JOMBANG - Wononosalam menyuguhkan banyak wisata alam yang indah nan asri. Salah satunya di Bumi Perkemahan Kosambiwojo yang terletak di Dusun Komboh, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam. Lokasi yang memiliki luas 26 hektare ini cocok jadi tempat kemah dengan konsep edukasi.
Bumi Perkemahan Kosambiwojo didirikan pada 1987 oleh Ponpes Gadingmangu, Perak bekerja sama dengan Lembaga Karyawan Islam (Lemkari) yang saat ini diubah menjadi DPD LDII Jombang.
Pemberian nama Kosambiwojo awalnya digagas Letkol Muhammad Arif yang kala itu menjabat Kakansospol Kabupaten Jombang. Kosambiwojo merupakan akronim dari Komboh, Sambirejo, Wonosalam, Jombang.
”Kosambi memiliki filosofi sebagai pohon kosambi yang tinggi, rindang, dan besar. Pohon ini menganyomi dan melindungi apa pun yang di bawahnya. Sedangkan Wojo diartikan sebagai besi yang kuat. Artinya, sebagai fondasi yang kuat untuk melindungi siapa pun yang ada di sini,” ujar Sekretaris DPD LDII Jombang Toto Raharjo kemarin.
Dijelaskan, awal mula didirikannya Bumi Perkemahan Kosambiwojo adalah untuk memfasilitasi kegiatan liburan sekolah para santri dan siswa sekolah di bawah naungan ponpes LDII.
Sebab, dulunya, mereka saat liburan sekolah cenderung berkemah untuk hura-hura tanpa arah yang jelas.
”Kemudian oleh ketua Lemkari Jombang yang bernama KH Masud, berinisiatif untuk mewadahi anak-anak melalui kegiatan Permata CAI,” jelas dia.
Bumi Perkemahan Kosambiwojo berdiri di lahan seluas 26 hektare. Posisinya tidak datar seperti daerah lain, namun berbukit-bukit laiknya daerah Wonosalam yang terletak di lereng Gunung Anjasmoro.
”Dari total 26 hektare, ada 20 hektare yang sudah dipakai. Mulai sirkuit offroad, tenda agung, vila dan lain-lain,” jelas dia.
Dengan adanya Bumi Perkemahan Kosambiwojo, kini kegiatan santri Ponpes Gadingmangu dalam mengisi waktu liburah lebih terarah. Permata CAI bahkan sudah rutin digelar 44 tahun ini. ”Tahun ini adalah Permata CAI yang ke-44,” jelas dia.
Disewakan untuk Umum, Miliki Fasilitas Lengkap
HAWA sejuk dan asri terasa saat memasuki Bumi Perkemahan Kosambiwojo di Dusun Komboh, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.
Selain digunakan untuk tempat perkemahan para santri Ponpes Gadingmangu Perak, tempat ini juga disewakan untuk masyarakat umum.
”Bumi Perkemahan Kosambiwojo memiliki fasilitasi yang lengkap,’’ ujar Toto Raharjo, Sekretaris DPD LDII Jombang kemarin.
Di antaranya, tenda agung alias aula dengan dinding terbuka yang memiliki lebar 50 x 50 meter persegi. Tenda Agung utama ini diresmikan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) 2009 lalu. Tempat ini bisa menampung 1.500 peserta.
”Tempat ini juga sering digunakan kemah untuk peserta dalam jumlah banyak, misalnya saat Gus Ipul masih menjabat wagub saat itu dipakai Jambore Pramuka se-Jatim,’’ tambahnya.
Selain itu, ada juga vila dengan total 12 bangunan, dapur utama yang bernama Kafe Mbah Man, tempat bermain anak, pos penjagaan dan fasilitas lain.
”Di sini juga sudah dibangun tower, sehingga tak perlu khawatir dengan sinyal hilang,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW