Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Perjalan Karir Yuliati Nugrahani Warsubi, Sosok Perempuan Desa Jadi Motor Ekonomi UMKM

Anggi Fridianto • Selasa, 21 April 2026 | 08:57 WIB
AKTIF: Ny Yuliati Nugrahani Warsubi saat mengikuti kegiatan TP PKK
AKTIF: Ny Yuliati Nugrahani Warsubi saat mengikuti kegiatan TP PKK

 

LANGKAH Ny Yuliati Nugrahani Warsubi dalam dunia pengabdian bukanlah perjalanan yang tiba-tiba. Semua berproses, tumbuh dari desa, dan ditempa oleh pengalaman panjang bersama masyarakat.

Jauh sebelum menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang periode 2025–2030, ia telah terbiasa hadir di tengah warga. Saat mendampingi suaminya, Warsubi, menjabat Kepala Desa Mojokrapak, Yuliati tak hanya berdiri di belakang, ia ikut bergerak di garis depan.

Sejak 2007, ia mengemban amanah sebagai Ketua TP PKK desa selama tiga periode. Namun baginya, jabatan bukan sekadar posisi. Ia memilih turun langsung: Menyapa, mendengar, dan menggerakkan. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati, ia merangkul ibu-ibu PKK, dasawisma, hingga karang taruna.

Dari langkah-langkah sederhana itu, perubahan mulai terasa. Desa Mojokrapak pun menorehkan prestasi.

’’Alhamdulillah, kami pernah meraih penghargaan terbaik ketiga di bidang ketahanan pangan melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari 2013,’’ kenangnya.

 

Di bidang ekonomi, jejak kiprahnya semakin nyata. Yuliati melihat potensi besar perempuan desa yang sering kali belum tergarap maksimal. Dari sanalah, pada 2022, lahir kelompok usaha Srikandi Mandiri Sejahtera (SMS).

Bagi Yuliati, ini bukan sekadar kelompok usaha. Ini adalah ruang tumbuh. Tempat perempuan belajar, mencoba, bahkan berani memulai.

’’Dari pelatihan sampai dukungan fasilitas, kami ingin perempuan punya pegangan untuk mandiri secara ekonomi,’’ tuturnya.

Sentuhan inovasi juga ia hadirkan melalui bank sampah desa. Di tangannya, persoalan lingkungan diubah menjadi peluang. Sampah organik diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik disulap menjadi produk bernilai guna.

Baca Juga: Yuliati Nugrahani Resmi Pimpin Dekopinda Jombang, Bupati Warsubi Sampaikan Pesan Ini

Di sisi lain, Yuliati juga menapaki dunia usaha sebagai Komisaris PT Phalosari Unggul Jaya. Ia membuktikan, peran perempuan tidak harus memilih, antara keluarga, sosial, atau profesional, melainkan bisa berjalan beriringan.

Kini, perannya semakin luas. Sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang, ia tak berhenti di balik meja. Ia memilih tetap turun ke desa, berdialog dengan kader, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Salah satu gagasannya adalah peta kuliner desa. Sebuah langkah sederhana namun strategis untuk mengangkat potensi lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

 

’’Perempuan itu penopang, pendamping, sekaligus penggerak,’’ ucapnya mantap.

Komitmennya juga merambah bidang literasi. Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Jombang, ia percaya bahwa perubahan tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang cara berpikir.

Bagi Yuliati, desa adalah titik awal perubahan. Dari sana, kekuatan perempuan dibangun, keluarga diperkuat, dan masa depan dipersiapkan.

’’Semua berangkat dari hal kecil, tapi jika dilakukan bersama dan konsisten, dampaknya bisa besar,’’ ujarnya.

Dan pada akhirnya, semua langkah itu bermuara pada satu tujuan: Mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua. (ang/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Yuliati Nugrahani Warsubi #Warsubi #Bupati Jombang #Jombang