JOMBANG – Semangat RA Kartini terus hidup dan berkembang di berbagai bidang, termasuk dunia kesehatan. Bagi dr Irma Yuliawati Puji Lestari SpPD, peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk meneguhkan peran perempuan agar semakin berdaya dan bermanfaat.
Sebagai dokter spesialis penyakit dalam, Irma memaknai Kartini masa kini sebagai perempuan yang mampu meneruskan cita-cita emansipasi melalui keahlian masing-masing. Perempuan dituntut tidak hanya berkembang secara pribadi, tetapi juga memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat luas.
’’Kartini era sekarang adalah perempuan yang berdaya guna sesuai bidangnya. Dengan begitu, bisa memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat,’’ katanya.
Di bidang kesehatan, ia melihat perempuan memiliki posisi strategis. Perempuan tidak hanya berperan sebagai individu, tetapi juga sebagai penentu kualitas kesehatan keluarga. Karena itu, perempuan harus memiliki pengetahuan yang luas serta terus mengembangkan diri.
Irma menekankan pentingnya perempuan untuk terus meningkatkan kemampuan. Penguatan kapasitas bisa dilakukan melalui pendidikan maupun pelatihan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Baca Juga: Profil Waliyul Hakim, Calon Ketua DPC PKB Jombang, Punya Strategi Politik Kehadiran dan Berdampak
’’Perempuan harus terus upgrade skill. Dengan pengetahuan yang cukup, perempuan bisa berperan lebih besar, terutama dalam menjaga kesehatan keluarga,’’ jelasnya.
Baca Juga: RSUD Jombang Rancang Bangun Gedung 10 Lantai, Bakal Ajukan Pinjaman Rp 400 Miliar ke Kemenkeu
Perempuan merupakan tiang keluarga. Peran tersebut tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam membentuk pola hidup sehat bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Ia mendorong perempuan, khususnya di Kabupaten Jombang, agar tidak ragu berkembang. Lingkungan kerja maupun lingkungan sosial harus menjadi ruang untuk saling menguatkan dan berbagi pengetahuan.
Perempuan masa kini harus tampil sebagai sosok yang berdaya guna, berpengetahuan luas, kreatif, dan memiliki kemampuan tinggi. Dengan bekal tersebut, perempuan mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
’’Perempuan harus bisa berkembang, kreatif, dan punya kemampuan. Itu penting agar bisa memberikan kontribusi nyata,’’ tegasnya.
Peran perempuan dalam pembangunan bangsa sangat fundamental. Dari keluarga, perempuan menjadi penentu awal dalam membentuk karakter dan kesehatan generasi.
’’Perempuan adalah tiang keluarga. Dari perempuan, terbentuk pendidikan dan kesehatan anak-anak. Jadi perannya sangat penting,’’ tandasnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto