Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lembut dan Creamy! Warga Wonosalam Jombang Sulap Alpukat Mentega Jadi Es Krim Segar

Anggi Fridianto • Kamis, 4 September 2025 | 12:23 WIB
Olahan es krim alpukat asli Wonosalam ini dibuat tanpa bahan pengawet
Olahan es krim alpukat asli Wonosalam ini dibuat tanpa bahan pengawet

Radarjombang.id - Melimpahnya panen alpukat di lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam, Jombang menginspirasi Intan Dewi Anggraini, 39, warga Dusun Tukum, Desa Wonosalam, untuk berinovasi.

Ia berhasil mengolah buah alpukat menjadi es krim.

Intan mengatakan, ide membuat es krim muncul dari dua hal. Pertama, sebagai upaya menyiasati panen alpukat yang berlimpah setiap musimnya.

Kedua, untuk memberikan varian olahan baru agar wisatawan tidak merasa bosan dengan sajian yang itu-itu saja.

”Kalau biasanya alpukat hanya dikonsumsi langsung atau dibuat jus, saya coba bikin es krim. Alhamdulillah banyak yang suka,” ujarnya, Selasa (2/9).

Yang membuat es krim buatannya istimewa, Intan menggunakan 90 persen alpukat mentega asli. Jenis alpukat ini dikenal memiliki daging tebal, lembut, dan rasa gurih manis alami.

Untuk bahan tambahan, Intan hanya menambahkan gula dan susu, tanpa bahan pengawet. ”Tambahannya hanya gula dan susu saja,” ungkapnya.

Proses pembuatannya pun sederhana. Alpukat segar dibeli langsung dari petani lokal dengan harga Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.

Setelah dikupas dan diblender, daging alpukat dicampur dengan gula serta susu, lalu dimixer hingga halus.

Adonan tersebut kemudian disimpan dalam freezer hingga membeku. ”Es krim bisa bertahan sampai satu bulan karena dibuat murni dari buah, tanpa campuran kimia,” jelasnya.

Es Krim buatan Intan memiliki rasa yang tiada duanya. Perpaduan alpukat mentega khas Wonosalam ditambah susu membuat rasanya lembut dan creamy.

”Memang testimoni dari pelanggan begitu,” pungkasnya. 

Harga Terjangkau, Banyak Peminat dari Luar Kota

SEGAR: Intan menunjukkan alpukat mentega asli Wonosalam sebagai bahan dasar es krim.
SEGAR: Intan menunjukkan alpukat mentega asli Wonosalam sebagai bahan dasar es krim.

SEMENTARA itu, harga yang ditawarkan untuk es krim alpukat buatan Intan Dewi Anggraini, 39, warga Dusun Tukum, Desa Wonosalam, cukup terjangkau. Tak pelak, es krimnya selalu jadi buruan para wisatawan saat akhir pekan.

Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per cup. ”Memang kita jual dengan harga terjangkau, per cup ini Rp 5 ribu,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Menurut Intan, sebagian besar peminat justru berasal dari luar kota yang sengaja berkunjung ke Wonosalam. ”Tidak hanya Jombang, dari Mojokerto, Surabaya hingga Kediri juga ada,” papar dia.

Selain memberikan alternatif kuliner segar, inovasi ini juga membantu petani alpukat setempat. Dengan adanya produk olahan, hasil panen yang melimpah bisa terserap, sekaligus menambah nilai ekonomi bagi warga. ”Sekarang memang sudah mulai panen, meskipun belum panen raya,” pungkasnya. (ang/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#es krim alpukat #Olahan #Jombang #Kabupaten Jombang #Wonosalam