JOMBANG - Kapulaga hasil budidaya petani Wonosalam, juga memiliki nilai ekonomis cukup tinggi di pasaran.
Saat ini harga kapulaga per kilogramnya antara Rp 7.000 sampai Rp 8.000 saat dijual ke pasar.
Harga itu, termasuk sangat stabil. Kapulaga, bahkan pernah tembus Rp 10.000 per kilogram saat harga pasaran tinggi.
”Saya tertarik budi daya kapulaga karena memiliki nilai jual tinggi,’’ ujar Tumian, petani kapulaga lainnya.
Di sawahnya seluas 1 hektare, ia memiliki sebanyak 1.000 tanaman produktif. Per panen ia dapat sekitar 1 ton biji kapulaga.
”Dengan harga jual kapulaga Rp 7.000 per kg saat ini, insya Allah omzet per panen Rp 7 juta. Panen sendiri dapat dilakukan 3-4 bulan sekali,’’ jelas dia memerinci.
Saat ini, total ada sekitar 15 warga Wonosalam yang menekuni budi daya kapulaga. Dari jumlah itu, total ada 30.000 pohon yang ditanam.
”Jika terus berkembang insya Allah budi daya kapulaga ini bisa mendorong perekonomian warga,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW