Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kisah Lika, Lulusan SMA yang Kini Jadi Ujung Tombak Pelayanan Perumdam Tirta Kencana Jombang

Wenny Rosalina • Rabu, 18 Februari 2026 | 07:50 WIB

 

Maratus Sholikhah, Kasir Perumdam Tirta Kencana Area Bareng
Maratus Sholikhah, Kasir Perumdam Tirta Kencana Area Bareng

Radarjombang.id - Mar’atus Sholikhah tak pernah menyangka, pekerjaan yang ia jalani justru menjadi ruang belajar terbesar dalam hidupnya.

Hingga kini, perempuan yang akrab disapa Lika itu masih terus mengasah diri untuk memberi pelayanan terbaik di Perumdam Tirta Kencana Jombang.

Lika mulai bergabung di Perumdam Tirta Kencana Area Bareng pada 2018, sesaat setelah menamatkan pendidikan di SMAN Bareng.

”Setelah lulus 2018, saya nunggu ijazah dulu. Waktu itu belum kerja, cuma di rumah,” kenang wanita kelahiran Jombang, 26 Januari 2000 tersebut.

Sebelum resmi bekerja, ia sempat membantu sang kakak berjualan jajanan di MI Nurul Islam Bareng, almamaternya di jenjang pendidikan dasar. Dari pengalaman sederhana itu, ia mulai mengenal ritme kerja dan tanggung jawab.

Kesempatan bergabung dengan Perumdam datang tanpa rencana. Informasi lowongan ia dapat dari unggahan teman kakaknya di media sosial. ”Tesnya tetap di pusat. Waktu itu dua kali tes. Saingannya ada beberapa, dan saya lolos selisih satu nilai,” ujarnya.

Setelah menjalani training seminggu di kantor pusat, Lika resmi ditempatkan di Bareng pada Desember 2018. Sejak itu, ia mengemban tugas sebagai kasir. Namun tanggung jawabnya jauh lebih luas, mulai melayani pembayaran, pengaduan, administrasi pelanggan, hingga pemasangan baru.

Awalnya, Lika mengaku pemalu dan kurang percaya diri. ”Saya dulu orangnya pemalu. Kalau nggak bisa ngomong ya diam. Awal kerja itu benar-benar tantangan,” kata alumnus MTsN 11 Jombang tersebut.

Sebagai petugas pelayanan, ia kerap berhadapan dengan pelanggan yang emosinya beragam, terutama saat ada keluhan tagihan air.

Situasi itu sempat membuatnya gugup. ”Kalau menghadapi orang marah, kita harus lebih rendah nadanya. Nggak bisa ikut emosi. Kita sampaikan pelan-pelan. Dari situ saya belajar sabar,” tuturnya.

Pelan-pelan, pengalaman itu membentuk mental dan kepercayaan dirinya. Ia belajar bahwa pelayanan publik bukan sekadar administrasi, tetapi juga empati dan kemampuan mengendalikan diri.

”Dari pekerjaan ini saya belajar banyak. Belajar sabar, belajar komunikasi, dan belajar memahami orang lain,” ungkapnya.

Dengan prinsip fokus pada tugas, Lika berusaha menjalankan tanggung jawab sebaik mungkin. ”Kalau saya dikasih tugas, ya saya jalankan itu dengan sungguh-sungguh. Fokus pada tanggung jawab,” tegasnya. Bagi Lika, bekerja di Perumdam Tirta Kencana bukan sekadar rutinitas. Lebih dari itu, ia memaknainya sebagai proses panjang untuk terus belajar memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. (wen/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Kasir Perumdam Tirta Kencana Area Bareng #Perumdam Tirta Kencana Jombang #wanita #Jombang #sosok