RadarJombang.id – Memasuki musim durian, tren kunjungan ke Kecamatan Wonosalam Jombang mulai meningkat.
Salah satunya, terpantau di Kebun Durian Wonosalam di Dusun Segunung, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Jombang.
Banyak pecinta durian yang rela datang dari luar kota untuk menikmati sensasi petik durian masak pohon di kebun secara langsung.
Di Kebun Durian Wonosalam Jombang, sedikitnya ada 600 pohon durian berbagai jenis.
Mulai jenis lokal, hingga unggulan seperti kanyo, musangking hingga bido. Harganya juga bervariatif tergantung jenis dan berat durian.
Musir Abdillah, 40, pengelola Kebun Durian Wonosalam mengatakan, di lahan seluas 6,8 hektare yang ia kelola, sedikitnya ada 600 pohon durian.
”Saat ini sudah musim panen. Di sini ada jenis musangking, duri hitam, kanyao dari Thailand, super tembaga, dan ada durian namlung atau cumasi atau tai babi. Yang lainnya durian lokal seperti bido,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, para pengunjung yang datang bisa langsung berkeliling kebun untuk melihat pohon durian yang berbuah.
Pengunjung biasanya didampingi pengelola kebun. Saking pendeknya pohon durian, pengunjung juga bisa memetik secara langsung ketika ada durian yang sudah masak pohon.
Durian masak pohon biasanya ditandai dengan bau menyengat, atau tangkai yang sudah mengering.
”Atau sudah menggantung lepas dari tangkainya,” jelas dia.
Untuk memetik durian, pengunjung harus didampingi pengelola agar tidak salah petik buah yang belum masak.
”Pengunjung yang ingin jalan bersama keluarga ingin merasakan petik durian, boleh petik nanti dengan rekomendasi dari yang mendampingi. Jadi bisa memilih durian yang siap petik," terangnya.
Ia mengatakan, sejak musim durian, jumlah pengunjung yang datang terus meningkat.
Mulai dari Jombang, Mojokerto, Malang, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Bandung, Jakarta, bahkan ada yang dari luar negeri seperti Korea, Cina, dan Malaysia.
”Pengunjung bisanya ramai berdatangan setiap akhir pekan,’’ terangnya.
Dijelaskan, sensasi menikmati durian langsung di kebunnya memang berbeda dibandingkan membeli di pedagang durian.
Sebab, selain rasanya lebih segar, juga bisa dipastikan keasliannya.
Tak menutup kemungkinan, di musim durian banyak pembeli yang tidak mengerti cara membedakan durian asli Wonosalam dengan durian luar yang dijual di Wonosalam.
”Kalau di sini jelas asli karena bisa petik pohon langsung,” pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW