Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Yuk Icip-icip Manis dan Segarnya Matoa Asli Wonosalam, Mumpung Panen Raya!

Achmad RW • Kamis, 3 November 2022 | 15:08 WIB
Heri Susanto petani di Desa/Kecamatan Wonosalam tengah memanen matoa super di kebunnnya kemarin (2/11).
Heri Susanto petani di Desa/Kecamatan Wonosalam tengah memanen matoa super di kebunnnya kemarin (2/11).
JOMBANG - Potensi hasil bumi Wonosalam memang luar biasa. Selain dikenal dengan durian bidonya, wilayah yang terletak di lereng Gunung Anjasmoro ini juga memiliki komoditas buah unggulan lainnya, salah satunya buah matoa.

Buah matoa asli Wonosalam dikenal memiliki keunggulan rasa yang manis dan segar juga daging yang tebal. ”Saat ini musim panen raya matoa,” terang Heri Susanto salah satu petani di Desa Wonosalam kepada Jawa Pos Radar Jombang (2/11) kemarin.

Saat memasuki kebun milik Heri, tampak buah-buah matoa banyak berdompol di pohon. Untuk melindungi dari serangan hewan perusak, Heri membungkus tiap dompol buah matoa dengan jaring. Selain itu, dengan adanya jaring juga memudahkan saat memanen. ”Memang panennya dilakukan sekali dalam setahun. Kalau cuaca bagus, biasanya bisa dua kali, yakni pada Juli dan November,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (2/11).

Heri menambahkan, buah dengan nama lain pometia pinnata hasil bumi Wonosalam memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan matoa lainnya. Selain memiliki citarasa yang khas, juga memiliki daging lebih tebal dan segar. Membikin siapa saja yang mencoba pasti ketagihan. ”Uniknya matoa asli Wonosalam ini adalah daging buah yang tebal dan kaya rasa. Misalnya ada aroma durian dalam setiap gigitan, kemudian ketika dirasakan ada campuran nangka dan leci,” jelas dia.

Oleh karena itu, buah matoa asli Wonosalam selalu laris diburu pecinta buah. Ketika musimnya, buah matoa banyak dicari pelanggan baik dari lokal Jombang hingga luar kota. ”Setelah panen, saya cukup jual di warung depan rumah dan langsung laris,” papar dia.

Dalam sekali panen, Heri bisa mendapat 1 kuintal matoa per pohonnya. Namun, hasil panen tergantung dari besar dan usia pohon. Makin besar dan tua pohon otomatis hasil panen yang didapat lebih banyak. ”Kalau pohon kecil usia sekitar 10 tahun, mungkin dapatnya hanya 50 kilogram,” jelas dia.

Menurutnya, tak ada perawatan khusus untuk menanam matoa. Petani cukup melakukan pemupukan usai panen raya. ”Selain itu, agar panen maksimal, buah kita blongsong dengan karung pastik berjaring seperti ini. Ini kita lakukan agar buah tidak dimakan tupai, kelelawar atau ulat buah,” pungkasnya.

Masak Pohon Lebih Mantap

BAGI masyarakat yang ingin mencicipi buah matoa super Wonosalam sebaiknya langsung datang ke Wonosalam atau petani langsung. Dengan begitu, bisa merasakan langsung nikmatnya buah matoa yang masak dipetik langsung dari pohon. ”Kalau buah yang masak di pohon rasanya lebih lebih segar,” terang Heri Susanto, kemarin.

Selain itu, pembeli juga bisa lebih menghemat isi kantong. Sebab, harga yang dijual dari petani rata-rata lebih terjangkau jika dibandingkan sudah keluar Wonosalam. ”Kalau dari saya Rp 35 ribu per kilogram untuk jenis super yang besar ini. Tapi kalau sudah dijual keluar Wonosalam seperti Surabaya bisa naik jauh harganya,” ujar dia kemarin (2/11).

Ia mengaku, sejak dulu para pelanggan selalu memesan jauh-jauh hari bahkan sebelum buah matang. Ketika dipanen, mereka langsung menuju Wonosalam. ”Biasanya pelanggan pesan dulu karena khawatir ketika jauh-jauh ke sini sudah habis,” tambahnya.

Matoa yang tumbuh di Wonosalam, ada beberapa jenis. Yakni matoa hijau biasa yang memiliki ukuran lebih kecil dan jenis super yang memiliki ukuran lebih besar dengan daging tebal. ”Ada lagi matoa merah, yang rasanya manis,” pungkasnya. Selain rasanya yang mantap, buah matoa juga dipercaya memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan.  (ang/naz/riz)

  Editor : Achmad RW
#Potensi wisata #Jombang #matoa #Potensi perkebunan #Buah #Manis dan segar #wonderland wonosalam