Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kisah Himmatur Rofi’ah, Guru Bahasa Arab MTsN 4 Jombang yang Sukses Cetak Siswa Berprestasi Internasional

Wenny Rosalina • Rabu, 20 Mei 2026 | 08:10 WIB
Himmatur Rofi’ah S.S., M.Pd
Himmatur Rofi’ah S.S., M.Pd

 

JOMBANG - Lebih dari dua dekade Himmatur Rofi’ah S.S., M.Pd mengabdikan diri di dunia pendidikan. Guru Bahasa Arab MTsN 4 Jombang itu dikenal sebagai sosok penggerak program unggulan madrasah, mulai kelas bilingual, akselerasi, hingga Sistem Kredit Semester (SKS).

Dedikasinya tak hanya mengantar siswa berprestasi di tingkat nasional. Banyak anak didiknya kini berhasil melanjutkan studi ke luar negeri melalui jalur beasiswa.

Perempuan yang akrab disapa Rofi’ itu lahir di Jombang, 29 Februari 1980. Ia tumbuh di lingkungan religius Desa Denanyar dan tinggal di Jalan KH Bisri Syansuri Nomor 90 Denanyar, Jombang.

Pendidikan dasarnya ditempuh di MI Mamba’ul Ma’arif Denanyar. Setelah itu melanjutkan ke MTsN 3 Jombang dan lulus pada 1995. Pendidikan menengah atas diselesaikan di MAN 3 Jombang sambil mondok di An Najiyah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Rofi’ kemudian melanjutkan studi di STAIN Malang yang kini menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, jurusan Sastra Arab dan lulus pada 2002. Pendidikan magisternya diselesaikan di Universitas Hasyim Asy’ari jurusan Pendidikan Agama Islam dengan predikat cumlaude IPK 3,81 pada 2022.

Karier mengajarnya dimulai sebagai guru honorer di MTsN 4 Jombang pada 2004. Saat itu ia dipercaya mengajar program bilingual untuk siswa unggulan dengan tambahan pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. ”Saya mengajar Bahasa Arab untuk anak-anak unggulan. Mereka waktu itu mendapat tambahan pelajaran sampai sore,” ujarnya.

Tak lama berselang, ia dipercaya mengajar penuh di kelas formal menggantikan guru yang mutasi. Pada 2007, Rofi’ resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan terus mengabdi di MTsN 4 Jombang hingga kini.

Peran pentingnya semakin terasa ketika dipercaya menjadi wali kelas akselerasi pertama pada 2012. Program tersebut kemudian berkembang menjadi SKS yang memungkinkan siswa menyelesaikan pendidikan lebih cepat.

”Sekarang istilahnya SKS. Konsepnya tetap bagaimana mendampingi anak-anak dengan kemampuan belajar cepat agar bisa lulus dua tahun dengan hasil maksimal,” katanya.

Selama mendampingi siswa program percepatan, Rofi’ tak hanya fokus pada capaian akademik. Ia juga mendorong siswa mengembangkan potensi diri sesuai minat masing-masing.

Mulai bidang teknologi, bahasa, kepenulisan, hingga kompetisi akademik. 

Hasilnya, banyak alumninya berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri seperti Mesir, Tiongkok, Korea Selatan, hingga Australia. ”Ada yang sekarang jadi programmer, ada yang jadi penerjemah di perusahaan Korea karena sejak dulu hobinya menulis dan belajar bahasa,” tuturnya.

Selain aktif mengajar, Rofi’ juga menjadi bagian Tim Pengembang Kurikulum Madrasah sejak 2019 hingga sekarang. Ia beberapa kali dipercaya Kementerian Agama RI dalam pengembangan perangkat pembelajaran tingkat nasional.

Di antaranya menjadi penyusun kisi-kisi soal USBN tahun 2019 yang diselenggarakan Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI. 

Pada 2022, ia juga tergabung dalam tim penyusun Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Tak hanya itu, Rofi’ turut menjadi penulis buku Pembelajaran Inovatif Kisah Inspiratif Guru Madrasah Indonesia yang diterbitkan Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI pada 2021.

Prestasi lain juga ditorehkan dalam pembinaan siswa. Pada 2024, ia berhasil mengantarkan siswa meraih Juara 1 Olimpiade Sains Bahasa Arab tingkat Jawa Timur serta Juara 1 dan 2 lomba pidato Bahasa Arab Porseni MTs tingkat Kabupaten Jombang.

Menurut dia, guru harus terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan karakter peserta didik yang terus berubah. ”Guru harus selalu update. Anak-anak sekarang cepat menerima informasi, jadi gurunya juga harus terus belajar,” ujarnya.

Belajar, kata dia, tidak hanya melalui pendidikan formal. Mengikuti pelatihan, workshop, hingga memanfaatkan media sosial menjadi cara agar dirinya terus berkembang dan tidak tertinggal dengan pola pikir siswa saat ini

. ”Anak-anak itu unik, banyak sekali cara belajarnya, tugas saya selain memotivasi dan mendorong anak-anak agar belajar saya juga harus belajar,” jelasnya. (wen/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Guru Inspiratif Jombang #Himmatur Rofi’ah #Prestasi Siswa Madrasah #pendidikan jombang #MTsN 4 Jombang