Ubi Bakar Madu Cilembu Asli Wonosalam Jombang, Oleh-Oleh Murah dengan Rasa Premium

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 06:44 WIB
MELIMPAH: Heri Susanto, salah satu pedagang ubi cilembu di Dusun Tukum, Desa Wonosalam, Rabu (25/2).
MELIMPAH: Heri Susanto, salah satu pedagang ubi cilembu di Dusun Tukum, Desa Wonosalam, Rabu (25/2).

 

JOMBANG - SELAIN durian dan olahan susu, Wonosalam kini memiliki alternatif buah tangan baru yang mulai diburu wisatawan. Yakni ubi bakar madu cilembu asli Wonosalam, olahan ubi panggang yang menawarkan rasa manis alami dan tekstur lembut.

”Semua ubi saya ambil dari petani Wonosalam. Kecuali kalau stok sedang habis, kita pesan dari luar,” ujarnya.

Dijelaskan, ubi mentah dibeli dari petani seharga Rp 6 ribu per kilogram. Setelah dipanggang Heri menjualnya Rp 20 ribu per kilogram. ”Untuk matang perkilo Rp 20 ribu. Dan kita kemas per kerangjang dengan berat 1 kilogram dengan isi 5-6 ubi matang,’’ papar dia.

Baca Juga: Libur Sekolah Bikin Air Terjun Tretes Wonosalam Jombang Diserbu Wisatawan, Pengunjung Naik 80 Persen

Menurutnya, pembeli paling banyak datang saat akhir pekan ketika kawasan wisata Wonosalam ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah. ”Biasanya paling ramai saat Sabtu dan Minggu. Banyak wisatawan yang membeli untuk oleh-oleh karena praktis dan harganya terjangkau," ungkapnya.

Melihat tingginya minat pengunjung, Heri optimistis ubi bakar madu Cilembu dapat menjadi salah satu ikon kuliner sekaligus oleh-oleh khas Wonosalam.

 ”Selain memperkenalkan potensi pertanian lokal, kita berharap ubi cilembu ini juga mampu meningkatkan pendapatan petani melalui pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah,” pungkasnya. (ang/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
wisata Wonosalam Oleh-oleh Wonosalam Ubi Bakar Madu Cilembu kuliner Jombang Jombang