Selasa, 25 Jan 2022
Radar Jombang
Home / Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pekerjaan Masih Minus, Dua Proyek Puskesmas di Jombang Mengecewakan

03 Desember 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Pekerjaan Masih Minus, Dua Proyek Puskesmas di Jombang Mengecewakan

Share this      

JOMBANG – Bukan hanya proyek Puskesmas Kesamben di Kecamatan Ngoro yang progres pekerjaan tak sesuai target. Puskesmas Jarakkulon di Kecamatan Jogoroto dan Puskesmas Sumobito kondisinya juga tak berbeda jauh. Progres pekerjaan sangat mengecewakan karena tak sesuai harapan.

”Untuk Puskesmas Jarakkulon ada keterlambatan pekerjaan hingga 13 persen,” ujar Haryo Purwo Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Jombang, saat dikonfirmasi kemarin (2/12). Progres pembangunan hingga awal bulan ini harusnya sudah mencapai 96 persen. ”Tapi ini masih teralisasi 83 persen,” katanya.

Kendati demikian, dia optimistis pembangunan puskesmas dua lantai itu bisa selesai tepat waktu. Pengerjaannya dinilai lebih baik dibandingkan dengan pembangunan Puskesmas Kesamben. Jika tidak, maka penghitungan denda akan diberlakukan sebagaimana perjanjian. ”Saya yakin bisa selesai tepat waktu,” tambahnya.   

Baca juga: Grand Opening RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Sukses

”Skenario terburuk ya denda apabila tidak tepat waktu. Nanti denda 1/1.000 dari nilai kontrak,” ungkapnya. Dia menyebut, pembangunan Puskesmas Jarakkulon juga sempat dipantau langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes). ”Kemarin waktu datang melihat pembangunan. Kemenkes juga memberi rekomendasi untuk lebih mempercepat pekerjaan,” tegas Haryo.

Sedangkan, untuk pembangunan Puskesmas Sumobito, Haryo mengaku lebih baik lagi. Karena keterlambatan hanya sedikit.

”Hanya satu persen saja, harusnya progres 87 persen saat ini mencapai 86 persen,” pungkas Haryo. Diungkapkannya, seharusnya kemarin (2/12). Akan ada evaluasi progres pekerjaan dari tiga proyek puskesmas tersebut.

”Karena ada acara mungkin besok (hari ini, Red) akan ada evaluasi,” pungkasnya.

Sementara dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Dwi Kurniawan Konsultan Pengawas CV Bagus Baskara Puskesmas Jarakkulon belum bisa memberikan keterangan. Meski terdengar nada sambung belum ada jawaban. Begitu pula melalui pesan singkat.

Sebelumnya, Target progres pembangunan Puskesmas Kesamben di Kecamatan Ngoro, tidak sesuai harapan. Sampai sekarang, proyek yang menelan anggaran Rp 3,2 miliar itu masih mengalami keterlambatan pekerjaan hingga 12 persen. Akibatnya, pihak pelaksana bakal dipanggil.

Menurut Haryo Purwo pejabat pembuat komitmen (PPK) Puskesmas Kesamben, seharusnya di awal Desember ini pembangunan mencapai 85 persen. ”Tapi saat ini progresnya masih 65 persen,” ujarnya. Terlihat ada beberapa keterlambatan pekerjaan yang ditunjukkan.

Untuk itu, pihaknya berencana memanggil pihak pelaksana untuk membahas action plan pada pembangunan gedung lantai dua tersebut. ”Rencana Kamis (2/12) besok kami ajak rapat membahas langkah apa yang dilakukan untuk mengejar ketertinggalan pekerjaan,” katanya.

(jo/yan/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia