-tandanya bahkan mau ada pengurus yang mau mundur lagi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Pihaknya menyebut, para komisaris hingga kemarin juga belum mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan bantuan senilai Rp 500 juta itu. Namun, dalam waktu dekat disebutnya akan ada pertemuan kembali. ”Kita sudah merencanakan pertemuan dengan seluruh pengurus dan komisaris untuk membahas ini, setelah sapi kembali ke kandang,” tambahnya.

Baca Juga :  Sopir Mengantuk, Dua Mobil Kecelakaan di Tol Jomo

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelumnya program bantuan Kemendes PDDT tahun 2021 sebesar Rp 500 juta yang dikelola BUMDesma kacau. Bangunan kandang yang terintegrasi dengan jaringan biogas mangkrak, keberadaan 10 ekor sapi tak jelas, sementara sebagian ayam petelur mati.

Selain itu, sesuai juknis, program BUMDesma juga melibatkan 10 desa. Masing-masing desa yang tergabung dalam BUMDesma diminta menyertakan modal sebesar Rp 50 juta. Sehingga jika ditambahkan dana bantuan Kemendes, jumlahnya mencapai Rp 1 miliar.

- Advertisement -

Adapun desa-desa yang tergabung dalam keanggotaan program, di antaranya Desa Denanyar, Banjardowo,  Tunggorono, Kecamatan Jombang. Selanjutntya Desa Megaluh, Turipinggir, Sumbersari, Kecamatan Megaluh. Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno.

Baca Juga :  Jadi Tahanan Kejaksaan, Tersangka Penipuan Minyak Goreng Segera Disidang

Kejari Jombang, juga telah melakukan merespons kasus ini. Tim dari kejaksaan sudah sempat turun ke lokasi untuk mengecek keberadaan sapi bantuan ini. Penyidik, juga telah meminta dokumen pengadaan dan juknis bantuan ini. Beberapa pengurus BUMDesma juga telah diambil keterangan. (riz/naz)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/