JOMBANG - MENJADI guru, ibu rumah tangga, sekaligus pelaku usaha kuliner bukan hal mudah. Namun, Rifda Ainun Rosyida, S.Pd. mampu menjalani berbagai peran tersebut dengan tetap menjaga kebugaran.
Salah satu kuncinya adalah disiplin berolahraga di pusat kebugaran atau gym tiga kali dalam sepekan.
Guru Bahasa Jawa SMA Negeri Bareng itu menyebut merasakan betul manfaat berolahraga untuk menjaga tubuh tetap bugar. Dengan tubuh yang sehat, ia merasa lebih siap menjalani aktivitas mulai dari mengajar, mengurus keluarga, hingga mengembangkan usaha. ”Olahraga sebagai investasi kesehatan,” ungkapnya.
Rifda tinggal di Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, bersama suaminya Boby Daryono dan tiga anak mereka, yakni Ayu Aisha Daryono, Ibrahim Arsya Daryono, dan Akhsan Halindra Daryono. Setiap pagi, ia mengawali hari dengan menyiapkan kebutuhan keluarga sebelum berangkat mengajar.
Dalam menjalankan aktivitas rumah tangga, Rifda dan suaminya saling berbagi peran. ”Kalau saya di dapur menyiapkan kebutuhan keluarga, suami membantu mencuci. Jadi kami saling berbagi tugas,” katanya.
Baca Juga: Bikin Santri Semangat Ngaji, Gus Sentot Luncurkan Safari Cerita Islami Gratis ke TPQ
Usai mengajar di sekolah, Rifda tidak langsung beristirahat. Ia bersiap menuju tempat gym untuk menjalani latihan rutin dengan pendampingan seorang pelatih.
Bagi Rifda, olahraga bukan hanya soal menjaga penampilan. Lebih dari itu, olahraga membantunya menjaga stamina agar tetap mampu menjalankan berbagai tanggung jawab.
”Kalau saya capek justru harus olahraga. Setelah gym badan terasa lebih segar. Sampai rumah masih kuat bersih-bersih, memasak, dan menyiapkan jualan,” ujarnya.
Kebiasaan tersebut bermula ketika berat badan Rifda pernah mencapai 85 kilogram. Saat itu ia mulai memperbaiki pola makan, tetapi hasilnya belum maksimal.
Hingga akhirnya ia memutuskan mencoba latihan kebugaran. ”Ternyata setelah rutin gym badan jauh lebih ringan, tidak gampang capek, dan insyaallah lebih tidak mudah sakit,” katanya.
Baca Juga: Dari Pesan Kakak hingga Mimpi ke Luar Negeri, Ini Kisah Inspiratif Santri SMK Unggulan NU Mojoagung
Menurut Rifda, aktivitas bekerja sehari-hari tidak bisa menggantikan manfaat olahraga. Bekerja memang membuat tubuh lelah, tetapi olahraga membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Selain menjaga kesehatan, Rifda juga memberi perhatian besar terhadap pendidikan anak-anaknya. Putri sulungnya kini menempuh pendidikan di pondok pesantren atas keinginan sendiri.
Sebagai orang tua, Rifda mendukung pilihan tersebut karena ingin anak-anaknya memiliki bekal ilmu agama yang kuat. ”Harapan saya, anak-anak memiliki dasar agama yang baik, tahu kewajibannya, dan bisa menjadi bekal ketika hidup bermasyarakat nantinya,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Anggi Fridianto