Dari Keluarga Sederhana, Nur Anisah Kini Jadi Dekan FEB Itebis PGRI Dewantara Jombang

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:12 WIB
Nur Anisah, S.E., M.S.A., Ak., CA.
Nur Anisah, S.E., M.S.A., Ak., CA.

 

JOMBANG – Pendidikan menjadi jalan pengabdian bagi Nur Anisah, S.E., M.S.A., Ak., CA.

Berangkat dari keluarga sederhana di Sidoarjo, perempuan kelahiran 4 Juli 1981 itu kini dipercaya sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Itebis PGRI Dewantara Jombang.

Bungsu dari empat bersaudara, Anisah menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, SMPN 1 Sidoarjo, dan SMAN 1 Sidoarjo.

Sejak SD, ia menyukai matematika dan kerap membantu teman yang kesulitan belajar.

Pengalaman itu sempat membuatnya bercita-cita menjadi guru.

Namun, saat SMA, ia memilih akuntansi karena melihat prospek bidang tersebut.

Anisah kemudian masuk Program Studi Akuntansi Universitas Brawijaya melalui jalur PMDK, yang kini dikenal sebagai SNBP.

Ia menjadi mahasiswa angkatan 1999 dan lulus pada 2003.

Pilihan jalur tanpa tes juga dilatarbelakangi kondisi keluarga.

Ia tidak ingin menambah beban orang tua dan bertekad mandiri setelah lulus.

Baca Juga: Inspiratif! Perjuangan Rosidah, UMKM Asal Sumenep Membesarkan Usaha Gula Merah dan Berkembang Berkat KUR BRI,

”Saya tidak mau merepotkan bapak. Kondisi ekonomi keluarga pas-pasan. Jadi sejak lulus saya berpikir bagaimana saya bisa mandiri,” kenangnya.

Selepas kuliah, Anisah aktif mengirim lamaran, bahkan tujuh hingga sepuluh lamaran dalam sepekan.

Ia sempat bekerja sekitar enam bulan di konsultan keuangan dan enam bulan di perusahaan PMA asal Korea.

Kecintaannya pada dunia pendidikan kemudian membawanya mengajar les privat.

Jumlah muridnya terus bertambah hingga penghasilannya cukup menopang kebutuhan hidup.

”Jiwa saya memang suka mengajar. Sebenarnya sejak kecil saya sudah suka mengajar,” ujarnya.

Setelah menikah dengan Dwi Yulianto W., ST, pada 2006, Anisah sempat bekerja sebagai tenaga tata usaha dan administrasi di SD Insan Kamil.

Tiga bulan kemudian, lamaran yang dikirim dua tahun sebelumnya mendapat respons.

Ia dipanggil menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Meski penghasilan awal sebagai dosen lebih kecil dibandingkan les privat, ia memilih bertahan.

Sang ayah terus menyemangatinya untuk menjalani pekerjaan tersebut dengan sabar.

”Bapak selalu menyemangati saya. Katanya, namanya juga baru bekerja. Jalani saja dulu,” tuturnya.

Sambil mengajar dan mengurus keluarga, Anisah melanjutkan pendidikan Magister Akuntansi di STIESIA Surabaya dan lulus pada 2012.

Perjalanan S2 tidak mudah karena harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan anak.

Saat suaminya diangkat sebagai ASN di Jombang, ia bahkan sempat menjalani hubungan jarak jauh dengan keluarga.

”Suami, keluarga, dan teman-teman sangat mendukung saya lanjutkan S2, di mana saat itu saya hampir saja menyerah,” jelasnya.

Setelah itu, Anisah mengikuti suami ke Jombang.

Sejak 2012, ia mengajar di Itebis PGRI Dewantara Jombang dan menjadi dosen tetap pada 2013.

Ia dipercaya menjadi Sekretaris Program Studi Akuntansi periode 2013–2021, kemudian memimpin Galeri Investasi sejak 2021.

Kini, ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Di tengah kesibukan akademik, Anisah masih menyelesaikan pendidikan doktoral bidang akuntansi di Universitas Brawijaya.

Menurutnya, pendidikan penting bagi perempuan.

Perempuan, terutama ibu, memiliki peran besar dalam membentuk keluarga.

”Perempuan harus terus belajar sampai akhir hayat. Pendidikan tidak hanya formal, tetapi juga nonformal. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anak,” tegasnya.

Sejalan dengan semangat SDGs, Anisah juga meyakini perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berkembang dan berkarier.

Dukungan keluarga, terutama suami, menjadi salah satu kunci perjalanan kariernya.

”Karena perempuan yang berpendidikan akan memiliki wawasan luas yang akan kembali pada kebijakan-kebijakan yang akan diambil dalam keluarga,” ungkapnya. (wen/naz)

Editor : Anggi Fridianto
itebis pgri dewantara jombang Nur Anisah Dekan FEB Itebis Tokoh Pendidikan Jombang Inspirasi Perempuan