Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Salak Pondoh Wonosalam Diburu Warga Luar Kota, Omzetnya Jutaan Rupiah

Anggi Fridianto • Kamis, 7 September 2023 | 15:58 WIB
Wartoyo, 61 membersihkan pohon salak di kebunnya
Wartoyo, 61 membersihkan pohon salak di kebunnya

JOMBANG - Dari hasil panen salak pondoh Wonosalam miliknya, Wartoyo mampu meraup omzet hingga jutaan rupiah per bulannya.

Apalagi harga salak pondoh di tingkat petani saat ini cukup tinggi. Pasarnya juga telah menjangkau sejumlah kota di sekitar Jombang.

”Saat ini harga salak naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.000 per kilogram (kg) dari petani,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dari total 700 pohon, Wartoyo bisa mendapatkan sekitar 5 kuintal salak per bulannya. Dari hasil penjualan itu, ia bisa mendapatkan sekitar Rp 3.000.000 sampai Rp 4.000.000.

”Ya insya Allah sekitar Rp 3 jutaan lebih, tergantung hasil panen juga. Karena dari 700 pohon tidak bisa dipanen langsung dalam satu bulan, jadi harus bertahap,’’ papar dia.

Ia megimbau, bagi pecinta salak yang ingin mendapatkan harga terjangkau dan daging lebih segar dapat membeli langsung ke petani.

Setiap hari, banyak warga luar Wonosalam yang datang ke rumahnya untuk membeli salak pondoh langsung petik kebun.

”Ya kalau ingin buah lebih segar dan harga lebih terjangkau yang ke petani langsung. Pembelian juga tidak dibatasi, bisa 1 kilo, 2 kilo terserah pembeli,’’ papar bapak dua anak ini.

Selama ini, untuk pemasaran, Wartoyo lebih banyak menjual ke tengkulak yang ada di sekitar Jombang.

Ada juga beberapa pelanggan dari Kabupaten Kediri yang mengambil salaknya. ”Untuk hasil diambil tengkulak ke rumah,” pungkasnya. (ang/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#salak pondoh #Jombang #omzet #Wonosalam